Waktu terus berjalan setiap harinya begitu pun dengan keluarga kecil zean yang menjalani hari-harinya dengan penuh kebahagiaan,apa lagi mereka sangat menantikan kelahiran sang buah hati.
Tak terasa kandungan chika sudah memasuki bulan ke 4 dan selama itu tidak mudah bagi chika apa lagi ia harus menghadapi masa ngidam yang sedikit menyiksa dirinya,bahkan zean juga kadang merasa tersiksa karena harus menuruti kemauan chika yang kadang aneh itu
Contohnya selama hamil zean dilarang tidur menggunakan atasan,zean juga sering bolak balik dari rumah kekantor hanya karena chika yang terus merengek meminta dirinya untuk pulang,bahkan zean juga pernah ke singapura hanya sehari demi menuruti permintaan chika yang katanya sedang ingin makan roti bakar. Dan bukan hanya itu saja,beberapa hari yang lalu zean sempat dikejar dengan anjing peliharaan tetangga kompleknya karena mengambil mangga untuk chika,alhasil sampai rumah zean benar-benar ngos-ngosan karena berlari cukup jauh
Sedangkan chika sepertinya tak peduli dan yang lebih parahnya chika begitu menikmati mangga mudanya tanpa kasihan pada zean sedikitpun.
Tapi sebagai suami dan calon ayah yang baik zean tak pernah menolak satu pun permintaan chika,apapun keadaannya dan sesibuk apapun dia dikantor zean akan tetap memprioritasikan chika dan juga calon anak mereka.
Pagi ini sinar matahari mulai menerobos masuk kedalam sebuah kamar melalui sela-sela horden membuat sang pemilik kamar sedikit menggeliat namun itu sama sekali tak membuat ia bangun melainkan semakin erat memeluk guling dan menutup seluruh tubuhnya menggunakan selimut.
Pintu kamar terbuka lalu masuklah sosok wanita cantik yang dimana perutnya sudah mulai membesar sekarang,walaupun ia tengah hamil namun kecantikkan yang ia miliki tak pernah luntur sedikitpun,siapa lagi kalau bukan mama muda yang bernama chika.
Kini chika berjalan menuju ranjang menghampiri sang suami yang masih betah berada dalam mimpi,padahal sekitar 10 menit yang lalu chika sudah membangunkan zean namun sampai sekarang suaminya itu tak bangun juga.
"Sayang"panggil chika yang kini sudah duduk di pinggir kasur
"Sayang ayo bangun"lanjut chika sambil sedikit menarik selimut yang dikenakan zean sehingga menampilkan wajah damainya yang sedang tidur
Chika menggeleng-gelengkan kepalanya pelan,akhir-akhir ini zean memang susah untuk dibangunkan. Pasalnya suaminya itu beberapa hari belakangan ini sering lembur dikantor dan pulang hampir larut
Bagaimana zean tidak lembur? Selama chika hamil dia selalu meninggalkan pekerjaannya hanya karena chika yang tak mau ditinggal olehnya,maka dari itu pekerjaan zean menumpuk dan harus lembur untuk menyelesaikan semuanya.
Sebelah tangan chika mulai terulur untuk mengusap pipi zean
"Hei bangun yuk"ucap chika dengan sangat lembut tanpa menghentikkan usapan pada pipi zean
Karena sentuhan dan suara chika kini zean mulai mengerjapkan matanya
"Eunghh"lenguh zean sambil sedikit menggeliat
Setelah nyawanya terkumpul zean pun tersenyum kearah chika yang kini berada dihadapannya
"Good morning"ucap chika tersenyum memperlihatkan gummy smilenya
"Morning sayang"ucap zean dengan suara khas bangun tidurnya
"Ayo bangun,aku udah siapin sarapan buat kamu"ucap chika
Dengan sekali gerakan zean langsung bangun dari tidurnya
"Hari ini kamu ada meeting?"tanya chika
Zean menganggukkan kepalanya"ada tapi siang kayaknya"balas zean
KAMU SEDANG MEMBACA
Terlanjur Mencintai(END)
Ficção Adolescente"Tapi gue gak berdaya karna gue udah terlanjur mencintai dia"
