#5

42K 1.1K 20
                                    

"udah lo gak usah nangis lagi, ada gue disini" ucap Leo sambil mempererat pelukannya.

"dulu, gue sama Mama gue lagi jalan jalan di Mall, tapi kami ngeliat Papa mesra sama cewek lain, Mama langsung ngajak gue pulang, kayaknya hatinya terpukul banget, di perjalanan pulang Mama gak konsen dan kami kecelakaan. gak ada yang bantuin, gue udah teriak teriak minta tolong tapi orang orang cuma ngeliatin kami, gue sama Mama gue kayak topeng monyet! jadi tontonan mereka, mereka gak punya otak! dan Mama gue mati di depan mata gue! gue takut" ucap Yurra menerawang masa lalunya yang kelam, tersirat ketakutan dan trauma yang mendalam.

Tangisnya terdengar menyedihkan, karena itulah Yurra menjadi badgirl, dia benci pada dirinya sendiri, dia merasa dialah yang membunuh ibunya, karena pada saat itu Yurra yang mengajak ibunya ke Mall. dan tentu saja Yurra benci pada Papa nya, tapi kebencian itu disimpannya dalam dalam dan dalam hati dia berjanji akan membalas perbuatan Papa nya nanti.

"yaudah Ra, lo mending ikut gue, gue yakin lo pasti suka tempatnya," ujar Leo sambil menarik tangan Yurra

~mereka gak belajar lagi, langsung pulang #bolos. mereka udah biasa*jangan diikutin, dasar dua bad (badgirl and badboy).

~~~~~~~~~~~~~~~

Ternyata Leo membawa Yurra ke sebuah taman, dan danau. danau itu sangat indah, tapi sangat sepi, tak terlihat seorangpun disini.

"Kalo gue lagi sedih, gue suka kesini, disini tenang, dan sepi, enak buat nenangin hati" ucap Leo.

Yap, disini buat gue nyaman, sepi, dan tenang, tapi kok gak ada orang lain? pikir Yurra.

"Lo teriak aja, keluarin semua yang ada dihati lo, biar lo lega, disini juga gak ada siapa siapa kok, sbenernya ini taman punya Papa gue, taman pribadi. jadi gak semua orang boleh masuk" Jelas Leo.

Mendengar itu, Yurra langsung berteriak sekuat kuatnya "GUE BENCI DUNIA INIII!"

"Le, kenapa orang yang gue sayang selalu pergi? gue jadi takut, gue takut mencintai orang, gue takut kehilangan orang yang gue sayang lagi" Tangis Yurra kembali meledak.

"Yurra, lo liat mata gue, orang yang lo sayang gak akan ninggalin lo, dan orang yang sayang sama lo juga banyak, gue sayang sama lo, tapi lo selalu nyakitin hati lo sendiri, gue gak akan biarin lo begini terus, lo harus yakin, masih ada orang yang sayang sama lo" ucap Leo dengan jujur dari dalam hatinya, tersirat ketulusan dari matanya.
Yurra tercekat, ya, dia benar, tapi dia gak mau kehilangan orang yang dia sayang, dia sangat takut.

Lalu Leo meraih tangan Yurra dan berkata
"please Ra, gue mau lo jadi pacar gue, gue gak sanggup ngeliat lo tersiksa karena diri lo sendiri, gue bakal buat lo bahagia, dan gue gak bakalan ninggalin lo,"

Yurra menangis, ia menangis terharu dan bersyukur masih ada orang yang menyayanginya.

Yurra pun mengangguk "gue mau jadi pacar lo Le,"

~~~~~~~~~~~~~~"LEO! Kamu kemana? kata guru kamu dia ngeliat kamu bolos sama Yurra dan kamu Yurra, saya suruh kamu jagain Leo, bukan nya bolos!" Bentak Mama Leo"Gak usah bentak Yurra Ma! ini salah Leo, Leo tadi udah izin ke guru buat nganterin Yurr...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

~~~~~~~~~~~~~~
"LEO! Kamu kemana? kata guru kamu dia ngeliat kamu bolos sama Yurra dan kamu Yurra, saya suruh kamu jagain Leo, bukan nya bolos!" Bentak Mama Leo
"Gak usah bentak Yurra Ma! ini salah Leo, Leo tadi udah izin ke guru buat nganterin Yurra ke rumah Yurra, Papa nya Yurra sakit" bohong Leo.
"Hah? iyakah Yurra? Papa kamu sakit apa?" tanya Ibu Finna.
"gapapa kok Bu, Papa Yurra cuma demam biasa" jawab Yurra.
"yaudah kalian mandi sana, duh bau keringet nusuk hidung Mama," Canda Ibu Finna.
"kami boleh mandi berdua Ma? Mama suruh kami mandi berdua?" tanya Leo disertai senyum jahilnya.
Sontak Yurra terkejut dan menginjak kaki Leo
"arrrgg," desis Leo.
"Huss, ngomong apa kamu Leo, duh anak Mama udah gede ya" ucap Ibu Finna sambil tersenyum dan mengelus kepala Leo.
'kan dirumah ini banyak kamar mandi -..- , wah wah, anak sama Ibunya sama sama mesum nih, rupanya sifat mesum Leo dari Ibu Finna' pikir Yurra.
"Yurra mandi duluan aja ya Bu, Leo," dengan cepat Yurra pergi kekamar mandi
Ibu Finna dan Leo tertawa geli ketika melihat rona merah di wajah Yurra tadi.
"tuh si Yurra suka sama kamu Leo, lucu banget mukanya merah" ucap Ibu Finna sambil berlalu ke dapur.
~~~~~~~~~~~
setelah mandi, Sekarang Yurra harus menjalankan tugas nya sebagai 'babysitter' yaitu, mengantarkan makan malam dan susu ke kamar Leo.
Toktoktok
Yurra membuka pintu dan terlihatlah Leo hanya memakai boxer, perut sixpack miliknya membuat Yurra meneguk air liurnya.
melihat itu, Leo tertawa.
"gue seksi? memang, baru tau ya, sayangku?" ucap Leo sambil mendekatkan tubuhnya ke arah Yurra.
"u..udah Leo, gue cuma mau nganterin makan malem lo" ucap Yurra gugup.
Leo semakin mendekat dan terciumlah wangi semerbak harum badan khas laki laki.
"gu..gue mau beli novel dulu, ini makan ny gue taroh sini" ucap Yurra langsung ngibrit keluar kamar Leo.
"Lo lucu banget Ra," gumam Leo tersenyum geli.

~~~~~~~~~~
Halooo, seneng bangeett, yaa walaupun dikit yang nge vote tapi banyak yang baca cerita akuu, heheee.. makasii yaaa, gapapa kokk.. ya berarti ada banyak yang baca ceritanya ^^
Bonus foto Yurra lagi bikin susu buat Leo^^.. cantik yaa~~

 cantik yaa~~

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Babysitter Si Otak MesumTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang