Setelah melakukan malam yang panjang hingga jam 3 pagi,kini zean maupun chika masih betah berada dialam mimpi dengan posisi chika yang berada dalam dekapan sang suami. Namun karena cahaya matahari yang menerobos masuk lewat celah horden membuat tidur zean terusik
"Eunghh"lenguh zean sambil mulai mengerjapkan matanya
Setelah mengumpulkan nyawanya zean akhirnya tersadar sesuatu
"Astaga!"ucap zean kaget lalu menengok kearah chika yang masih tertidur
Saat ini zean dan chika sama-sama tidak menggunakan sehelai benang pun,hanya saja tubuh keduanya ditutupi oleh selimut,zean bisa merasakan sebuah gundukan yang menempel pada lengan sebelah kirinya karena posisi chika yang tidur sambil memeluknya
"Jadi semalam saya dengan chika sudah melakukan semua itu"gumam zean
"Eunghhh"lenguh chika dengan sedikit menggeliat sedangkan zean tersenyum sambil merapikan selimut yang dikenakan istrinya itu
"Capek banget kayaknya"ucap zean sambil mengusap sebelah pipi chika
"Tidur yang nyenyak yah istri ku"lanjut zean lalu ia bangun dari tidurnya dan memungut semua baju yang kini berserakan dilantai akibat malam panas semalam
Setelah itu zean langsung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan badannya. Beberapa menit kemudian zean pun keluar dari kamar mandi dan segera masuk kedalam walk in close untuk berpakaian
Tak lama kemudian zean pun sudah rapi dengan pakaian kantornya lalu ia memutuskan untuk membangunkan istrinya terlebih dahulu
"Hei bangun yuk"ucap zean yang kini sudah duduk disamping chika dengan tangan yang mengusap kepala chika
Tidak membutuhkan waktu lama akhirnya chika pun terbangun dan orang yang pertama kali ia lihat adalah wajah zean yang kini sedang tersenyum kepadanya
"Good morning"ucap zean
"Morning"ucap chika dengan suara khas bangun tidur
Cup
Zean mencium kening chika cukup lama membuat chika kembali memejamkan matanya merasakan hangat bibir zean menyentuh kulitnya
"Makasih yah karna kamu sudah mau memberikan hak itu kepada saya"ucap zean sambil menatap chika dengan tulus
"Kamu gak perlu makasih,itu udah jadi kewajiban aku untuk melayani kamu"ucap chika dengan sebelah tangan yang mengelus pipi zean
"Sekali lagi terima kasih chika"ucap zean dan kembali mencium kening chika
"Kalau gitu kamu bersih-bersih gih,saya bantuin kekamar mandi"lanjut zean
Mendengar itu chika seakan tersadar dan seketika membulatkan matanya,ia baru sadar kalau saat ini dia sudah tidak menggunakan sehelai benang pun
"Zean"ucap chika kaget
"Baru sadar yah"ucap zean terkekeh
"Tolong ambilin bathrobe aku dong"ucap chika sambil menarik selimut hingga dada
Zean pun mengangguk lalu berjalan masuk kedalam walk in close untuk mengambil bathrobe baru untuk istrinya itu
"Nih"ucap zean sambil memberikannya pada chika
"Balik badan"ucap chika membuat zean mengerutkan keningnya
"Kenapa?"tanya zean
"Aku mau pakai ini dulu"
"Yaudah pakai aja,lagian juga saya sudah liat semuanya"
"Aaa zean maluuu"rengek chika
Zean pun menggeleng-gelengkan kepalanya lalu membalikkan badannya
KAMU SEDANG MEMBACA
Terlanjur Mencintai(END)
Teen Fiction"Tapi gue gak berdaya karna gue udah terlanjur mencintai dia"
