Sudah hampir 1 jam chika bangun dari tidurnya namun ia masih belum enggan untuk beranjak dari kasur,ia masih betah memandangi wajah tampan milik suaminya itu yang tengah tertidur pulas disampingnya.
"Aku gak pernah bosen untuk bersyukur setiap harinya karna kehadiran kamu dihidup aku zean"guman chika yang kini sebelah tangannya mulai bermain diwajah zean
Karena zean tipe yang gampang untuk bangun maka ia sedikit menggeliat saat merasa sentuhan pada wajahnya
"Eungh"lenguh zean dan mulai membuka matanya
Melihat itu chika langsung menarik tangannya dari wajah zean dan menampilkan senyum manisnya
Duh,gimana gak salting tuh pak bos bangun tidur langsung disambut senyum manis bu bos.
"Good morning sayang"ucap chika sambil tersenyum memperlihatkan gummi smilenya
"Morning"ucap zean dengan suara khas bangun tidurnya
"Aku ganggu tidur kamu yah?"tanya chika
"Udah tau pakai nanya lagi"balas zean membuat chika seketika cemberut
"Kamu marah?"
Zean terkekeh lalu menangkup kedua pipi chika
Cup
"Enggak sayang"ucap zean setelah mengecup singkat bibir chika
"Iihh maluu"ucap chika sambil menutup wajahnya menggunakan kedua tangannya
Sedangkan zean hanya tertawa melihat tingkah menggemaskan dari istrinya itu
"Oh iya ini jam berapa?"tanya zean sambil merubah posisinya menjadi duduk bersandar di headborad
"Jam enam kurang kayaknya"balas chika yang kini bangun dari tidurnya dan langsung mengikat rambutnya asal
Dan semua itu tak pernah lepas dari pandangan zean.
"Kamu cantik banget sih"ucap zean menatap lekat istrinya itu
"Ada apa nih tiba-tiba muji aku?"tanya chika sambil duduk menghadap kearah zean
Zean tidak menjawab melainkan mendekatkan wajahnya pada chika,mengikir jarak diantara mereka berdua membuat jantung chika seketika berdegup dengan kencang
"Ka-mu mau ngapain?"tanya chika gugup
"Mau kamu"balas zean tanpa memutus tatapan mereka
Chika langsung memejamkan matanya saat zean semakin mengikis jarak diantara mereka hingga bibir keduanya menyatu. Cukup lama bibir keduanya menempel zean akhirnya mulai melumat bibir chika dan karena terbawa suasana chika juga membalas lumatan zean
Kini kedua tangan chika sudah melingkar sempurna dileher zean sedangkan kedua tangan zean ia lingkarkan pada pinggang chika,seisi kamar hanya terdengar suara decakan satu sama lain
"Eunghh"lenguh chika saat zean sedikit menggigit bibir bawahnya dan lidah zean langsung menorobos masuk mengabsen setiap inci rongga mulut chika
Dengan perlahan zean mulai mendorong tubuh chika agar kembali berbaring dan kini posisi zean sudah berada diatas chika dengan kedua tangan dan kakinya ia jadikan penopang agar tak menindih tubuh chika
"Zean,jangan tinggalin bekas yah"ucap chika saat ciuman zean turun pada lehernya
"Iya sayang"ucap zean dengan terus mencium leher chika
Cukup lama bermain pada leher chika,ciuman zean kembali pada bibir ranum milik chika,melumat bahkan mengigitnya pelan. Hingga beberapa saat zean pun menyudahi aktivitasnya
KAMU SEDANG MEMBACA
Terlanjur Mencintai(END)
Teen Fiction"Tapi gue gak berdaya karna gue udah terlanjur mencintai dia"
