Part 49

2.8K 269 17
                                        


Pagi ini chika dan juga christy sudah berada dibandara untuk mengantar zean yang akan pergi ke jepang untuk beberapa hari,mau tidak mau chika harus merelakan kepergian suaminya itu walaupun dihatinya terasa berat untuk melepaskan kepergian zean

"Abang hati-hati yah,jaga diri baik-baik disana"ucap christy dan diangguki zean

"Kamu juga jaga diri baik-baik disini yah,kalau ada apa-apa langsung kabarin abang,selama abang pergi jagain kakaknya,jangan sering keluar malam dan ingat pesan abang jangan dekat-dekat sama floran"ucap zean

Mendengar kalimat akhir zean membuat daniel menggeleng-gelengkan kepalanya,sungguh atasannya ini sangatlah posesif.

"Abang tenang aja aku pasti bakal jagain kak chika"ucap christy lalu segera memeluk tubuh zean dengan erat

"Jangan lama yah perginya"lanjut christy

"Kalau pekerjaan abang cepat selesai abang akan pulang cepat"ucap zean

Setelah itu christy pun melepaskan pelukannya

Sementara itu chika hanya memasang wajah murungnya dengan mata yang sedikit sembab akibat menangis pagi ini

"Hei ngapain bengong sih"ucap zean sambil mengusap pucuk kepala chika

Chika tidak menjawab melainkan memeluk zean dengan begitu erat dan menggelamkan wajahnya di dada bidang zean

Zean merasakan bajunya mulai basah dan ia tebak kalau istrinya itu kembali menangis,sedikit paksaan zean menarik chika dari pelukannya lalu ia tatap wajah itu yang sudah memerah karena menangis

"Jangan nangis sayang"ucap zean sambil menangkup kedua pipi chika dan menghapus air matanya

"Sebenarnya aku gak mau nangis tapi air mata aku keluar dengan sendirinya"ucap chika cemberut dan itu sangat menggemaskan dimata zean

"Kalau kamu kayak gini saya jadi berat untuk ninggalin kamu"ucap zean dengan lembut

"Aku juga berat buat lepasin kamu,sehari gak ketemu kamu aja aku udah kangen apa lagi kamu perginya seminggu"

Sementara itu christy,daniel dan cloe hanya menatap keduanya dan memberikan waktu mereka berdua sebelum berpisah

"Kan nanti bisa telpon,saya janji selama saya disana saya akan terus kabarin kamu"

"Janji yah kalau kamu selalu kabarin aku"ucap chika dan diangguki zean

"Kalau gitu saya pergi yah,kamu sama angel jaga diri baik-baik disini,kalau ada apa-apa langsung kabarin saya,atau mungkin selama saya pergi kamu mau tinggal dirumah papi gak papa,asal kabarin saya dulu"ucap zean

"Aku gak mau kemana-mana,aku mau dirumah kita aja sampai nunggu kamu pulang"ucap chika

Zean tersenyum lalu menganggukkan kepalanya

"Ingat yah selama disana kamu harus istirahat,jangan karna terlalu fokus kerja sampai kamu lupa sama kesehatan kamu sendiri,aku gak mau dapet kabar kalau kamu sakit yah"lanjut chika

"Siap tuan putri,saya janji kamu tidak akan mendapatkan kabar itu"

"Belum pergi aja aku udah sedih kayak gini apa lagi kalau kamu udah pergi"

"Yaudah sini peluk dulu biar sedihnya sedikit berkurang"ucap zean sambil merentangkan kedua tangannya

Dengan begitu chika langsung masuk kedalam dekapan zean dan memeluk erat tubuh suaminya itu

"Aku sayang sama kamu"ucap chika dalam dekapan zean

"Saya juga,selama saya pergi saya harap kamu jaga mata dan hati kamu disini,jaga kepercayaan saya sama kamu"ucap zean berbisik tepat disamping telinga chika

Terlanjur Mencintai(END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang