Chapter 07

73 46 65
                                        

Double V

"Lo nanya urusannya sama gue? pertama Kenalin, gue Bintang Calvino pacarnya Sevanya Oqueenza!"

Mendengar itu, Temy menatap wajah Vanya dengan raut sedih?

Perempuan yang jadi perdebatan utama mereka pun mengerutkan keningnya heran, bagaimana laki-laki disebelahnya ini mengaku sebagai kekasihnya sedangkan mereka saja baru berinteraksi beberapa kali.

"Maksud lo?" Pertanyaan tersebut keluar begitu saja dari mulut Temy.

"Masih belum jelas?, gue cowoknya Vanya dan gue nggak suka lo deket-deket sama cewek gue!"

"Cam kan itu!"

Setelah mengatakan hal tersebut, Vino segera menarik tangan gadis yang sedari tadi masih dalam keadaan bingung, bagaimana tidak ? Tidak ada angin tidak ada hujan tiba-tiba Vino mengatakan hal bohong seperti itu.

Temy menatap kepergian dua insan yang baru saja melakukan dialog dengan dirinya, entah kenapa mendengar pernyataan dari Vino tadi membuat dirinya merasa kecewa dan mampu membuat kondisi wajahnya menjadi murung.

Kakinya mulai menuntunnya untuk melangkah menuju kelasnya,  mungkin untuk sementara dirinya harus merenung dan menenangkan diri terlebih dahulu.

>>>'V'<<<

"Lo apa apaan sih!?"

Vanya menghentakkan tangan Vino yang sedari tadi menarik pergelangan tangannya.

Ia memegangi pergelangan tangannya yang sedikit memerah akibat ulah laki-laki yang tadi telah melakukan aksi yang tak terduga.

Sekarang dua remaja itu sedang berada di taman belakang sekolah yang sepi penghuninya.

"Eh sorry, sakit nggak?"

"Pake nanya lagi isss"

Desis Vanya sembari menatap tajam laki-laki yang kini memampangkan wajah menyesal.

"Ya maaf, gue nggak sengaja, suer deh"
Ucap Vino sembari memperlihatkan jari telunjuk dan tengahnya membentuk peace.

"Dah lah, nggak penting, yang harus dibahas sekarang tuh, kenapa tadi lo kayak gitu?"

Vino yang menjadi lawan bicara gadis tersebut pun mengangkat sebelah alisnya.

"Kayak gitu maksudnya?"

Rasanya Vanya ingin mencakar wajah laki-laki menyebalkan didepannya ini,  apakah dirinya melupakan perkataan yang ditujukan kepada Temy tadi,dan sekarang dengan mudahnya bertanya seperti tidak terjadi apa-apa.

"Heran gue, lo tuh emang goblok atau pura-pura goblok ha!?"

Suara Vanya yang sedikit meninggi nyatanya membuat Vino tak gentar sedikit pun untuk menatap gadis dihadapannya yang terlihat sangat berkobar api dimatanya.

Dengan senyum manis khasnya, Vino dengan santai dan tanpa berdosanya menyampirkan lengan tangannya ke bahu milik si gadis yang berbicara kepadanya barusan.

Tatapan Vanya beralih kearah bahunya yang tersampir lengan tangan kekar milik Vino, seperkian detik dirinya menepis tangan lelaki itu dengan kasar.

"Don't touch me ! "

Peringat Vanya dengan tatapan tajam yang menusuk, lelaki yang menjadi lawan bicaranya hanya terkekeh pelan sembari melepaskan tangannya menuruti kemauan Vanya.

Double VTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang