Double V
Saat mendengar suara Azan,Vino menyegerakan diri untuk mengambil air wudhu dan melaksanakan ibadah sholat maghrib, bagi dirinya pantang untuk meninggalkan suatu kewajiban.
Setelah usai melaksanakan kewajibannya, Vino mulai berganti pakaian dengan setelan celana jeans hitam dan kaos lengan pendek hitam
tangannya terulur untuk meraih sebuah jaket kulit berwarna hitam mengkilap yang terdapat tulisan Mavericks dibagian belakangnya.
Ia menyempatkan diri untuk melihat cermin sejenak seraya tersenyum tipis.
"Mavericks are back!"
Kemudian dirinya menggapai kunci motor yang sudah lama tak terpakai sejak Mavericks tutup operasi.
Langkah lebarnya membawanya ke satu bagasi yang agak kecil sehingga jika dari kejauhan tidak akan terlihat.
krett..
Suara engsel yang bergeser menggema di ruangan yang kecil itu, dilihatnya motor yang dulu menjadi suatu kebanggaan tersendiri baginya masih mengkilap seperti dulu.
Ia menghidupkan mesinnya saat telah terduduk ditempat kemudi, tangannya sedikit mengegas-ngegas untuk menguji kekuatan mesin motornya.
"Suaranya masih sama" gumamnya pelan.
Kemudian dengan penuh semangat dirinya menaiki motor tersebut dan segera mengegasnya dengan kecepatan sedang dan meninggalkan tempat yang selama ini menjadi peristirahatan sementara kesayangannya itu.
>>>'V'<<<
Diperjalanan menuju warung mpok Ojeh yang memang menjadi tempat perkumpulan mereka sementara,ia menangkap siluet seorang wanita yang menunggangi motornya dengan gaya yang bisa dibilang...cukup keren?
Namun yang menarik perhatiannya adalah sebuah logo yang tertempel di bagian samping helm yang digunakan oleh sosok tersebut, logo yang terlihat seperti tidak asing untuknya namun dimana dirinya pernah menjumpainya?
Vino menggelengkan kepalanya untuk menghilangkan pikiran yang bersarang diotaknya.
Nggak penting juga. batin Vino.
Saat matanya kembali melihat kearah wanita tadi, dirinya tak mendapati apapun lagi disana.
Tak mau ambil pusing lelaki itupun mengegas motornya dengan kecepatan yang lebih tinggi daripada tadi.
Sesampainya Vino di warung mpok Ojeh, dirinya segera disambut hangat oleh Zacky yang sepertinya sudah datang sedari tadi.
"What's up man!"
Zacky merentangkan kedua tangannya untuk bersedia memeluk Vino namun bukannya mendapat balasan peluk dari Vino Zacky malah mendapatkan toyoran gratis di kepalanya.
"Sok inggris lo!"
"Asu lo!"
Vino hanya tertawa menanggapi makian dari Zacky.
"Si Angga mana? Belum dateng?"
Zacky hanya mengedikkan bahunya pertanda ia tidak tahu.
"Sok cool lo!"
"Ck! Daritadi lo ngomongin gue sak sok sak sok, heran gue nggak habis pikri!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Double V
أدب المراهقين-kita ditakdirkan bertemu untuk saling melengkapi- Sevanya Oqueenza adalah seorang gadis gigih dalam melakukan hal yang dianggapnya benar namun dibalik itu ia mempunyai masa lalu kelam yang ia tutup serapat mungkin sampai ia bertemu dengan Bintang...
