bab 30

106 12 1
                                        

13 November 2025

Happy reading...
~
~
~
~langkah kaki keluarga Pradipta  terdengar menggema di lorong rumah sakit, setelah mendengar kabar dari Andra mereka langsung menuju rumah sakit

Bertepatan dengan itu Andra keluar dari ruangan baby sesudah memeriksa keadaan baby dan  memastikan baby tenang dan kembali tertidur

"Andra.. bagaimana keadaan baby" - tanya ayu, jelas khawatir dengan kondisi baby

Andra hanya terdiam dengan wajah frustasi nya, matanya berkaca-kaca begitu saja, pertanyaan yang dikatakan ayu ia abaikan begitu saja, seolah takut untuk mengatakan sesuatu

"BODOH! JAWAB, BAGAIMANA KEADAAN BABY?!!"-bentak nio sambil mencengkram erat kerah baju Andra

Namun dengan cepat Alaska menghentikan memisahkan nio
"Tahan dirimu, ini bukan waktu yang tepat untuk berkelahi,jangan memperburuk keadaan"-ucap nya dengan sorot mata tajam

Nio melepas cengkraman nya pada Andra dengan kasar

"Akan aku jelaskan di dalam"-ucap Andra dan masuk ke dalam ruangan baby dan disusul dengan yang lain

Di dalam ruangan baby semuanya berkumpul kecuali ayu yang berdiri di samping ranjang baby

"Baby mengalami trauma.." tubuh mereka tersentak kaget saat Andra mulai bicara

"T-trauma?...tidak mungkin.."- ucap Oma dengan suara lirih

"Andra...apa yang bisa terjadi dengan baby karena trauma itu.."-ucap Abyan dengan mata berkaca-kaca

"Baby akan menjadi sulit berkomunikasi dan kurang percaya diri, dan sulit untuk mengembangkan potensi dirinya.."

"Jadi baby harus menjalankan terapi..."

Mereka semua menatap tak percaya dengan perkataan Andra

Ayu menggenggam erat tangan baby dan mulai menangis

"Maaf... maafkan momy, sayang..."

                           ~~~~~~
09.00

Saat ini hanya ada keluarga maherson di ruangan baby, untuk saat ini keluarga Pradipta tidak di bolehkan untuk menemui baby atas paksaan dari Andra kecuali Oma,lea dan kai

Baby mulai membuka matanya perlahan  saat merasakan tangan halus mengusap kepalanya

"Selamat pagi, sayang..." -ucap Sandra
Tersenyum manis

"Ma--mi..."

Arga berserta anak-anak nya menghampiri ranjang baby saat mendengar gumaman baby

"H-haus..."

Arga dengan cepat mengambil air di atas meja dan membantu baby minum dengan perlahan

Andra memasuki ruangan baby perlahan, dan menghampiri ranjang baby

"Morning princess.."- ucap Andra sembari tersenyum

Sedangkan baby hanya menunduk takut, tak ingin menatap Andra

Andra menatap sedih ke arah baby "Abang periksa dulu ya.."- ucap Andra dan mulai memeriksa keadaan baby

Setelah selesai memeriksa baby, Arga dan yang lain menghampirinya

"Bagaimana?"

"Kondisi baby sedikit membaik, untuk cedera di kepala baby harus sering di obati"

Keluarga maherson bernafas lega, setidaknya keadaan baby membaik walaupun sedikit

Andra mengusap kepala baby dengan lembut "Abang keluar dulu yaa..." Dan mencium kedua pipi baby

Andra hanya bisa menghela nafas saat baby hanya terdiam, sebelum akhirnya keluar dari ruangan baby

"El kenapa?.."-tanya Sagara, baby hanya terdiam

"El gamau cerita sama kita?.."- tanya Cakra, sedangkan baby hanya menggeleng pelan dengan mata berkaca-kaca

Aidan yang menyadari baby akan menangis, membawa baby kedalam pelukannya dan tak lama terdengar Isakan Tangis baby

"T-takut..."-ucap baby disela-sela tangisnya

Arga membawa baby kedalam gendongan nya dan mulai menenangkan baby
"Jangan takut princess,ada papi.."

~

Saat ini keluarga Pradipta dan meherson sedang berkumpul di ruangan Andra

"El akan tinggal bersama kami kembali"-ucap Arga

BRAKK!!- nio menggebrak meja dengan keras
"TIDAK, BABY AKAN TETAP DENGAN KAMI--"

"Tidak ada pilihan lain, jika tinggal bersama kalian mental baby semakin memburuk lagian ini juga akibat perbuatan kalian dahulu, baby akan selalu mengingat kejadian itu jika melihat kalian..."- ucap Aidan

"Benar... baby hanya tidak takut dengan mereka"-ucap Andra

"T-tapi... kenapa harus dengan mereka Andra, baby bisa dengan keluarga Mahardika..."-ucap ayu dengan mata berkaca-kaca

"Aidan seorang psikolog, kesehatan baby akan mudah di pantau

"Sampai kapan..."-tanya ezel dengan suara lirih

"Hanya sampai baby sembuh,dan baby kembali kepada kita"-ucap opa tegas

"Bagaimana jika baby tidak mau..."- tanya jarel

"itu hak El untuk memilih, lagian setelah semua yang kalian lakukan masih berharap dimaafkan? mimpi"-ucap akhsa,remeh

"sialan!!tutup mulut mu!!"-ucap Yudha yang tersulut emosi dan mencengkram kerah baju akhsa

namun Sagara dengan cepat menghentikan sebelum terjadinya pertengkaran

"mengapa kalian selalu cepat untuk emosi!! tempramen!!...el tidak akan merasa aman dan nyaman dengan kalian... Terlalu cepat untuk emosi,dan tidak bisa mengatur emosi dengan baik... El hanya akan merasa terancam dengan kalian!!"-ucap Aidan

"dan keluarga mu!! tidak memiliki hak atas baby!! kalian bukan siapa-siapa!!kami yang lebih berhak dan mengetahui yang terbaik untuk baby!!"-ucap nio

"heh!terbaik kata mu!! setelah semua yang kalian lakukan?!! mengapa kalian begitu percaya diri.. apakah kalian tidak sadar.. El memiliki masalah mental.. bahkan mengalami koma...itu semua karena kalian!!!"-ucap Adit yang tidak bisa lagi menahan amarahnya

"kami bisa mencarikan psikolog terbaik untuk baby!!dan baby tetap bersama kami!!"-ucap oma

"lihat kondisi El!! dia bahkan takut untuk melihat kalian.. apalagi orang baru.. kalian hanya memperburuk kondisi nya..."

"Aku akan melakukan apapun untuk baby kembali,dia permata ku tidak akan kubiarkan jauh dariku!"- ucap Abyan tegas dan berjalan keluar dari ruangan Andra begitu saja

Abyan berjalan menuju ruangan baby, perlahan dia masuk ke dalam ruangan baby

Abyan melihat baby yang sedang tertidur di atas ranjang, perlahan Abyan menghampiri ranjang baby

"Princess..."-ucap Abyan dengan suara lirih,dan mata berkaca-kaca

Ia terus mengusap kepala baby dengan lembut

"Maafkan Dady sayang..."-ucap batin Abyan

perlahan air mata nya mulai turun, saat pikiran buruk terus berputar di pikiran nya

'bagaimana jika baby tidak ingin kembali... bagaimana jika baby ingin terus bersama keluarga maherson... bagaimana jika baby membencinya..'

"jika bisa waktu berputar.. Daddy akan memperbaiki kesalahan Daddy sayang...dan baby akan lebih bahagia dan terus bersama kami"- ucap Abyan lirih

______________________________________





hai hai semuanya...ada masih nungguin cerita baby??maaf ya gak up selama beberapa bulan.. semoga untuk kedepannya aku bisa lebih rajin up yaa

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Nov 13, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

POSESIFTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang