Hayy!! Happy new years yaaw,.guys! Maaf, nya lama udah enggak nge share! moga pada banyak yang nunggu buat baca cerita absurd ini. Hehe
Btw, kayak nya hari aku bakal double share. Gara-gara hari ini, hari spesial!! 😄
Okay, cekidot yaa..
....................
*Karin prov*
Hari ini, aku gak punya jadwal kuliah. Jadi, aku menghabiskan waktu seharian dirumah eomma dengan saudara ku.
Seperti siang ini. Aku dan saudara ku sedang bersantai di gazebo belakang rumah eomma.
" Rin.. " panggil Gabriel.
" Hm? " sahut ku, tanpa mengalihkan pandangan ku dari novel werewolf ku.
" Kebiasaan deh, kalo ada orang ngomong didengerin. " cetus Gabriel.
" Apa? " tanya ku lagi, sambil menutup novel ku.
" Ulang tahun, Logan kapan? " tanya Gabriel.
Setelah mendengarkan pertanyaan Gabriel, semua nya langsung berhenti melakukan aktifitas.
" Oh iya!! bukan nya lusa nya? " tanya Lucy.
" Masak? Aku baru tau.. " kata Anna.
" Wahh, kamu harus ngacangin dia mulai sekarang. " kata Stevi.
" Harus nya? " tanya ku, entah kenapa. Berat sekali harus mengacuhkan dia.
" Kenapa? Berat ngacuhin dia? " tanya Taylor yang seperti bisa membaca pikiran ku, " c'mon, Karin. Is just 2 days! i know you can do that! " kata Taylor.
" Iya, hanya 2 hari. dan ini untuk Logan. " bujuk Emma.
" Kita akan membantumu, untuk mempersiapkan segala hal. " kata Emily.
Okay, just two days! And i know, i can do that! For Logan!
" Okay, i want! " kata ku.
" Gitu dongg.. " kata Gabriel, dengan senyum lebar nya.
" Baiklah, sekarang langkah pertama nya. Kamu harus cuek kepada nya, pokoknya sifat jelek mu itu. Kamu keluarkan! " kata Anna.
" Dan buat dia lupa sama ulangtahun dia, alihkan semua perhatian dia yang menyangkut ulang tahun dia. " lanjut Lucy.
" Dimulai sekarang? " tanya ku.
" No, kita akan memulainya besok. " jawab Stevi.
" Lalu, langkah ke dua apa? " tanya ku.
" Jangan pikirkan itu dulu-,- pikirkan apakan kamu besok sanggup mengacuhkan nya. " jawab Emma.
" Okay. we can look tomorrow.. " kata ku, dengan suara pelan.
" C'mon beb, this is for Logan. " kata Gabriel, sambil memelukku dari samping.
Aku hanya tersenyum menanggapinya.
" Han!! I'm back!! " seru sebuah suara dari dalam rumah. Suara itu yang sedari tadi kami bicarakan. Logan.
Aku pun langsung beranjak dari gazebo, lalu berlari memasuki rumah. Hampir mendekati latar halaman belakang rumah, aku terjatuh.
" Aww~~ " aku pun meringis kesakitan, sambil memegangi lutut ku yang sudah mengeluarkan cairan kental berwarna merah.
" Astaga!! Han, are you okay? " tanya Logan, yang tiba-tiba saja sudah dihadapan ku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Wolf // Logan Lerman
WerewolfAku tak tahu kenapa aku sangat menyakini mitos itu.. tapi, aku merasakan keberadaan mereka di sekitar ku... mungkin kah aku bisa bertemu dengan salah satu dari mereka?? jika bisa, aku ingin bertemu dengan mereka.. pastu rasa nya menyenangkan... berb...
