you're mine, bunny

541 51 0
                                        

---

Di koridor Shinhwa High, suasana pagi terasa riuh seperti biasa. Siswa-siswi sibuk berlalu-lalang, beberapa mengobrol, sebagian lagi terburu-buru ke kelas. Tapi di antara keramaian itu, satu pemandangan mencuri perhatian: Kim Taehyung, si siswa baru tampan yang baru pindah sebulan lalu, tengah menyandarkan diri santai di loker, menunggu seseorang.

Seseorang yang sangat spesial.

"Jungkookie..." suara berat Taehyung terdengar begitu manja saat melihat bocah bermata besar dengan hoodie kelonggaran jalan mendekat.
Jungkook si galak tsundere sekolah  mengerutkan alisnya. "Apaan sih, jangan panggil-panggil begitu! Banyak orang lihat, tau!"

Tapi Taehyung tidak peduli. Dengan langkah besar, ia menarik Jungkook ke dalam pelukannya di depan semua orang.
Sontak, suara bisik-bisik memenuhi lorong.

"LIHAT DEH! Taehyung lagi-lagi nempel sama Jungkook!"

"Lucu banget sumpah, si galak jadi kayak kelinci kecil!"

"Huft, iri akutuh."

Jungkook mendesah, mukanya merah padam. Ia meninju ringan dada Taehyung. "Cepetan lepas! Mau telat nih!"

Tapi Taehyung malah mendekap lebih erat, membenamkan wajahnya di leher Jungkook. "Bau wangi, kayak permen stroberi," gumamnya puas.

Di kejauhan, dua sahabat mereka Park Jimin dan Min Yoongi mengawasi sambil menggeleng pelan.

"Taehyung makin parah sih sekarang," komentar Jimin sambil tertawa kecil.
Yoongi hanya mendecak. "Suka-suka mereka lah, asal Jungkook nggak ngamuk aja."

---

Di dalam kelas, Taehyung duduk tepat di sebelah Jungkook, seperti biasa. Meja mereka berdekatan, bahkan kadang-kadang Taehyung diam-diam menggeser kursinya supaya lutut mereka bersentuhan.

Hari ini, guru Biologi, Mr. Lee, memberi tugas kelompok berdua. Taehyung tentu langsung menunjuk Jungkook.
" Kim Taehyung dan Jeon Jungkook, ya. Kalian berdua."

Taehyung senyum menang. "Yeay, proyek berdua bareng Bunny-ku!"

Jungkook hampir saja melempar penghapus ke arah wajah Taehyung. "BERHENTI panggil aku itu di depan umum!"

Tapi jauh di dalam hati, Jungkook diam-diam menyukai semua perhatian itu. Ia hanya terlalu gengsi mengakuinya.

---

Saat jam istirahat, di rooftop sekolah, mereka mengerjakan tugas sambil makan bekal.

"Jungkook, suapin aku," pinta Taehyung sambil menyodorkan sendok ke arah Jungkook.
"Apaan sih, makan sendiri lah," jawab Jungkook jutek, tapi akhirnya tetap menyuapi Taehyung juga.
"Enak... dari tangan Bunny-ku rasanya beda," bisik Taehyung menggoda.

Muka Jungkook semakin memerah.

"Kalau kamu terus kayak gini, nanti aku diculik orang lain baru tau rasa," omel Jungkook pelan.
Mata Taehyung langsung gelap. Ia menaruh sendoknya, menatap Jungkook serius.

"Nggak ada orang lain, Kookie. Kamu cuma boleh punya aku," suaranya rendah, posesif.
"Kalau perlu, aku pasang papan besar: 'MILIK KIM TAEHYUNG' di punggung kamu," tambahnya sambil memegang dagu Jungkook lembut.

Jungkook menggerutu kecil, malu setengah mati, tapi hatinya berdebar hebat.

"Gila kamu tuh..." bisiknya pelan.

Taehyung tersenyum puas dan mencium ubun-ubun Jungkook, lalu mendekap bocah itu erat-erat.

---

Sorenya, setelah semua kelas selesai, mereka berjalan pulang bareng. Jimin dan Yoongi juga ikut, bercanda sepanjang jalan.

"Kalau dilihat-lihat, Jungkook tuh kayak boneka hidup kalo sama Taehyung," celetuk Jimin sambil ngakak.
Yoongi mengangguk setuju. "Biasa galak, eh sekarang kayak kelinci diculik serigala."

Jungkook mau membantah, tapi Taehyung sudah lebih dulu memeluk pundaknya, menariknya lebih dekat.

"Memang, kelinci kecilku ini cuma buat aku," ujar Taehyung, suaranya puas banget.

Jungkook mencubit pinggang Taehyung, tapi Taehyung malah mengangkatnya ala bridal sedikit pamer kekuatan, dan Jungkook menjerit pelan.

"TAEHYUNG LEPAS! BANYAK ORANG!"

"Aku mau pamer. Biar semua orang tau, kamu udah diclaim," gumam Taehyung kalem.

Jimin dan Yoongi hanya bisa tertawa puas melihat pasangan absurd ini.

---

Malamnya, di rumah masing-masing, Jungkook menerima spam chat dari Taehyung.

> TaeTae: "Bunny udah makan belom?"
TaeTae: "Bunny lagi ngapain?"
TaeTae: "Bunny kangen aku nggak? Aku kangen banget nih..."
TaeTae: "Bunny jawab dong :("

Jungkook mengetik balasan dengan muka merah:

> Bunny: "Udah. Lagi mau tidur. Iya. Jangan ganggu."

Tapi dua detik kemudian, notifikasi video call masuk.
Taehyung, dengan wajah kusut tapi gemesin, muncul di layar.

"Bunnyyyyy, aku kangen! Aku nggak bisa tidur kalau belum liat muka kamu," rengek Taehyung.

Jungkook menghela napas panjang, tapi matanya melembut.

"Besok ketemu lagi kok," katanya.

"Tetep aja! Lima menit aja. Tatapan Jungkook buat aku tidur nyenyak."

Akhirnya mereka video call dalam keheningan, cuma saling menatap sambil senyum-senyum.

Sebelum call berakhir, Taehyung berkata serius:

"Aku sayang kamu, Bunny-ku. Beneran."

Jungkook mengalihkan pandangan malu-malu. Tapi sebelum call benar-benar diputus, ia sempat membalas pelan,

"Aku juga... idiot."

Taehyung tertawa puas sepanjang malam, sementara Jungkook berguling di tempat tidur, wajahnya merah membara.

---

END.

---

TAEKOOK ONESHOOTCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang