4. Mian pulang (Lisa Story)

23 1 0
                                    

Mian pov

Cup..
Cup..
Cup..
"Bangun sayang, hey Lisa wake Up .. bangun sayang... aku udah pulang .."
Ucapku sambil terus menciumi bibir tipisnya. Sungguh cantik istriku ini.

"Engghh.. pergilah bi,, hari ini hari minggu, bibi tidak perlu membangunkanku. Sungguh aku masih ngantuk " Ucap lisa sambil menarik kembali selimutnya.

"Ckck, istriku tidurnya kebo sekali, sayang bangunlah ... aku bukan bi marni, aku suamimu.. masa bi marni bangunin kamu dengan menciummu.." ucapku sambil mengusap keningnya.

Tiba-tiba Lisa membuka mata ..
Kemudian bangun dan menyenderkan badan di tempat tidur.
"Kamu kapan pulang? Kok gak ngabarin aku sih ?? " ucap lisa jengkel sekaligus terkejut dengan kedatangan demian.

"Barusan, dan aku sengaja buat kejutan sayang.. kau tidak merindukanku? (Ucapku sambil merentangkan kedua tangan bermaksud supaya lisa memelukku)

"Tentu saja aku merindukanmu.. dasar suami menyebalkan"
Lisa menubrukan tubuhnya untuk memelukku) "

"Meskipun menyebalkan tapi kau suka kan?? Bahkan mencintai laki-laki menyebalkan ini" ucapku menggodanya.

"Sudahlah, tuan handoko lepaskan pelukanmu itu.. aku mau mandi"
Ucap lisa melepaskan pelukannya kemudian masuk ke kamar mandi.

"Hmm.. yasudah aku tunggu sarapan dibawah ya sayang" ucapku sedikit berteriak. Kemudian aku menutup pintu dan beranjak ke bawah untuk sarapan bersama orangtuaku.

▪▪▪

Lisa pov

Setelah aku membersihkan diri, dan memakai pakaian santai. Aku segera beranjak kebawah untuk sarapan bersama keluarga Mian.

"Selamaat pagi Ayah,Mam, Mian"
Ucapku sambil duduk di kursi makan.

"Pagi Lisa" ucap ayah

"Pagi sayang" ucap Demian mengedipkan sebelah mata, tak lupa senyum dibibirnya.

Dan kalian bisa menebak sendiri mam tidak membalas sapaanku, melihatpun tidak. Benar-benar tidak dimengerti sebenarnya apa salahku. Sampai dia bersikap seperti itu padaku.

Akhirnya kegiatan sarapan selesai. Mian mengajakku keluar.
Setelah aku mengganti baju dan memakai make up tipis.. aku segera pergi dengan Mian.

Mian membawaku ke mall yang tak jauh dari rumah.. dia memanjakanku dari mulai ke salon, ke tempat spa , dan membelikan semua kebutuhanku, katanya sebagai ungkapan permintaan maaf. Dasar pria apa bisanya cuma pakai cara seperti ini untuk membujuk wanita.

"Tapi kau menyukainya kan,jujur saja bodoh" ucapku dalam hati.

Hari menunjukan pukul 19.00 WIB

Dan sekarang aku sedang makan malam romantis dengan Mian. Sungguh hari ini dia sangat memanjakanku.

"Mm.. Mian makan malam ini sangat indah sekali sayang, terimakasih aku mencintaimu Mian"

Cup .. aku mencium pipi suamiku hihi

"Sama-sama sayang.. love you too honey" ucap demian sambil mencium punggung tanganku.
"Apa kau sudah selesai? mari kita pulang sa, aku sudah tidak sabar ingin tidur seranjang denganmu" ucap mian sambil mengedipkan sebelah mata.

Aku melting alias gugup, dan rasanya wajahku memanas dan sudah memerah.

"Ck.. jangan menggodaku Mian, ayo kita pulang .. menyebalkan sekali kau ini"

"Wah..wah apa kau sudah tidak sabar ingin tidur berdua denganku ya" demian menaikkan sebelah alisnya , dia benar-benar menggodaku.

"Hentikan Mian, kau menyebalkan sekali.." ucapku kesal dan meninggalkan dia sambil menghentak-hentakkan kakiku

"Wah.. manis sekali istriku ini" ucap mian mengejarku dan melingkarkan tangannya di pinggangku"

▪▪▪▪

Dikamar ...

"Kemarilah sayang.. balik badanmu menghadapku, aku kan suamimu.. memeluk istri sendiri masa tidak boleh" Mian memeluk Lisa dan menyandarkan kepala Lisa di dadanya. Menghirup aroma rambut yang sangat dirindukannya..

"Apa kita akan melakukan malam pertama kita malam ini Mian?" Ucap lisa pelan

"Apa kau keberatan istriku?" Ucap mian sambil mulai mencium istrinya.

Mereka pun larut dalam ciuman yang mereka lakukan, tetapi tiba-tiba demian melepaskan ciumannya..

Dengan bingung lisa menatap wajah suaminya ..
"Kau kenapa Mian?"

"Ah.. tidak apa-apa sayang,, (mian tergagap) maafkan aku ,sepertinya aku tidak bisa melakukannya sekarang, aku takut menyakitimu nanti.. sekarang mari kita tidur" Mian memelukku , dia tidak memberi kesempatan aku untuk berbicara..
Aneh , aku harus berbicara padanya besok.

▪▪▪▪

Author Pov

Di kantor..

"Mmm..mian apa kau sibuk? Boleh aku bicara?" Ujar Lisa

"Kemarilah sayang " ucap Demian

Lisa pun beranjak dari mejanya, kemudian duduk dihadapan demian.

"Aku ingin berbicara tentang semalam, apa kau tidak ingin menyentuhku mian? Mmm.. maksudku menyempurnakan pernikahan kita?" Ucap Lisa gugup

Mian tersenyum, kemudian menggenggam tangan Lisa..

"Aku sangat ingin menyempurnakan pernikahan kita, tapi aku belum siap sa, aku tidak ingin menyakitimu, aku ingin menjagamu, bagiku pernikahan bukan hanya untuk melakukan hal itu saja, banyak yang harus kita lakukan, dan kamu tau aku mencintaimu"

"Baiklah Mian, meskipun aku kurang mengerti, dan aku heran saja kenapa kau bersikap seperti itu semalam, dan kau jangan berpikir aku wanita yang tidak baik karena bertanya alasan kenapa suaminya tidak mau tidur dengan istrinya, sungguh bahkan aku hanya penasaran saja" ujar lisa tetap saja gugup

Mian mengelus lembut punggung tangan istrinya
"Ssst.. sayang, aku tidak pernah berpikir seperti itu, justru aku minta maaf mengecewakanmu, sehingga kau berpikir seperti itu, aku... mm pasti ada waktunya sayang" mian tersenyum hangat

"Apa aku tidak menarik mian?" Ucap Lisa terkekeh

"Oh sayang kau sangat-sangat cantik istriku, maafkan aku.. aku akan menjagamu"
Kemudian mian menarik lisa kepelukannya.

▪▪▪

^^

LOYALTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang