Page 9 - I'll be started

3.6K 250 23
                                    


"Aku tau adikku itu sangat menggoda. Aduh, bagaimana aku mengatakannya agar terdengar lebih halus." Chanyeol terlihat seperti sedang menimbang-nimbang untuk mengatakannya pada Sehun atau tidak. Chanyeol berdehem sejenak sebelum melanjutkan kata-katanya yang Chanyeol yakini terdengar cukup serius.

"Jadi aku berpesan padamu, jangan membuatnya berbadan dua dulu, kau tau maksudku bukan? Dia masih harus menyelesaikan pendidikannya. Oh, jangan berpikiran kalau aku merenggut hakmu sebagai seorang suami. Tapi sebenarnya tidak masalah kalau kau tidak bisa menahannya, hanya saja aku peringatkan padamu agar tidak sampai lupa memakai pengaman, oke?" Chanyeol hanya berniat menggoda Sehun, tapi lihatlah respon yang Sehun berikan, dia menatap horror kakak iparnya. Menurut Chanyeol, godaannya terdengar biasa, dan Chanyeol menggolongkannya di tahap riangan. Mengapa Sehun memberikan respon yang berlebihan.

"Pffttt hahahah" Sungguh, Chanyeol paling tidak bisa untuk menahan tawanya. Seorang Park Chanyeol jika sudah tertawa tidak akan setengah-setengah, ia akan tertawa terbahak-bahak sampai dirasanya cukup puas. Selama ia hidup pun Chanyeol selalu bertanya-tanya mengapa ia diciptakan menjadi manusia yang suka sekali tertawa, apalagi kalau menertawakan oranglain. Dasar tiang.

"Ada apa dengan reaksimu? I'm kidding brother." Kata-kata yang Chanyeol lontarkan sepertinya tidak berpengaruh terhadap Sehun. Wajah Sehun seperti sedang menahan amarah yang meletup-letup, sekejur badannya terlihat tegang, sejujurnya Sehun sedang mengontrol emosinya agar tidak sampai meledak,padahal tangannya sudah gatal ingin mencekik leher Chanyeol lalu merobeknya dan berakhir dengan memutuskan pita suaranya, namun lagi-lagi Sehun harus mengurungkan niatannya karna Chanyeol adalah kakak iparnya. Tidak lucu bukan jika beberapa detik setelahnya akan beredar berita mengenai dirinya "Diduga sorang pria melakukan tindakan kriminal kepada kakak iparnya sendiri setelah dirinya diberi nasihat untuk tidak melakukan hubungan suami istri terhadap sang adik dikarenakan harus menyelesaikan pendidikannya terlebih dahulu". Chanyeol bukannya merasa bersalah malah justru berjanji kepada dirinya sendiri agar nantinya lebih sering lagi untuk meledek Sehun. Asaa! Chanyeol menemukan mangsa baru.

"Shit, aku pastikan tidak akan menyentuhnya sehelai rambutpun!" Sehun berteriak kepada Chanyeol yang sedang cekikian, satu bantal sofapun ia layangkan ke arah kepala Chanyeol, tapi ternyata tembakannya meleset. Shit.

★★★★★
Saat ini waktu menunjukkan pukul 5 sore, kebetulan hari ini Seoul sedang diguyur hujan. Sehun yang sedang bersantai tiba-tiba teringat Saerin, ia nyaris saja lupa akan keberadaan Saerin.

"Kau ini tidur atau mati? Bangun!"

"Euuungh" Saerin menguap lebar sembari merenggangkan otot-ototnya yang ia rasa pegal, jelas saja, ia tertidur sangat lama dan ia kurang bergerak. Disaat ia membuka matanya, Saerinpun tercengang.

Saerin pov

"Eeh, kau. Yak! Apa yang kau lakukan di kamarku!" Tanpa sadar aku menarik selimut di sekitarku cepat-cepat. Aku benar-benar sangat panik. Sedetik kemudian aku tersadar kami mengenakan pakaian dengan lengkap. Ugh sial, ini memalukan.

"Kamarmu?" Mendengar Sehun berkata meremehkan seperti itu membuat mataku bergeriliya menjelajahi kamar ini. Benar, ini adalah sebuah kamar, yang pasti di sini ada sebuah springbed, lemari, dan sofa. Namun, aku menemukan kejanggalan pada ruangan ini. Ruangannya tiga kali lipat lebih luas dari kamar yang biasa aku tempati, suasana kamar ini hitam putih memberikan kesan manly pada siapa saja yang berada di dalam kamar ini, padahal sebelumnya kamarku identik dengan warna pink. Oh astaga! Apakah kamar bisa tumbuh dan berkembang juga? Apa ini? Kamarku melebar dengan sendirinya? Kamarku berganti jenis kelamin? Aku mengetuk-ngetukan kepalaku dengan tanganku sendiri. Ayolah Saerin, berpikirlah rasional. Dalam hitungan detik, otakku berhasil mencerna apa maksud Sehun. Akupun membelakakan mataku saking syoknya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 21, 2016 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Mrs. Oh? OOH NO!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang