Jiwa ini ingin mundur ...
Perlahan-lahan hingga tandas tak bersisa
Perlahan-lahan hingga buyar bersama kenangan
Perlahan-lahan ... Hingga lelah menelusup perih
Bersama hati yang terdiam dibalik jeruji
Bersama angan yang kulepas senja tadi
Angan yang tak bisa kugapai, dan yang sangat kudambakan ...
.
.
.
Atas nama cinta ... Pantaskah aku mundur?
CA 02/04/16

KAMU SEDANG MEMBACA
1001 Kata Untuknya
PoetrySebuah kesedihan dan rasa sakit yang dipersembahkan bukan untuk seseorang, melainkan sebagai penanda untuk diri sendiri bahwa rasa sakit itu ternyata bisa diubah menjadi sebuah karya. Jangan berharap banyak. Ini hanyalah ungkapan sederhana yang dipe...