Happy Reading
Hari terakhir mereka liburan dan besok mereka harus pulang ke Bandung. Hari ini Fira beserta keluarnya akan jalan-jalan di pinggir sawah yang banyak sekali angkringan di pinggirannya.
Pukul 14.00 mereka keluar menggunakan mobil tadinya ingin naik motor karena memang cuaca Bogor sangat teduh apa lagi Fira memilih liburan di pedesaan dan itu masih sangat asri sekali pemandangannya namun karena mereka tidak ada motor jadilah ketempat nya memilih naik mobil saja
"Bundaa, adek ndak mau pulang enakan tinggal di sini" Ucap El dengan mata yang terus saja melihat ke arah jendela mobil menunjukkan pemandangan sawah yang hijau serta aliran air gunung yang sangat jernih.
"Papah kan harus kerja dek, abang juga harus kuliah masa mau selamanya tinggal di sini sih" Jawab Fira. Sejak semalam El terus saja merengek ingin stay di Bogor tidak ingin pulang ke Bandung padahal di Bandung juga sama-sama sejuk dan indah.
"Papah gausah kerja aja kan papah udah kaya, uang opah juga banyak di tambah uang abang jadi amanlah. Terus juga abang gausah kuliah kan abang udah pintar kaya adek, tapi kalo mau kuliah kan abang bisa pindah kampus" Jawab El santai bahkan dalam omongannya sama sekali tidak ada beban.
"Iya juga sih, yaudah bund kita tinggal sini aja biar papah gausah kerja abang juga" Bara mengiyakan omongan si bontot El.
Tidak salah apa yang di ucapkan oleh El, bahkan jika Bara tidak bekerja selama tahunan pun tidak akan miskin dan ia masih sanggup menghidupi keluarganya seperti biasa.
"Aku sih yesss" Jawab Ernest ikut, uang dari perusahaan Gajendra sangat sangat banyak bisa menghidupi hingga puluhan tahun.
Fira yang mendengar ketiganya sangat kompak menggelengkan kepalanya, begini nih jika anak dan suaminya sudah terlahir sebagai orang kaya sejak lahir bahkan sejak dalam kandungan jika bicara tidak mikir lagi selagi mereka mau ya digas saja.
"Kalian aja yang tinggal bertiga, Bunda bakal tetep pulang ke Bandung terus nyari suami sama anak baru. Toh juga punya suami sama anak susah di atur" Kata Fira dengan nada sindirannya.
Jika tidak di sindir ketiganya bakan tetep kekeh ingin stay.
"Sayanggggggg" Ucap Bara tidak terima.
"BIG NO BUNDAAAA" El berteriak kencang dalam mobil.
"I don't agree!!!" Ernest berucap sedih.
"Pilihannya hanya satu besok pulang ke Bandung atau kalian yang tinggal jauh sama Bunda?" Tanya Fira
"TINGGAL BARENG SAMA BUNDA" Jawab ketiganya kompak.
Fira tersenyum cantik, akh cara jitu agar mereka bertiga nurut ya hanya dengan cara seperti itu.
"Bunda lihat ramai" Tunjuk El ke arah jalanan yang ramai penjual dan orang-orang yang sedang bermain padahal sekarang baru jam 2 lewat belum terlalu sore.
"Oh iya itu, tapi disini masih panas coba jalan kedepan lagi sekalian nyari parkir" Kata Fira.
"Kita mau ngapain di sini sayang?" Tanya Bara bingung, sekitarnya hanya ada penjual angkringan saja dan aliran sungai yang cantik apa yang mau dinikmati.
KAMU SEDANG MEMBACA
ELBARACK
DiversosALANGKAH BAIKNYA SEBELUM BACA FOLLOW AKUN INI TERLEBIH DAHULU DAN JANGAN LUPA VOTE Cover by pinterest
