Kamu takut,” kata Smoky.
Hiroto mendekat beberapa inci. Smoky membiarkan reptil itu berjalan di atas lengannya hingga ia bersandar pada bercak merah, yang dijahit setengah hati di lengan bajunya.
“Mereka mencolok. Mereka tentu dianggap sebagai ancaman jika mereka terlihat mencolok.”
Hiroto menyandarkan kepalanya di tiang, meringis saat menyadari betapa kotornya tiang itu. “Hujan akan segera turun. Kamu mau pulang?”
Mata Smoky tertuju pada makhluk yang merangkak itu. Awan berkumpul di langit. “Ini rumahku.”
"Benar." Hiroto memejamkan matanya. Bau lembab tercium. Ia lupa di mana ia berada sejenak. "Aku di Jalan Tanpa Nama."
“Kamu sudah lama tidak berkunjung.”
“Ada yang harus aku lakukan.”
“Saya tidak mengeluh.”
Aku tidak menjelaskan diriku kepadamu.”
Tetesan air mengenai hidung Hiroto. Ia mengerjapkan mata untuk membukanya. Hewan itu melingkar di tangan Smoky. Ada darah di sarung tangannya.
"Penyusup." Smoky menyadari tatapannya. "Mereka bersama orang-orang di jalan."
“Keluargamu?”
“Mereka harus melakukan apa pun yang mereka bisa untuk hidup.”
“Dengan menipu Anda.”
“Orang-orang yang mengkhianati jalan ini organ-organnya akan dikeluarkan.” Mata Smoky tidak menjauh dari binatang buas itu, kukunya menancap kuat di kain. “Hati, limpa, jantung, semuanya.”
“Apakah kamu sudah melakukannya?”
“Saya sudah melihatnya. Jantungnya. Warnanya sangat merah.”
Hiroto melihat. Ia mendekat, memperhatikan benda kecil di tangan Smoky. Ia mengepalkan tangannya, membiarkannya menempel di dada Smoky. Jantungnya tidak berdetak kencang. Itu bukan detak jantung Smoky.
Smoky menundukkan kepalanya, reptil itu bergerak. Hiroto mundur selangkah; Smoky membiarkannya.
“Itu bukan darahku.”
Aku tahu. Kamu tidak akan batuk ke tanganmu. Itu terlalu kentara.”
“Saya pernah melakukan hal itu sebelumnya.”
“Sekarang sudah berbeda. Kau tidak bisa membuat mereka khawatir lagi, kan?”
Smoky tidak menjawab. Hujan menetes lalu turun deras. Hujan mengaburkan pandangan Hiroto; Smoky membungkuk, tangannya di tanah. Hewan itu kabur mencari tempat berlindung.
“Ini akan mati. Hujan terlalu deras untuk sesuatu sebesar ini.” Hiroto memperhatikan saat Smoky melengkungkan tubuhnya, menyilangkan lengannya. “Aku yakin mereka mencarimu. Keluargamu.”
"Kau ingin aku pergi?"
“Hujan ini tidak akan berhenti dalam waktu dekat.”
KAMU SEDANG MEMBACA
fanfic ldh&(H&L)
Short Storyhanya kumpulan oneshot/fanfic yang mengandung bxb HARAP YANG HOMOPHOBIA MENJAUH🙏 berisi fanfic/oneshot bxb sedikit tentang high and low khusus high and low kalo yuu lagi mau aja bau bau kapal hantu😁🙏 update kalo lagi ada ide selamat menikmati...
