CERITA mereka dibalik layar. [CANON]
Cuman kumpulan oneshoot sunsun. Tapi bisa jadi twoshoot atau jadi short chapters.
ENJOY YOUR READING,
SEMUA YANG ADA DALAM BOOK INI HANYA FIKSI / IMAGINE DAN TIDAK RELATED DENGAN REAL LIFE
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
⚠️ Explicit mature scene ⚠️
Sudah terhitung satu minggu Sunghoon bekerja sebagai call boy di Flame rises house milik Sakura Miyawaki, tapi dalam satu minggu itu sunghoon hanya mendapat tiga kali panggilan, sesuai jadwal yang sudah sunoo buat untuknya. Karena Sunghoon itu bekerja di bar saat malam hari jadi biasanya Klien yang memesannya akan stand by di tempat itu atau biasanya juga mereka akan janjian bertemu di flame rises house jika pria itu tidak menjaga bar sampai tengah malam. Sunghoon menyelesaikan pekerjaannya di bar lebih cepat dari kemarin malam jam sembilan dia sudah berganti shift dengan Nishimura Riki, keponakan sang pemilik club.
Madame Kkura
"Sunghoonklienmu meminta bertemu di rumah, kamu sudah selesai di bar ?"
"sudah madame, kalau begitu saya ke sana"
SEND
"baiklah, saya harap kamu cepat datang, jangan biarkan klien yang menunggu. karna ini adalah tamu istimewa"
kening sunghoon mengerut membaca pesan terakhir yang sakura kirimkan padanya, tapi tak ambil pusing pria itu langsung memasukan ponselnya ke jaket denim dan segera menyewa taxi untuk ke alamat yang akan ia tuju.
Sunghoon sudah datang di rumah mewah itu tepat pukul sembilan lewat lima puluh, di ruang tamu dia melihat sunoo yang duduk santai meminum minuman kalengnya, dan ikut bergabung disana.
"free ya ?" tanya sunghoon basa basi, ia sedang mengakrabkan diri dengan pemuda manis itu, yang untung saja pemuda bermarga Kim itu seseorang yang ekstrovert jadi gampang bergaul dengannya.
"engga, baru aja selesai"
Sunghoon menaikan sebelah alisnya menelisik sekujur tubuh Sunoo dan melihat beberapa kissmark di dada nya yang terbuka, sunoo hanya memakai kemejanya asal mungkin hanya memasang tiga kancing lalu sisanya dibiarkan terbuka mengekspos tulang selangka hingga dadanya.
"malam ini berapa klien ?" Sunghoon mengambil kaleng minuman yang dipegang sunoo lalu meneguk sisa minuman sunoo tanpa permisi.
"Yak !" sunoo ingin protes tapi sunghoon menyelanya duluan,
"jangan pelit, kita satu satunya teman disini..."
sunoo hanya merotasikan bola matanya, lalu membuka kaleng kedua dan kembali meneguk minuman sodanya itu,
"kamu bisa kembung minum terus" peringat sunghoon
"aku akan berolahraga setelah ini, jadi tak akan ada lemak diperutku" jawab sunoo cuek
"malam ini ada klien hoon ?"
"eum, katanya tamu istimewa"
Sunoo mengangguk paham tak terkejut sama sekali, sudah tahu dan sudah hafal, dulu waktu masih banyak pekerja pria di sini wanita yang dimaksud tamu istimewa itu setiap dua minggu sekali pasti akan mampir ke sini sekedar memuaskan dirinya, dengan pria pria peliharaan sang madame, tapi sejak pria pria itu keluar dari sana wanita itu tak datang lagi, dan sekarang sudah ada sunghoon jadi tentu saja Madamenya itu memanggil sahabatnya, yang menjadi donatur tempat ini.