part 5 - the first day

7K 513 23
                                        

happy reading

matahari yang panas menyirat mataku dari jendela, dan rasanya tubuhku seperti bergoyang dengan kuat

"Angieeeee"

aku kaget dan langsung bangun dari tidurku, dan melihat si nyonya bawel sedang memceramahi aku

"Anggie ini udah jam 07.30, saatnya sarapan sebelum masuk mata kuliah"

"yahhh,, sabar"

aku membersihkan diri dan pergi bersama kezia ke ruang makan karna juan sama dean udah duluan, kami mengambil makan dan makan dengan cepat karna kuliah mulai jam setengah delapan, sedangkan ini jam 07.15

"btw, ngie loe mata kuliah apa yang pertama?"

"teori air"

aku dan kezia langsung berpisah karna kita berbeda jurusan saat ini aku masuk dalam kelas yang berisi empat orang saja karna ini khusus untuk dreiE, kali ini ibu elis yang mengajar

ELIS POV

okk, anak anak kita akan belajar tentang perubahan level dalam elemen air, level pertama adalah air yang normal pengembangannya kita dapat membuat senjata atau sebuat jurus, level 2 elemen air akan menjadi panas dan dapat melepuhkan tubuh manusia dari sini kalian dapat mengembangkan kebentuk senjata, dan yang terakhir adalah level yang paling sulit level 3 dimana air akan menjadi es yang membeku dan pembekuan nya harus beku dengan sempurna, pembuatan senjatanya sangat sulit

silakan kalian coba keluarkan element air kalian dan coba untuk mengembangkannya menjadi jurus atau senjata

Author POV

ibu elis memberikan contoh ibu mengeluarkan air dan membentuk bola air, hanya aku yang tak tau mengeluarkan element seperti apa, aku coba memikirkan air dan warna air, menutup mataku dan saat kubuka mataku hanya timbul setetes air aku langsung meletakkan kepalaku diatas meja

dalam hatiku kenapa tanganku dingin dan seperti ada benda yang keras tapi dingin

"aaaaaaa" teriakku

kokk ada es dalam tanganku, tiba tiba ibu elis menghampiriku dan terkejut melihat es yang muncul tapi es nya masih kecil

Elis POV

ini tidak mungkin secepat ini air level tiga, mustahil
oke anggie silakan tahan dan tarik nagas keluarkan tenaga dalam kamu melalui jari telunjuk

tidak mungkin ini mustahil anak ini mungkin aneh

Anggie POV

saat kubuka mataku dari jari telunjuk keluar air seperti cambuk, aku hanya terdiam, sementara ibu elis pun sama seperti ku yang hanya terdiam melihat cambuk air yang keluar dan lagi aku hanya memakai satu jari

semua orang didalam kelas langsung terdiam dan tak percaya kalau aku bisa secepat ini.

semua keluar dari kelas dengan keadaan hening tanpa suara, aku berjalan seperti orang tak sadar tapi tiba tiba ada orang yanb memegang pundakku, seketika aku terkejut dan memalingkan kepalaku kebelakang

"ehh, bu eliss, ada apa bu??"

"besok kamu mata kuliah apa?"

"praktek elemen air yang pertama sih itu bu?"

"ok besok kamu datang kesaya dan saya yg akan ajarin kamu"

aku hanya tercengang mendengar perkataan dari ibu elis, aku merasa ada yang aneh dengan dengan diriku ini, kulihat jam pukul 10.00 aku harus masuk teori tanah

ruangannya paling pojok dan hanya berisi 5 orang dan semuanya laki laki aku jadi malu, kami semua tak tahu siapa yang mengajar dikelas ini seperti ada yg aneh, ah mungkin semua hanya perasaanku

seorang pria masuk sepertinya dia dosen kita, "saya calvin guru element tanah kalian, seperti yg kalian tahu kalo disetiap elemen ada perubahan level, di elemen tanah ada 3 perubahan level, yang pertama kalian dapa mengangkat tanah dan membuat senjata dari tanah, level kedua kalian dapat membagi banya tanah dalam beberapa bagian dan membuat senjata serta tanah akan menjadi pasir, serta level yang terakhir tanah akan bisa menjadi batu yang keras seperti batu kerikil yang tajam dan dapat menembus tubuh"

ribetnya hidup ini kalo semua elemen ada tiga level trus lama banget dong untuk guasainnya

"mari kita mulai, silakan genggam tangan kalian dan angkat tanah yang saya siapkan didepan ini"

kami berlima satu persatu kedepan dan mulai mencoba, "eh kau satu satunya wanita maju", aku tak percaya diri dengan kemampuanku
ku angkat kedua tanganku dan kukepal dan ku keluarkan tenaga dalamku

"Aaaaa" teriakku

tapi ternyata tak ada tanah yang terangkat,dan semua yang ada di dalam menertawaiku termasuk pak calvin, aku akan mencoba kembali

kurasakan tenaga dalamku dan akhirnya....

to be continue,,,,,

maaf kalo ad typo
jgn lupa bote yah makasih

Elements UniversityTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang