Happy Reading
Hari Senin, bertepatan pada hari ini El dan kawan-kawan nya resmi masuk kuliah di hari pertamanya. Semalam segala keperluan El sudah Fira siapkan semuanya.
Di hari pertamanya ini El pergi dengan Ernest, tadi Bara dan Fira ingin ikut mengantar juga ke kampus namun El menolaknya, masa sudah masuk kuliah masih di antar oleh orang tuanya.
"Vitamin nya di minum, dek" Suruh Fira.
"Bunda ganti vitamin nya sama yang gambar hewan aja, ini Adek nda suka pahit" Kata El, biasanya memang Fira memberikan vitamin anak-anak untuk El namun kali ini berbeda.
"Nanti Bunda suruh dokter untuk ganti vitaminnya Adek, sekarang minum yang ada dulu, gak akan pahit ko"
El akhirnya menurut, ia cepat-cepat minum vitamin miliknya. Bara terkekeh lucu, katanya sudah besar tapi ko minum vitamin saja masih takut.
"Papa lidah nya pahit" El menjulurkan lidahnya dan Bara segera meniup nya agar pahitnya berkurang, tidak ada hubungannya memang antara pahit dengan lidah yang di tiup.
"Okay, now let's go with Abang" Ujar Bara, merapihkan rambut anaknya.
"Siappp, ayok abanggg" Ajak El.
"Pamit dengan Papa dan Bunda dulu" Suruh Ernest.
"Adek pamit ke kampus ya Bunda, Papa. papayyy" Ujar El, menyalimi tangan orang tuanya.
"Hati-hati Adek dan semangat belajarnya" Ucap Fira, ia mengecup kedua pipi El.
"Don't be naughty and be a good boy, understand, son?" Tanya Bara.
"Iya Bunda, Papa" Jawab El.
"Abang pamit, Bun, Pah" Ujar Ernest.
"Hati-hati Bang, jaga adiknya"
"Yes, Mom, Dad" Jawab Ernest.
Selepas kepergian anak-anak ke kampus, Bara dan Fira juga pergi ke kantor. Kali ini Fira akan menemani suaminya bekerja karena nanti akan ada makan siang bersama.
Ernest melajukan mobilnya dengan santai, jam masuk masih lama ia tidak ingin kebut-kebutan yang berakhir si bontot marah-marah.
"Bawa susu berapa?" Tanya Ernest.
"Dua" Jawab El.
Di dalam tas nya El sudah di sediakan dua susu kotak oleh Fira, katanya sih untuk istirahat namun belum tiba di kampus anak singa itu sudah menghabiskan satu susunya, padahal belum ada satu jam yang lalu ia minum susu di rumah.
Ernest sudah menduga, luarannya saja yang sudah jadi anak kuliahan namun dalam nya masih seperti anak TK, setiap hari selalu minum susu jadi wajar jika tubuhnya El agak sedikit pulen.
Mobil mewah Ernest tiba di kawasan kampus megah milik keluarga Gixxer, Ia langsung memarkirkan nya di parkiran khusus keluarga Gixxer karena suruhan dari Papa nya dan juga sang Opah.
Melihat mobil Ernest yang terparkir di parkiran khusus sudah tidak kaget lagi, mereka semua sudah tau jika si tuan muda Gajendra kini menjadi Sulung Delbara.
KAMU SEDANG MEMBACA
ELBARACK
SonstigesALANGKAH BAIKNYA SEBELUM BACA FOLLOW AKUN INI TERLEBIH DAHULU DAN JANGAN LUPA VOTE Cover by pinterest
