Hari ini chika sudah diperbolehkan untuk pulang kerumah,sebenarnya zean tidak menyetujuinya namun karena chika yang dari kemarin merengek untuk pulang maka mau tak mau zean pun menuruti kemauan istrinya itu
"Zean,boleh gak kalau untuk beberapa hari kedepan chika tinggal sama mami dulu?"tanya shanju,dia masih ingin bersama putri bungsunya itu,apalagi saat tau chika hamil,shanju ingin selalu berada disisi chika
"Gak papa kok mih,saya gak keberatan sama sekali,lagi pula semua barang-barang chika kan masih ada dirumah mami"ucap zean
"Emang kamu gak papa zean kalau chika tinggal dirumah papi?"tanya boby memastikan
"Gak papa pih,lagi pula mami berhak atas chika,gak mungkin kan saya ngelarang chika untuk tinggal bersama orang tuanya"
"Tapi kamu lebih berhak zean karna kamu suaminya"ucap boby
"Saya gak papa kok beneran"ucap zean dengan penuh keyakinan
"Kalau kamu dek gimana?"tanya shanju menatap chika
"Kalau zean bolehin aku sih mau-mau aja,asal zean juga harus ikut tinggal dirumah"balas chika
"Pastilah sayang,masa kamu tinggal sama mami terus zean enggak sih"ucap shanju
"Emang kamu mau pisah lagi sama zean?"lanjut shanju
"Yah gak mau lah mami"ucap chika cepat sedangkan zean dan boby hanya menggeleng-gelengkan kepalanya
"Kata juan dia udah didepan,ayo pulang"ucap boby setelah mendapat pesan dari supirnya
Shanju membantu chika untuk berjalan menuju loby sedangkan zean dan boby membawa barang-barang chika
Kini mereka sudah sampai diloby,semua barang-barang chika sudah dimasukkan kedalam mobil
"Kamu mau ikut bareng papi sama mami atau suami kamu?"tanya boby
"Aku ikut zean aja"balas chika lalu menatap kearah zean
"Boleh kan aku ikut kamu?"tanya chika
Zean menganggukkan kepalanya"boleh"balas zean membuat chika tersenyum
"Yaudah kalau gitu zean papi titip chika yah"ucap boby dan diangguki zean
"Sampai ketemu dirumah yah sayang"ucap shanju lalu mencium kedua pipi chika
Lalu zean dan chika segera menyalami kedua orang tuanya,setelah itu mobil yang dikendarai boby dan shanju pun pergi dari sana
"Mobil kamu mana?"tanya chika
"Ada diparkiran"balas zean sambil melepas jas yang ia pakai
"Kamu pakai ini yah buat nutupin kepala kamu biar gak panas"lanjut zean dan memberikan jas miliknya pada chika
"Makasih"ucap chika lalu melakukan sesuai perkataan zean yaitu menutupi kepalanya menggunakan jas zean
"Saya gendong aja yah ke mobil,biar kamu gak capek"ucap zean
"Gak usah ah,aku malu tau diliatin orang-orang,aku jalan aja"ucap chika
Lagi pula dia masih punya malu kali,apa lagi suasana rumah sakit lagi ramai-ramainya dan jika zean menggendongnya sampai parkiran maka mereka akan menjadi pusat perhatian semua orang
"Untuk hari ini saya tidak terima penolakan"ucap zean dan tanpa aba-aba dia langsung mengangkat tubuh chika ala bridel style
"Iihh zean turunin gak! Malu tau diliatin orang"ucap chika kaget
"Gak usah peduliin orang lain,saya cuman gak mau kamu sama anak kita kecapean"ucap zean
Setelah itu zean segera berjalan menuju parkiran dengan chika yang sudah menutup seluruh wajahnya menggunakan jas milik zean,sudah chika duga sebelumnya bahwa mereka berdua akan menjadi pusat perhatian semua orang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Terlanjur Mencintai(END)
Teen Fiction"Tapi gue gak berdaya karna gue udah terlanjur mencintai dia"
