Abner pov
Ini dia, hari pertamaku di White Fort. Kuharap ini akan menyenangkan.
"Hei, Ab. Ayo bangun putri tidur!" suara Lucas berhasil masuk ke kepalaku di pagi ini. Aku baru di sini, jadi aku belum punya rumah sendiri dan harus tinggal dengan Lucas.
"Okay, I'm already wake up," ujarku sembari mengusap wajah dan mataku.
Aku pun bangun dan pergi mandi. Karena aku tidak punya pakaian sendiri, jadi aku meminjam milik Lucas. Aku seperti gelandangan saja. Menurutku ini aneh, mengapa baju mereka ini seperti baru. Ini baju kaos biasa, apa mereka membuatnya sendiri? Tapi tidak mungkin.
"Hei Luc, baju-baju kalian ini dapat dari mana sih?" ujarku saat sedang mengenakan kaos milik Lucas.
"Oh itu, sebenarnya ada anggota White Herd yang tinggal di kota. Dia itu pemilik pabrik garmen di sana," terang Lucas dan aku memasang wajah terkejut. Tentu aku terkejut, aku mengenal baik pemilik pabrik itu. Siapa sangka dia itu werewolf.
"Jadi, tuan Hans adalah--"
"Surprise!" ujar Lucas lalu disambung dengan tawa kecilnya.
"Dunia ini sempit," aku ikut tertawa kecil. Aku baru menyadari bahwa makhluk yang di sangka legenda itu ternyata sangat dekat denganku. Kalian sekarang bisa mulai curiga dengan orang-orang di sekitarmu, bisa jadi mereka adalah bagian dari legenda ini juga.
***
Makanku sangat buas pagi ini, aku belum makan dari kemarin. Lihatkan, aku sudah seperti gelandangan, tanpa rumah, pakaian, dan makanan.
"Pelan-pelan saja, Ab. Tidak ada yang akan mengambil makananmu," ujar Lucas sambil geleng-geleng kepala karena tingkahku.
Aku hanya diam dan terus makan. Aku lapar dan harus segera makan, hanya itu dalam pikiranku sekarang.
"Lucas," panggil chief yang sedang sarapan bersama kami di ruang makan istana White Fort. Ini bukan istana megah dan mewah. Karena tentu kelemahan werewolf itu logam semacam perak. Jadi kurasa wajar jika Fort ini jelas adalah benteng, bukannya istana mewah yang berhiaskan emas dan perak.
"Yes chief!" jawab Lucas setelah menelan daging panggang yang tadi dikunyahnya.
"Pelajaran itu bisa dimulai hari ini," ujar chief.
"Baiklah," ujar Lucas patuh.
"Dia milikmu hari ini," ujar chief pada Lucas tapi melempar sebuah senyum kecil padaku.
Setelah selesai makan, Lucas mengajakku ke suatu tempat. Katanya, karena sekarang aku adalah anggota White Herd, maka aku harus melakukan kegiatan yang sama dengan mereka. Contohnya ini.
Di depanku terdengar suara gaduh. Seperti pukulan, bantingan, suara semacam bug.. dug.., yah suara pukulanlah.
"Huahahaha!" suara bass seperti tawa raksasa itu sukses membuat aku penasaran dengan apa yang ada di sana.
"Argh, aku tidak akan kalah darimu!" seorang yang baru saja di banting itu terlihat bangkit lagi mengejar lawannya yang berbadan jumbo itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Eclipse : The Tragedy
Loup-garouBagi kalian yang suka bepergian malam hari. Hati-hatilah! Aku beritahu kalian, aku baru sekali mencoba pergi dengan teman-temanku pada malam hari. Dan akibatnya sangat mengerikan. Bahkan sekarang aku berharap bahwa aku tidak mengiyakan ajakan Gerry...
