Saat ini zean sudah sangat khawatir,sangking khawatirnya dia sedari tadi sudah mondar-mandir didepan ruang persalinan. Bagaimana tidak kini didalam sana sang istri sedang bertaruh nyawa untuk melahirkan sang buah hati mereka.
Boby,sean,gracia dan christy juga ikut khawatir menunggu persalinan chika yang hanya ditemani oleh shanju. Mengapa bukan zean? Karena ia juga baru saja sampai dirumah sakit setelah mendapat kabar kalau chika akan melahirkan,sebelumnya dia sedang mengadakan meeting penting dikantor. Maka dari itu shanju lah yang menemani chika diruang bersalin
"Zean mending kamu duduk dulu terus tenangin diri kamu"ucap boby
"Saya gak bisa tenang pih kalau lagi kayak gini,saya sangat khawatir dengan keadaan chika"ucap zean
"Papi paham lagi pula didalam ada mami yang nemenin istri kamu,yang harus kita lakukan sekarang yaitu berdoa agar istri dan anak kamu selamat"ucap boby
"Chika akan baik-baik aja,dia anak yang kuat"ucap gracia
"Abang yang tenang yah"ucap christy
"Ya tuhan tolong lindungi istri dan anak saya"batin zean
Didalam ruang bersalin chika sudah tidur diatas bangkar dengan shanju yang berdiri disampingnya sambil menggenggam tangan chika,saat ini wajah chika sudah dipenuhi oleh keringat dan rasa sakit yang luar biasa pada bagian perutnya
"Sayang kamu harus kuat yah,mami disini sama kamu"bisik shanju tepat disamping telinga chika
"Oke bu chika,sekarang ayo mulai mengejan"ucap dokter indah yang kini sudah berada dibawah chika
Sesuai perintah chika pun mulai mengejan dengan sedikit teriakan karena merasakan sakit yang luar biasa,beberapa kali tarikan nafas yang chika lakukan.
Hingga 30 menit berlalu akhirnya terdengarlah suara tangisan bayi yang dimana chika sudah berhasil melahirkan anaknya dengan normal
"Alhamdulillah yah tuhan"ucap shanju dengan perasaan yang lega saat mendengar suara tangisan sang cucu
Sedangkan chika seketika menutup kedua matanya akibat merasakan lelah dan sakit yang luar biasa itu.
Sementara diluar zean dan seluruh keluarga terkejut saat mendengar suara tangisan bayi dari ruang bersalin,itu menandakan bahwa anak chika telah lahir
"Itu suara bayi"ucap sean
"Berarti anak chika udah lahir"ucap gracia
"Alhamdulillah ya allah"ucap boby
"Terima kasih tuhan"batin zean
Tanpa sadar air mata zean lolos begitu saja,ia sangat terharu mendengar suara tangisan anaknya itu. Ini masih seperti mimpi baginya bahwa sekarang dia telah menjadi seorang ayah
"Selamat yah nak"ucap boby lalu memeluk tubuh zean
Zean tak mengucapkan apapun ia hanya membalas pelukan sang mertua dengan begitu erat.
"Jadi sekarang aku udah jadi onty dong"ucap christy
"Iya kamu udah jadi onty sekarang"ucap gracia tersenyum melihat wajah menggemaskan christy
Tak lama kemudian pintu ruang bersalin pun terbuka lalu keluarlah dokter indah dari dalam dan dengan segera mereka semua menghampirinya
"Bagaimana keadaan istri dan anak saya dok?"tanya zean dengan raut wajah yang khawatir
"Istri dan anak kamu baik-baik aja kok,dan selamat anak kamu cewek,cantik seperti mamahnya"balas dokter indah
"Asik aku ada temennya"ucap christy antusias membuat mereka semua tersenyum
KAMU SEDANG MEMBACA
Terlanjur Mencintai(END)
Teen Fiction"Tapi gue gak berdaya karna gue udah terlanjur mencintai dia"
