Jennie Kim, manusia terBucin akutnya Jisoo!
‼️Jentop‼️
#1 Jisoo [22 Feb 2025]
#1 Lisoo [14 Mei 2025]
#1 GxG & ffidol [19 Mei 2025]
#1 Blackpink [23 Mei 2025]
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
YANG NGGAK SUKA KARYA GUE SKIP AJA, KETIMBANG JADI SIDERS MASUK NERAKA JAHANAM😒
🦋🦋🦋
"Morning sayangnya Jennie"
Jennie tak pernah merasa sebahagia ini dalam hidupnya. Saat ia membuka mata, wanita bermata kucing tersebut disambut dengan bidadari yang tengah terlelap dalam pelukannya.
Jisoo begitu betah membenamkan kepalanya dalam dada Jennie, dan ternyata posisinya tak berubah sejak semalam. Entah terlampau nyaman atau lelah setelah hari kemarin.
Yang perlu diketahui hanyalah Jennie yang merasa sangat bahagia, itu saja!
"Euhhmm" Gdis cantik nan mungil itu merasa terusik, sebab Jennie menciumi rambut wanginya tanpa henti.
"Bangun sayang, sudah hampir siang" Ucapnya saat merasakan Jisoo menggeliat dalam pelukannya.
"Unnie" lirihnya, ia mengucek kedua matanya dengan kedua tangan , dan itu tampak sangat menggemaskan di mata Jennie.
"Iya, Sayang" Jennie tersenyum sangat manis, sungguh Jisoo terlihat berkali lipat tampak menggemaskan saat bangun tidur.
Wanita itu mengucapkan beribu terima kasih kepada Tuhan sebab telah menghadirkan Kim Jisoo di dalam hidupnya. Namun sekaligus mengutuk, mengapa baru sekarang ia dipertemukan dengan gadis cantik menggemaskan itu, dan mengapa tidak dari dulu saja? Jika bisa sedari dirinya masih kecil.
Bukankah hidup Jennie akan jauh lebih menyenangkan, harusnya? Hehe
"Jen Unnie, mengapa di kamar Jichu? Dan di mana Lisa?" Nampaknya Jisoo belum sadar, ia lupa jika telah menikah dengan Jennie dan tinggal di rumahnya.
"Jichu lupa ya, kita sudah menikah kemarin sayang. Dan ini kamar kita berdua" Jelasnya dengan sabar, Jennie telah bersumpah akan menerima Jisoo apa adanya, tak peduli dengan kekuragan dimiliki oleh gadis imut itu.
"Jichu lupa" Ucapnya lirih, ia tampak menunduk merasa sedih. Ternyata benar, tak ada lagi pelukan dari Lisa saat dirinya tidur. Tak ada lagi sapaan dari adiknya saat ia membuka mata.
"Jichu merasa sedih?" Ia paham dengan wajah yang tampak sendu itu.
"Jichu rindu Lisa" Jawabnya, tak mau menyembunyikan apa yang sedang ia rasakan.
"Maafkan Jennie telah membawa Jichu ke sini, tapi nanti Jichu akan terbiasa. Bagaimana jika kita hubungi Lisa saja?" Tawarnya, berusaha meredakan rasa sedih yang tengah jisoo rasakan.