Part 54

2.9K 293 69
                                        

Sebuah cahaya matahari menorobos masuk kedalam kamar yang bernuansa gelap itu,seseorang yang tadinya tertidur pulas kini mulai menggeliat karena cahaya yang tak sengaja mengenai wajahnya.

"Eungh"lenguh zean dengan tangan yang meraba kearah samping kanannya seperti mencari sesuatu

Karena tak menemukan sesuatu yang ia cari zean langsung membuka matanya dan menatap sekeliling kamar miliknya

"Chika"panggil zean

Beberapa detik kemudian zean pun tersadar bahwa chika sudah tak berada dirumahnya

"Astaga zean,chika kan udah gak tinggal disini"ucap zean lalu bangun dari tidurnya

Pandangan zean menangkap sebuah bingkai foto yang berada diatas nakas,lalu zean mengambil foto tersebut dan menyandarkan dirinya di dasboard

Zean menatap lekat foto ditangannya yang dimana itu adalah foto pernikahan dia dan chika

"Sehari tanpa kamu rasanya berat untuk saya jalani,apakah semalam kamu bisa tidur dengan nyenyak tanpa saya?"gumam zean mengusap foto chika dengan ibu jarinya

"Jujur saya tidak bisa tidur semalam,saya selalu memikirkan kamu,walaupun saya sangat kecewa sama kamu tapi percaya lah kamu tidak pernah pergi dari pikiran saya. Saya gak tau apakah dihari persidangan kita nanti saya akan kuat melihat kamu,tapi saya berharap kamu sudah tidak menangis lagi karena saya tidak sanggup melihat semua itu"lanjut zean lalu menyimpan foto itu kedalam laci

"Mungkin mulai hari ini saya harus terbiasa hidup tanpa kamu,maaf foto itu saya taruh dalam laci karna saya gak bisa terus-terusan melihat kamu,hati saya gak sekuat itu"

Setelah beberapa menit berdiam dikasur zean segera beranjak dan masuk kedalam kamar mandi.

Sekitar 15 menit kini zean keluar dari kamar mandi dan beralih masuk kedalam walk in close untuk berpakaian. Setelah itu zean berjalan menuju meja rias untuk sekedar merapikan rambutnya

Setelah selesai merapikan rambutnya zean tak sengaja melirik cincin yang melingkar dijari manisnya

"Cincin ini udah gak ada artinya lagi setelah semua yang terjadi"ucap zean lalu melepas cincin pernikahannya dan menaruhnya dalam laci

Setelah merasa dirinya sudah rapi zean segera turun kebawah dan dimeja makan sudah ada sang adik yang sepertinya sedang menunggu dirinya

"Good morning abang"sapa christy sambil tersenyum manis

"Morning"ucap zean lalu duduk dikursinya

"Abang kok pulang gak ngabarin aku sih? Terus abang kemana aja kenapa gak langsung pulang kerumah?"tanya christy cemberut

Zean menghela nafasnya pelan"maaf yah karna abang gak ngabarin soalnya kepulangan abang itu mendadak,ada masalah dikantor,jadi itu juga alasannya abang gak langsung pulang kerumah"ucap zean

"Abang gak usah nutupin lagi dari aku,aku tau abang gak pulang karna marah sama kak chika"ucap christy

Zean langsung menoleh kearah christy

"Kamu denger?"tanya zean

Christy menganggukkan kepalanya"aku denger dan aku juga udah tau semuanya"balas christy

"Aku beneran kecewa sama kak chika,dia bukan cuman nyakitin abang tapi aku juga,aku udah percaya kalau dia gak akan ngecewain abang tapi ternyata aku salah.kalau aja aku tau kak chika masih mencintai kak aran mungkin aku gak akan maksa kalian buat nikah,aku bener-bener nyesel udah maksa abang untuk nikahin kak chika dulu"lanjut christy

"Udah kamu gak usah nyalahin diri kamu sendiri,semua ini udah terjadi,mungkin abang sama chika emang gak jodoh"ucap zean

"Tapi kak chika mana yah kok dari semalam aku gak liat dia"

Terlanjur Mencintai(END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang