Part 56

4.3K 355 54
                                        

Saat ini zean dan seluruh keluarga brawijaya sudah berada dirumah sakit. Didepan UGD mereka semua sedang menunggu chika yang tengah diperiksa oleh dokter.

Melihat chika pingsan saat di pengadilan tadi semua orang yang ada disana terkejut,bahkan zean langsung membawa chika begitu saja tanpa memikirkan persidangan mereka lagi,zean juga sudah menyuruh daniel untuk menghandel semuanya

Sekarang yang ada dipikiran zean hanyalah keadaan chika,jika terjadi sesuatu kepada chika maka zean tak akan memaafkan dirinya sendiri. Jika perpisahan ini mengakibatkan chika sakit maka zean benar-benar sangat menyesal.

"Kok dokter lama banget yah didalam"ucap shanju yang kini sedang duduk dikursi tunggu bersama yang lain sedangkan zean berdiri didepan pintu ruang UGD

"Mami tenang dulu yah,kan dokternya lagi periksa adek"ucap gracia berusaha menenangkan shanju

"Semoga kak chika gak kenapa-napa"gumam christy

Tak lama kemudian pintu ruangan UGD pun terbuka lalu keluarlah seorang dokter

"Dok,gimana keadaan anak saya?"tanya boby yang kini sudah berdiri dihadapan dokter

"Pasien baik-baik saja,hanya beliau mungkin tidak menjaga pola makannya dengan baik sehingga mengakibatkan asam lambungnya naik dan juga kurang tidur,pasien juga harus dirawat inap untuk beberapa hari sampai kondisi pasien kembali stabil"balas dokter

"Akhir-akhir ini dia emang pola makannya gak teratur dok"ucap shanju

"Tapi adik saya gak papa kan dok,gak ada penyakit yang serius kan?"tanya gracia dengan khawatir

"Ibu tenang saja,pasien hanya butuh istirahat yang cukup dan makan yang teratur,saya juga sudah memberi obat anti nyeri agar pasien tidak merasa sakit pada bagian perutnya"jelas dokter

Zean mengusap wajahnya dengan kasar,ternyata selama ini chika menyiksa dirinya sendiri. Ia pikir setelah perpisahan mereka chika akan lebih bahagia tapi ternyata zean salah,justru chika malah jatuh sakit.

Kalau begitu apakah chika memang benar mencintai dirinya? Chika tidak berbohong soal perasaannya? Kalau itu benar berarti zean sudah salah paham dengan chika selama ini,kemarahan zean sudah membuat dampak buruk pada chika.

"Saya minta maaf chika"batin zean

"Kalau boleh tau apakah pasien sudah menikah?"tanya dokter membuat mereka semua langsung menoleh kearah zean

"Sudah dok"ucap gracia

"Apa saya bisa bicara dengan beliau?"tanya dokter lagi

Mereka semua kembali menoleh kearah zean namun zean sama sekali tak bicara. Menurut zean,apakah dia masih pantas disebut suami setelah apa yang ia perbuat pada chika? Chika seperti ini karena dirinya

"Zean,kenapa kamu diam aja?"tanya boby membuat zean tersadar dari lamunannya

"Itu dokternya mau ngomong sama kamu"ucap sean

"Iya koh"ucap zean

Lalu zean melangkah mendekat kearah dokter

"Saya suaminya pasien dok"ucap zean sedikit ragu

Dokter pun tersenyum kearah zean

"Selamat yah pak,sebentar lagi bapak akan menjadi seorang ayah"ucap dokter dan itu berhasil membuat zean terkejut,bukan cuman zean saja tapi seluruh keluarga brawijaya juga terkejut mendengar kalimat yang dilontarkan oleh dokter

"Maksud dokter anak saya hamil?"tanya shanju kaget

"Iya bu,pasien mengalami pingsan juga akibat kelelahan karna beliau sedang mengandung,usia kandungan pasien sudah memasuki minggu ke lima"jelas dokter

Terlanjur Mencintai(END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang