[KMS] A Book to Love

111 17 2
                                    

PG-13 | Fluff |  Kim Minseok – Lee Aeyoung | Ficlet

"Dont judge a book by its cover."



My Book.


Ada banyak alasan untuk mengungkapkan cinta. Banyak sekali. Tetapi cinta tak memerlukan alasan rasional, bahkan yang irasional pun tak diperlukan. Sebuah cinta, tidak memerlukan alasan. Cinta hanya sebuah perasaan yang membuncah; kebahagian yang muncul begitu saja ketika kau bertemu dengan orang yang kau cintai.

Seperti Lee Aeyoung, yang bahkan tak tahu kenapa dia memilih Kim Minseok. Dibandingkan dengan pemuda lain, Minseok terlihat biasa saja. Tidak tinggi, tidak tampan, tidak kaya; hebatnya Minseok adalah, dia selalu melakukan yang terbaik yang dia bisa. Mungkin, Aeyoung mencintai pesona yang tak pudar dari Minseok itu.

Minseok bagai sebuah buku bagi Aeyoung. Buku favoritnya, yang akan dia jaga seumur hidupnya. Sebuah benda yang akan didekapnya, dan dibacanya setiap saat jika sempat. Aeyoung mencintai bukunya itu.

Sekarang Aeyoung berdiri di depan, berteriak histeris melihat kekasih hatinya bertanding. Dobog* yang dikenakan Minseok sudah basah oleh keringat. Tapi kakinya tak henti bermain. Kepala lawannya berhasil ditendang, 3 poin untuk Minseok. Minseok sedikit lengah, bagian badannya berhasil ditendang, 2 poin untuk lawan.

"MINSEOK!" Aeyoung tak tahu harus apa. Mungkin dia gugup, padahal Minseok yang sedang bertanding.

Druagh!

"KHAAA!!!"

"MINSEOK!" Aeyoung menutupi wajahnya dengan telapak tangan. Dia tidak sanggup melihat kepala Minseok yang ditendang dengan keras, dan pemuda itu terjungkal.

Pertarungan itu berakhir dengan kekalahan Minseok. Pemuda itu kembali dengan dobog yang basah, dan body protector yang ditentengnya. Dia bahkan masih mengenakan head protector, dan gamsil**.

"Kau baik-baik saja?"

"Aku baik. Tapi sedikit pusing." Minseok mendudukkan dirinya di samping Aeyoung yang menatapnya khawatir. "Maaf, mungkin aku hanya bisa membawa pulang perak."

"Perak di pertandingan antarsenior itu mengagumkan, Sayang."

"Tidak juga ...."

Minseok bagai sebuah buku bagi Aeyoung. Tidakkah dia terlihat kecil dan lemah? Tapi Minseok lebih dari itu. Pemuda yang benar-benar kuat secara fisik–entah tentang mentalnya, buktinya Minseok masih ragu untuk melamar Aeyoung. Tapi Aeyoung selalu menunggu hari itu hadir; hari di mana dia akan menjadi lembaran-lembaran pengisi buku.



I Want that Book!


Minseok datang ke rumah Aeyoung. Dia ragu dengan segala keterbatasannya. Dia hanya mengenakan setelan jas biasa, dengan kemeja berwarna aquamarine. Warna yang lembut, dan manis. Dia menekan bel pelan, dan menghembuskan nafasnya. Gugup, Minseok gugup.

"Jadi ... dia?" Tuan Lee menatap tidak percaya. Tatapannya seakan berkata bahwa Minseok tidak bisa. "Sudah kukatakan aku menginginkan seorang yang hebat, yang kuat. Dia ini kecil, dan lemah–,"

"Ayah tidak tahu apa-apa!"

Minseok menahan lengan Aeyoung. Tersenyum kecil pada gadisnya. "Dengar, Aeyoung, kau tidak seharusnya membentak ayahmu. Bagaimana pun, dia adalah ayahmu." Minseok berusaha menenangkan, dan berusaha berbicara dengan Tuan Lee. "Maaf, Paman. Aku belum memperkenalkan diriku. Namaku Kim Minseok; tidak ada pekerjaan lain selain menjadi atlet Taekwondo, dan melatih atlet-atlet muda. Aku pemegang sabuk hitam DAN I***. Maaf, tapi ini mendali yang baru saja kudapat; walau hanya perak."

Tuan Lee tercengang. "Dia Taekwondoin****?"

"Kubilang, Ayah tidak tahu apa-apa."

"Lalu?"

"Aku hanya ingin Minseok!"

"Aeyoung, kau membuatku malu!" wajah Minseok bersemu, dan dia terlihat seperti marmut yang malu-malu.



Epilog


Dahi mereka menempel satu sama lain. Jarak antara mereka hanya beberapa senti meter. Minseok, dan Aeyoung sama-sama tersenyum bahagia hingga gigi mereka terlihat.

"Kau bahagia, Istriku?"

"Bagaimana tidak?"






Fin.



*) Seragam Taekwondo

**) Pelindung untuk gigi

***) Tingkatan sabuk Taekwondo yang dapat dikatakan tinggi. Tingkatan sabuk dimulai dari putih, kuning polos, kuning strip hijau, hijau polos, hijau strip biru, biru polos, biru strip merah, merah strip hitam 1, merah strip hitam 2, hitam polos, hitam DAN I, hitam DAN II, hitam DAN III; dan untuk seterusnya saya tidak begitu tahu. Hanya ini yang saya tahu.

****) Pelaku Taekwondo



A/N

Everyone ask, why should Kim Minseok?

Because Imma Taekwondoin, and Minseok is a Taekwondoin too.

He really looks like a book.

EXO Random FictionsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang