cepat cepat mereka menyembunyikan udangan itu dari Jasmine.
"Jasmine ? kenapa kau disini ??" ucap Sophia,
"aku ingin mengambil sesuatu, tapi umm, kok tidak ada ya ?" ucap Jasmine sambil mencari Undangan tersebut.
"kau mau cari apa ? yg kau cari itu tidak ada di sini, sudahlah mendingan sekarang kau bereskan semua pekerjaan mu" ucap Aurel dengan nada yg lembut dan tak seperti biasanya,
"hmm tumben" ucap Jasmine dan langsung pergi..
Night.
~Jasmine Nicole Aurelia P.O.V~
"malam ini rasa nya sangat beda, tak ada teriakan mereka berdua yang sering membuat ku kesal, takada yang memarahi ku, tak ada yang menyuruhku ini itu, bahkan mereka sekarang mengurus diri mereka sendiri. mungkin, mereka sudah berubah.. terima kasih Tuhan, kau telah merubah sikap kedua kakak tiri ku itu, semoga mereka meemang benar benar berubah dan menyayangi ku seperti adik kandung nya sendiri Amiin" ucap Jasmine yang sedang duduk di jendela kamarnya dan meatap bintang yang bertaburan itu..
Drrrtt drrrttt. Handphone ku berbunyi, ternyata Becky yang menelpon ku.
Phone
Jasmine : "ada apa Becky ?"
Becky : "kau sedang apa ?"
Jasmine : "aku sedang tidak apa apa, yaa bisa di artikan, aku suntuk malam ini"
Becky :"biasanya, kau melayani kedua kakak tiri mu itu, keapa sekarang tidak ?"
Jasmine : "entah lah, aku pun tak tau, mereka berubah malam ini."
Becky :" sepertinya, mereka sedang merencanakan sesuatu, sebaik nya kau hati-hati"
Jasmine : "aku juga berfikir seperti itu, tapi.."
Becky : "sudah lah, aku hanya mengingatkan mu untuk berhati-hati saja. oh iya, apa kau sudah mempunyai gaun untuk pergi ke pesta Liam ?"
Jasmine : "hmm, belum. aku saja tidak tau bisa pergi atau tidak ke pesta itu. aku tak akan di bolehkan dengan mereka.."
Becky : "aku yakin, kau pasti bisa pergi ke pesta itu. oh iya sudah dulu ya ibu ku memanggil ku. nanti kalau sempat aku akan menelpon mu."
Jasmine : "hmm baik lah, bye"
Phone End.
aku memikirkan kata kata becky tadi,mungkin becky benar, aku harus hati hati.
"Jasmine ! cepat kesini sayanggg" teriak Sophia dengan nada lembut nya.
"sayang ? tumben sekali diia memanggilku sayang, biasanya dia memanggilku dengan sebutan bodoh" ucap ku bingung. dengan cepat aku keluar dan menemui sophia.
"ya?" ucap ku singkat.
"ayo kesini, kita makan sama sama. semenjak ayah tiada, kita jarang makan bersama sama" ucap Aurel dengan senyum manis nya.
dengan tatapan bingung aku pun duduk di kursi makan itu, dan alangkah terkejutnya aku melihat masakan yang sangat banyak dan enak enak ini.
"kau makan ini ya, ini juga, dan oh iya jangan lupa kau minum susu ini, ini sengaja aku buatkan untuk mu" ucap Sophia sambil mengambilkan ku beberapa lauk dan minuman.
"semua nya ? untuk ku ? tapi. tak mungkin aku memakan sebanyak ini" ucap ku.
"yaah, masa kau tega tidak memakan masakan ini ? aku dan Sophia sudah sangat lelah memasak ini" ucap Aurel dengan wajah memelas.
"oh okay, akan ku makan" ucap ku dan langsung melahap makanan itu..
makanan itu pun habis ku lahap karena aku memang lapar, haha..
"hm makanan nya enak sekali, terima kasih ya kak :)" ucap kutersenyum dengan mereka.
"yap, sama sama adikku tercinta. hmm sebaiknya kau tidur sekarag. besok kau kan harus bangun pagi pagi kan ?" ucap Aurel. aku pun langsung menuju kekamar untuk tidur.
~Jasmine Nicole Aurelia P.O.V end~
"kau boleh saja makan makanan enak dan mendapat perhatian dari kami sekarang. tapi besok, kau akan menikmati sakit perut mu itu Jasmine" ucap Aurel dengan senyum miring nya.
"haha, kau benar Aurel, aku tak sabar melihat ekspresi nya nanti" ucap sophia dgn senyum licik nya..
To Be Continued
KAMU SEDANG MEMBACA
I'm Not Cinderella
أدب الهواةKisah seorang gadis cerewet, tomboy dan cantik yang hidup dengan 2 orang kakak tiri yang sangat menyebalkan dan memperlakukannya seperti pembantu di rumah nya sendiri. suatu hari di sekolah ada murid baru yang sangat tampan dan bahkan menjadi idola...
