Double V
Dengan segera Vino berlari kearah pria tersebut dan dirinya membalikkan badan pria itu kemudian memberikan satu pukulan diwajah yang ternyata....
"L-lo?"
"Sakit ege!"
Ucap pria itu menjawab Vino sembari memegangi pipi kirinya yang sedikit memar karna terkena pukulan mentah dari Vino.
"Sorry, lagian gelagat lo kayak penyusup tau nggak?"
Pria itu tak lagi berbicara, yang didengar Vino adalah desisan yang samar-samar.
"Shhh"
"Sekarang jelasin, kenapa lo kayak penyusup gini?"
"Obatin dulu kek, ketemu temen bukannya disapa malah dikasih bogem"
Vino memutar bola matanya dengan malas.
"Ck! Lebay, alay lo!"
"Btw tenaga lo kuat juga ya!"
Pria itu berucap dengan sedikit diiringi tawa pelan.
"Jangan ngalihin topik, cepet jawab pertanyaan gue!"
Terdengar helaan nafas pelan yang keluar dari mulut pria itu sebelum dirinya mulai menjawab Vino.
"Sebenernya Vanya itu mantan gue"
Terkejut, itulah yang ditangkap pria itu saat melihat wajah Vino
Namun Vino masih diam memberikan luang untuk pria tersebut kembali melanjutkan ceritanya.
"Tapi sayangnya gue sia-siain dia hanya karna gue pengecut dan juga emosi sesaat"
"Setelah dia mutusin hubungan,gue baru ngerasa kehilangan, gue rasa kayak kok gue goblok banget? Sampai ngelepasin cewek seistimewa dia"
"Dan setelahnya gue selalu berusaha buat hubungin dia, tapi ternyata dia blok nomor gue, termasuk semua media sosialnya ikut blok gue"
"Gue ngelakuin itu buat dapetin maaf dia, gue juga pernah mikir gue samperin aja langsung buat minta maaf tapi...."
"Gue terlalu pengecut buat ngelakuinnya"
Lirihnya mengakhiri kalimat yang panjang itu.
"Emang pantes lo digituin!"
"I know!"
Vino mendengus, dirinya tidak habis pikir dengan teman berbeda sekolah dengannya ini. Mengapa dunia terasa sempit? Sehingga dirinya dipertemukan dengan seseorang yang memiliki masalah dengan temannya sendiri.
Orang itu Kenan Zandriel, mantan Vanya.
"By the way, gue tadi liat lo jalan sama dia di mall, kalian...deket ya?"
Vino sedikit mengernyitkan dahinya sehingga terlihat bergelombang saat mendengar pertanyaan dari Kenan, mengapa lelaki itu tau jika dirinya tadi ke mall bersama Vanya.
Tapi tunggu, jika dipikir-pikir saat baru memasuki mall tadi Vanya sempat terdiam sesaat tanpa Vino tau sebabnya. Apakah Vanya melihat Kenan yang mungkin saat itu kebetulan berada disana?
"Gue tadi kebetulan juga lagi di mall itu, dan nggak sengaja liat kalian berdua, mau gue samperin tapi takutnya nanti bikin suasana jadi rusak"
Seakan tau isi pikiran Vino, Kenan menjelaskan bagaimana ia bisa tau mengenai Vino dan Vanya yang pergi bersama.
"Terus, rencana lo kedepannya apa?"
Kenan terdiam sesaat memikirkan langkah apa yang harus ia ambil, dirinya tidak boleh salah ambil langkah lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Double V
Teen Fiction-kita ditakdirkan bertemu untuk saling melengkapi- Sevanya Oqueenza adalah seorang gadis gigih dalam melakukan hal yang dianggapnya benar namun dibalik itu ia mempunyai masa lalu kelam yang ia tutup serapat mungkin sampai ia bertemu dengan Bintang...
