^1^
Yoona hanya tersenyum dan sesekali terkekeh geli. Yoona menertawakan ucapannya lima menit yang lalu. Terpesona dengannya? Mempunyai keunggulan dari gadis lain. Yoona bahkan tak mempunyai sisi feminim dalam dirinya. Bahkan tubuhnya, HyukJae bilang tubuh yoona seperti tripleks berjalan. Yoona rasanya ingin tertawa mengingat serentetan kalimatnya barusan.
"Baiklah. Aku menyebut ini sebagai tantangan. Jangan menyalahkanku jika kau akan bertekuk lutut dihadapanku. Oh Sehun-ssi. Karena aku punya pesona yang tidak dimiliki gadis lain. Jadi berhati-hatilah. Atau kau akan jatuh dalam pesonaku"
"Aku benar-benar sudah gila. Berurusan dengan para namja tengik itu."
^2^
Disinilah Sehun, Chanyeol, Kai, dan Baekhyun sekarang, club malam. Tentu saja. Tempat hiburan yang sangat menyenangkan untuk ukuran remaja seusia mereka. Ada banyak hal yang menarik disini. Dari mulai minuman yang bisa memberi sensasi dingin dimulut namun bisa menjadi hangat ditenggorakan, para gadis seksi yang meliukkan badannya dan jangan lupakan pakaian mereka yang err-. Sangat minim. Alunan musik yang sangat cocok untuk membuat mereka berjoged(?),berbaur dengan para gadis seksi tadi.Namun tidak dengan salah satu namja itu.
Chanyeol tidak suka ditempat ramai, apa lagi melihat para gadis berdansa dengan pakaian yang bisa Chanyeol katakan 'kurang bahan'. Chanyeol menoleh ke arah Kai, namja itu sedang berbincang dengan Sehun. Namun Chanyeol menyadari sesuatu yang bahkan tidak pernah ia ketahui sebelumnya. Oh Sehun, tidak sedang dalam keadaan yang baik-baik saja.
"Sehun-aa kau lihat gadis dengan gaun hitam itu" tunjuk Kai pada gadis seksi bergaun hitam, punggung gadis itu terekspose menggoda. Kulit putih mulusnya terpampang begitu nyata. Ahh rasanya Kai ingin sekali merasakan halusnya punggung gadis itu.
"...."
"Sehun-aa?"
"...""Sehun!"
"...""Oh Sehun!!"
"Yaak!!Kamjong!! Apa yang kau lakukan?! Apa kau gila!! Berteriak sekencang itu ditelingaku""Aku memanggilmu lebih dari tiga kali! Dan kau mengabaikanku! Bahkan kau mengataiku gila? Oh Sehun ada apa denganmu!!" Kai tak habis pikir. Oh sehun baru saja memanggilnya Kamjong, mengatainya gila dan bahkan memberi tatapan tajam padanya. Ada apa dengan Oh Sehun.
Topik yang ia bicarakan dari tadi bahkan tidak ditanggapi oleh Sehun."Aku mendengarmu bodoh!. Aku hanya malas menanggapimu"
"Woahh!! Oh Sehun malas menanggapi obrolan tentang gadis seksi?. Oh tuhan apa kepalamu teratuk sesuatu. Sejak tadi kau terlihat lebih pendiam. Dan aku tau itu bukan dirimu"
Pernyataan Kai berhasil membuat Sehun terdiam. Sehun, namja itu bahkan tidak tahu apa yang sedang terjadi padanya. Moodnya sama sekali tidak lebih baik, sejak kejadian 1 jam yang lalu.
Di halte bis tadi.
Gara-gara gadis itu.
Oh Sehun benci mengakuinya. Sebuah kekalahan bahkan sebelum taruhan itu dimulai, ia telah kalah."Apa yang kau katakan. Aku hanya sedikit tidak enak badan"
"Ya ya ya terserah apa katamu yang jelas kau terlihat tidak sedang dalam keadaan baik hari ini. Lebih baik aku mengurusi gadis seksi itu sekarang"
Kai. Namja itu meninggalkan ketiga temannya. Berjalan dengan gayanya, gaya yang selalu berhasil membuat para gadis berteriak histeris didepannya. Menyapa gadis seksi bergaun hitam tadi, membisikkan sesuatu di telinga sang gadis. Kemudian mereka terlihat tertawa bersama. Dan sudah bisa dipastikan Kim Jongin. Akan 'bermain' dengan gadis itu nanti. Meskipun playboy, The wolf masih tau batasan. Mereka tidak akan berbuat lebih dari sebuah ciuman panas. Hanya itu. Sungguh.'Aku tau apa yang kau pikirkan Oh Sehun. Tapi aku juga memiliki perasaan yang sama denganmu. Aku tidak mau lagi kalah denganmu'
'Kau tertarik pada gadis itu'

KAMU SEDANG MEMBACA
Promise [COMPLETE]
Casualemenjadi anak haram bukanlah keinginanku.Andai aku bisa memilih,aku lebih baik tidak dilahirkan.Jika pada akhirnya aku tak memiliki kasih sayang kalian ( chapter 10 - 15 private, ending juga terprivate. Silahkan follow akunku untuk membuka chapter y...