jantungku berdetak dengan kencang, dan tidak terasa kami sedang berciuman sekarang. he's a good kisser tbh. Niall memmbenarkan posisi ku menjadi berdiri tanpa melepas ciuman itu, tanganku yang sedang menjelajah rambutnya dan Niall yang membawaku ke pinggir kolam dan mengangkatku untuk duduk di tepi kolam, tangannya yang memegang pinggangku sangat erat, seperti tidak akan mau melepaskanku, aku yang menariknya untuk lebih dekat dan.. semua itu berhenti saat iphone ku berbunyi. "uhm,maaf. aku.. mau mengangkat... telefon" ucapku dengan agak kaku, "ya" ucapnya. aku langsung bangun dari dudukku dan mengeringkan tanganku dengan handuk yang ada di dekat kolam renang,lalu mengangkat telefon, "ya mom? ... ya,aku baik-baik saja ... sudah ... oke mom,bye" aku langsung menutup telfon setelah selesai berbicara dengan Mom, "kau tidak mandi?" tanyaku padanya, "ah tidak, aku takut masuk angin kalau mandi malam-malam, sebaiknya kau juga jangan" ucapnya, "ehm baiklah, aku hanya akan mengeringkannya" ucapku, "baiklah, selamat malam,sweet dream" ucapnya padaku, "ya,kau juga" balasku dan aku langsung pergi ke kamar mandi untuk mengeringkan tubuhku, 'apa yang sudah kulakukan? yaampun Jes! lupakan itu! jangan sampai kau menjadi aneh dengannya besok, anggap saja itu tidak pernah terjadi' ucapku dalam hati. Aku langsung tidur saat sudah mengeringkan tubuhku.
***
aku terbangun saat matahari menyinari kamarku, saat ku liat sekeliling ternyata mereka sudah bangun terlebih dahulu. Aku langsung mandi dan bersiap-seiap. setelah itu turun untuk bergabung dengan yang lain.
"hai" ucapku saat di tangga, "hei, ayo sini, makannnya sudah siap" ucap El, tanpa ragu aku duduk di sebelah Niall karena hanya itu bangku yang kosong, "kita ngapain hari ini?" tanya Ann, "sepertinya aku dan El ingin mengitari kota Ny" ucap Louis, "aku dan Danielle ingin menonton di bioskop" ucap Liam, "mungkin aku dan Ann juga akan jalan-jalan" ucap Harry, "berarti hanya kami ber4 yang-" ucapanku terpotong oleh Zayn, "aku dan Perrie mau menjemput orang tuaku yang datang kesini" ucap Zayn dengan cepat, "apa? memang orang-" ucap Perrie yang di potong oleh Zayn lagi, "maaf,aku lupa bilang padamu" ucapnya. "kau berdua hanya di rumah?" tanya Ann, "mungkin aku di rumah saja" ucapku, "aku juga" ucap Niall.
selesai makan, mereka semua langsung berangkat masing-masing meninggalkan ku berdua dengan Niall. aku masih merasa tidak nyaman gara-gara kemarin.
Niall pov
"ini waktunya,mate. jangan sampai kau sia-siakan" ucap Zayn padaku sebelum ia pergi, aku tahu anak ini hanya berpura-pura bilang kalau ia ingin menjemput orang tuanya yang kesini, dasar Zayn.
aku hanya berdiam-diam saja dengan Jessie di rumah ini, mungkin masih terasa aneh gara-gara kemarin. "kau mau ke taman?" tanyaku padanya, "aku tidak mau perang ice-cream lagi" jawabnya sambil tertawa, "itu tidak akan terjadi lagi, aku kapok di liat anak kecil" balasku dengan tertawa juga, "jadi?" tanyaku lagi dan dia mengangguk berarti iya. aku memegang tangannya dan menariknya untuk mengikuti ku ke taman.
sampai disana, aku dengannya naik ke rumah pohon itu, "kau tidak mau membeli ice-cream lagi?" tanyaku bercanda, "aku kapok makan ice-cream kalau ada kau" jawabnya, "kau ada-ada saja" ucapku. "Jes" panggilku, "ya?" tanyanya, "aku mau mengatakan sesuatu" ucapku, "katakan saja" ucapnya, "aku mencintaimu,maukah kau jadi pacarku?" tanyaku dengan begitu cepat, "aku tidak emnegrti kau ngomong apa,pelan-pelan Ni" ucapnya yang bingung dengan ucapanku tadi, "jadi gini, aku.. mencintaimu, kau mau jadi pacarku?" tanyaku lagi, "a.. apa? ka.. kau serius?" tanyanya kaget, "ya.. aku serius,aku mencintaimu. dan ini bukan gara-gara ciuman kita kemarin, aku mencintaimu saat pertama melihatmu, aku merasa kau berbeda dari yang lain, dan perasaanku kepadamu berbeda dari mantan ku yang dulu, kau terasa spesial di hatiku" jelasku, "maaf Niall, aku tidak bisa menerimamu. aku menyayangimu.. sebagai sahabatku. Maaf" ucapnya, perasaanku langsung hancur ketika ia tidak menerimaku.
Jessie pov
aku diajak Niall ke rumah pohon itu lagi, tanpa berpikir panjang aku menyetujuinya. lupakan saja yang kemarin.

KAMU SEDANG MEMBACA
Different Story (Niall Horan Love Story)
FanfictionJessie Andera, gadis yang tidak ingin berhubungan dengan seorang artis karena masa lalunya dengan Dam Beyard, artis muda yang meninggal karenanya. Dan sekarang, ia bertemu dengan Niall Horan, salah satu anggota dari boyband terkenal, One Direction. ...