Part 48

721 62 5
                                        

2 Hari kemudian

Soobin,Beomgyu,Heeseung,Jay,dan Kai sedang bersantai disalah satu cafe yang ada didekat taman kota

Jay dan Heeseung sedang menceritakan tentang perubahan Keluarga mereka yang telah membaik berkat sahabat mereka, Park Jisung

"gue beneran kaget waktu Sunghoon cerita kalau Daddy dan Mommy gue berubah karena intimidasi dari Jisung"cerita Jay

Heeseung mengangguk setuju, "begitupun gue, bahkan disaat dia lagi sakit, dia masih peduli sama kita"

Beomgyu tersenyum bangga begitupun Soobin karena dia juga merasa berkat kasus jisung ini, Appa nya berubah dan keluarga mereka menjadi semakin harmonis apalagi saat Oma Jikyoo mulai tinggal dengan mereka

"kayak nya Jisung itu sangat baik, gue jadi gak sabar ketemu sama dia" timpal Kai

Semua nya terkekeh mendengar perkataan Kai

"Dia emang sebaik itu cuma kadang muka nya sering datar kayak gak ada emosi padahal asli nya tuh anak rame"ujar Beomgyu tersenyum

Jay terkekeh setuju, "ya, dia tuh anak nya gengsian padahal mah peduli banget sama kita kita"

"dia juga orang nya sok kuat padahal sering nangis kalo lagi sakit" sambung Soobin

Heeseung tiba-tiba tertawa, "gue jadi inget pas dia sakit terus ngerengek ke beomgyu, sumpah ngakak gue kalo diinget"

Jay dan Beomgyu juga tertawa

"iya mana lucu banget lagi kayak bayi"timpal Jay

Kai tersenyum, "gue harap bisa bertemu langsung dengan Jisung"

Soobin mengangguk sambil menepuk pelan pundak Kai

"pasti cuma sekarang emang gak bisa karena dia harus melakukan perawatan intes di Masion Lee"ujar Soobin dengan nada sedikit sedih

Heeseung mengangguk setuju

"Tapi syukur deh semua nya udah keungkap, Sungchan hyung dan Scoups hyung juga lagi mantau kondisi Jisung di masion lee jadi setidak nya kita bisa tenang dikit"sambung Heeseung

"Tapi gue masih kepikiran Felix, tuh anak dendam nya besar banget dan kemungkinan kedepan dia bakal jadi ancaman buat jisung"ujar Jay tiba-tiba sambil mengingat pertengkaran mereka minggu kemaren dengan Geng Felix

"ya benar, dia bisa aja jadi ancaman Jisung dan Vortex kedepan nya apalagi dia masih berkeliaran dengan bebas diluaran sana"ucap Beomgyu serius

Soobin berdecak kesal, "nyesel gue kagak buat tuh anak koma"

"gue rasa lo semua harus mulai mantau pergerakan nya supaya gak kecolongan"saran kai

Beomgyu mengangguk setuju lalu dia menatap soobin selaku pemimpin pengganti selama Jisung tidak ada

Soobin yang mengerti tatapan beomgyu mengangguk kecil lalu mengeluarkan handphone nya dan mengetik sesuatu

Heesung diam lalu tak lama kemudian mata nya tertuju pada satu orang yang familiar untuk nya

"Yo Taehyun!!"

Ya orang yang dilihat Heeseung adalah Taehyun. Semua yang ada dimeja itu menoleh ke orang yang heeseung panggil begitupun dengan Taehyun yang menatap Heeseung

Melihat keberadaan Heeseung, Taehyun tersenyum kecil lalu dia berjalan menghampiri Heeseung dan yang lain

"halo bro" sapa Heeseung

Mereka melakukan tos bersama, bahkan Taehyun bertos ria dengan Kai yang baru dia jumpai. Taehyun lalu duduk di kursi samping Heeseung

"apa kabar hyun? lama gak berkabar"sapa Beomgyu ramah

Taehyun terkekeh kecil

"seperti yang lo liat, gue baik-baik aja"jawab Taehyun lembut

Semua nya terkekeh

"oh ya ngapain lo ke seoul?"tanya Soobin penasaran

"ngunjungin makam Appa gue"jawab Taehyun lirih

"hah appa?!!" kaget four vortex

Wajar mereka kaget karena mereka juga tahu kisah Taehyun

"lo udah tahu siapa bokap lo?"tanya Jay tak enak

Taehyun mengangguk, "2 hari yang lalu sahabat mendiang appa gue dateng dan menjelaskan semua. Appa gue ternyata adalah Agen rahasia negara dan tewas dalam misi nya di Korea Utara"jawab Taehyun

"wow mendiang appa lu agen rahasia negara?! keren"kagum Heeseung

"wajar lo tertarik dengan politik ternyata emang udah dari sana nya"canda Beomgyu mencairkan suasana

Yang lain terkekeh

"ya begitulah.....oh ya kebetulan kalian disini, gue mau ketemu sama Jisung"ujar Taehyun

Beomgyu menatap bingung Taehyun, "bertemu dengan jisung? dalam rangka apa?"tanya Beomgyu

"buat terima kasih"jawab Taehyun

"terima kasih buat apa?"bingung Jay

Taehyun tersenyum tipis

"Terima kasih karena berkat dia, gue jadi tahu siapa Appa gue sebenarnya"ujar Taehyun

"hah?!"

Taehyun terkekeh, "sahabat mendiang Appa gue yang bilang kalau dia punya keberanian buat nemuin gue sama Eomma itu semua berkat Jisung yang udah bujuk dia sampai akhirnya dia berani nemuin gue sama eomma"jelas Taehyun

"wow that's so cool" kagum kai

Jay,Soobin,Beomgyu,dan Heeseung tersenyum terharu mendengar cerita Taehyun

Mereka bereempat sangat bangga dengan Jisung yang selalu memperdulikan para sahabatnya

"gue nyesel pernah buat jisung terluka karena perkataan gue"lirih Jay mengingat kejadiaan saat dia marah-marah di markas

Beomgyu tersenyum lirih lalu dia merangkul Jay, "yang berlalu biarlah berlalu sekarang semua nya udah damai dan mari kita fokus buat kedepan nya" berkata dengan nada penuh keyakinan

Jay mengangguk dan tersenyum

Semua nya terkekeh dan mulai berbicara santai sambil menikmati hari libur lalu tiba-tiba ponsel Soobin berdering dan itu ternyata telpon dari Appa nya

"sebentar" soobin lalu mengangkat telpon dari appa nya

📞"halo appa" sapa Soobin sopan

📞" soobin,nak ini gawat" kegaduhan terdengar diseberang sana

📞"gawat kenapa,appa?" bingung Soobin

📞"Pangeran Jisung!!!dia diculik!!

"Apa?!!!!"



BERSAMBUNG

Kai Huening

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kai Huening

The Forgotten Prince Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang