Jennie Kim, manusia terBucin akutnya Jisoo!
‼️Jentop‼️
#1 Jisoo [22 Feb 2025]
#1 Lisoo [14 Mei 2025]
#1 GxG & ffidol [19 Mei 2025]
#1 Blackpink [23 Mei 2025]
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🦋🦋🦋
Jennie menggendong Jisoo keluar dari kamar mandi, sejak tadi gadis itu terus menundukkan kepalanya dan tak mau menjawab apapun pertanyaan dari Jennie. Tentu hal tersebut membuat Jennie sangat khawatir.
Ia mendudukkan Jisoo di pinggiran ranjang, tubuhnya telah terbalut jubah mandi bermotif kelinci berwarna merah muda.
"Chu" Jennie jongkok di depan Jisoo, menggenggam erat jemari Jisoo yang terus terkepal.
"Lihat Jennie" ia sentuh lembut dagu Jisoo untuk tidak terus menunduk, entah apa yang membuat gadis itu tidak nyaman.
"Jichu ada apa, kenapa tidak mau melihat Jennie. Hmm?" Ia dengan lembut mengelus pipi gembul Jisoo. Tatapan gadis itu tetap ke bawah meski wajahnya telah terangkat.
"Chu, Jennie menyakitimu?" Tanyanya lagi, meski tak ada respon apapun dari Jisoo.
Dengan sabar gadis bermata kucing itu terus berusaha membujuk Jisoo supaya memberitahunya alasan atas sikapnya saat ini.
"Jika Jichu masih berpikir Jennie marah karena Jichu mengompol, sama sekali tidak Chu. Lihatlah, spreinya sudah bersih sekarang." Ia menunjukkan sprei baru yang gadis itu duduki.
"Jichu kenapa?" Tanyanya pelan, gadis itu masih terus menggeleng. Tangannya bahkan mengepal seperti trauma akan sesuatu, membuat Jennie diliputi rasa bersalah sebab menempatkan Jisoo di posisi seperti sekarang ini, padahal belum genap sehari gadis imut itu menjadi istrinya.
"Ayo beritahu Jennie." Ia genggam erat jemari istrinya.
"Jic-chu..." pandangannya lurus ke mata Jennie, tersirat ketakutan di sana. Jennie dapat melihat itu.
"Ada apa? Tidak perlu takut, Jennie tak akan marah." Ia tampilkan gummysmilenya, meyakinkan Jisoo bahwa ia baik-baik saja.
"Un-niee, nakal" ujar Jisoo lirih, gadis itu kembali menurunkan pandangannya. Tak berani menatap Jennie yang penuh dengan keterkejutan.
"Oh, Jennie nakal?" Tanyanya, bahkan ia tak mengerti kesalahan apa yang ia perbuat pada gadis imut itu. Tentu kepalanya penuh dengan tanda tanya.
"Tangan Unnie menusuk Jichu, sakit...hiksss hikksss." Ia menarik kasar jemari yang sejak tadi Jennie genggam, bayangan saat di kamar mandi kembali hadir dalam pikirannya, di mana Jennie mencoba memasukkan jarinya ke area sensitif Jisoo. Jika saja Jisoo tidak menjerit dan menangis, maka yakin saja jika selaput dara gadis imut itu akan ia terobos.
Jennie termenung mendengar ungkapan istrinya, tak menyangka Jisoo akan takut kepadanya karena hal tersebut. Padahal itu sangat lumrah dilakukan oleh sepasang suami-istri. Lagipula Jennie tak jadi memasukkan jarinya, ia hanya mencium tengkuk dan bibir Jisoo karena gadis itu keburu kesakitan dan menjerit, dan Jennie tidak memaksanya.