Pagi ini zean terbangun dan merasa nyeri pada bagian kepalanya,mungkin ini adalah efek samping minuman alkohol semalam,selain kepalanya yang pusing,zean juga merasakan sakit pada bagian tubuhnya akibat bertengkar bersama aran.
Setelah beberapa menit mengumpulkan nyawanya zean mulai bangkit dari kasur dan berjalan masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan badannya
Semalam setelah pulang dari club zean memilih untuk menginap di apartemen miliknya,alasannya karena ia belum siap untuk bertemu dengan chika lagi setelah pertengkaran yang terjadi. Zean juga berencana akan pulang hari ini dan menyelesaikan semuanya pada chika.
Beberapa menit kemudian zean pun keluar dari kamar mandi dengan wajah yang lebih segar dan ia segera memakai pakaiannya. Setelah itu zean mengambil ponselnya yang berada dinakas
Zean dapat melihat banyak sekali panggilan tak terjawab dan juga chat dari chika,christy bahkan teman-temannya. Namun zean seakan tak memperdulikan semua itu dan dia lebih memilih memasukkan ponselnya kedalam saku celana.
Baru saja zean akan pergi tiba-tiba ponselnya berdering dan dengan segera zean kembali mengeluarkan ponselnya
Drrtt...drrtt...drrtt...
Daniel is calling...
"Halo niel"
"Lo dimana sekarang? Semalam telpon gue gak lo angkat,gue sama yang lain nyariin lo"
"Gue lagi di apartemen"
"Lo nginap disana?"
"Iya,gue males pulang kemarin"
"Kenapa gak ketempat gue aja sih"
"Gue butuh waktu sendiri niel"
"Oke gue ngerti sama keadaan lo sekarang"
"Ada apa lo nelpon gue pagi-pagi?"
"Gue cuman mau ngingetin lo,kalau hari ini kita bakal interview calon sekertaris baru lo"
"Oh udah ada yah?"
"Iya,dan hari ini dia bakal ke kantor"
"Kalau gitu lo aja dulu yang urus masalah itu soalnya hari ini mungkin gue gak ke kantor dulu"
"Lah kenapa?"
"Gue udah mengambil keputusan untuk menyelesaikan semua masalah rumah tangga gue hari ini"
"Bagus kalau gitu,lebih cepat lebih baik,gue juga gak mau lo sama chika berantemnya terlalu lama"
"Yaudah kalau gitu soal interview hari ini gue serahin ke lo yah"
"Oke sip,gue bakal handel semuanya"
"Thanks yah niel"
"Yoi,semoga kalian berdua cepat baikan yah"
Tut...tut...
Zean hanya tersenyum tipis mendengar ucapan daniel lalu mematikan telponnya secara sepihak. Setelah itu zean segera pergi dari sana
Sementara itu dikediaman arkananta chika baru saja selesai mandi dan berpakaian,kini ia tengah berada didepan meja rias menatap matanya yang sangat sembab akibat menangis semalaman
Chika begitu stres memikirkan zean yang tak kunjung pulang dari kemarin,chika sangat takut jika terjadi sesuatu kepada suaminya itu apa lagi zean pergi dengan keadaan sedang marah. Dan chika semakin khawatir karna zean sama sekali tidak mengangkat telponnya bahkan chat yang ia kirim pun tak dibalas sama sekali oleh zean.
Chika juga sudah mencoba menghubungi daniel untuk menanyakan keberadaan zean namun daniel mengatakan zean sudah meninggalkan kantor dari jam 5 sore,tetapi sampai sekarang zean tak pulang juga kerumah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Terlanjur Mencintai(END)
Roman pour Adolescents"Tapi gue gak berdaya karna gue udah terlanjur mencintai dia"
