Part 14

834 120 7
                                        

Sujeong dan Taehyung terlihat sangat bahagia, apalagi saat tangan mereka bergandengan selama berkencan. Taehyung membelikannya sebuah Handphone yang sama seperti miliknya. Agar memudahkan dirinya untuk berkomunikasi dengan Sujeong.

"Oppa, aku ingin ice cream"

Taehyung menggelengkan kepalanya.

"Tidak boleh! Kau ingin sakit saat memakan ice cream di cuaca dingin seperti ini,eoh?"

Taehyung mengomelinya seperti ibu-ibu yang melarang anaknya. Sujeong cemberut, akan tetapi ia tetap saja menuruti Taehyung. Taehyung mengeratkan jaket tebalnya saat cuaca dingin menembus kulitnya. Salju yang tebal menghiasi setiap jalan, membuat sebagian kota terlihat putih karena salju.

Sujeong dan Taehyung berjalan menuju parkiran mobil. Dan melanjutkan perjalanannya menuju suatu tempat yang hanya diketahui oleh Taehyung.

Selama perjalanan Sujeong hanya diam melihat indahnya kelap-kelip lampu suasana malam di Kota Seoul yang juga dihiasi oleh salju tebal. Taehyung sibuk menyetir mobilnya dengan serius.

Hingga akhirnya mereka berhenti di depan Sungai Han. Taehyung memarkirkan mobilnya di pinggir jalan yang cukup sepi. Lelaki itu membuka safetybelt nya dan beralih menuju pintu Sujeong. Membukakannya pintu dan memperlakukannya seperti seorang putri.

"Oppa, aku bisa melakukannya sendiri" ujar Sujeong setelah keluar dari mobil. Taehyung menutup pintu mobil tersebut dan menguncinya. Dengan sangat tiba-tiba, Taehyung mengurung tubuh Sujeong dengan kedua tangannya. Menghimpitnya diantara mobil dan tubuhnya.

Kepulan asap putih yang berasal dari pernafasannya menerpa wajah Sujeong. Hidung gadis itu memerah dan tak lupa dengan pipi tembam nya yang ikut memerah karena cuaca yang begitu dingin. Sujeong memundurkan wajahnya saat jarak diantara mereka hanya beberapa centi.

"Aku ingin mengatakan suatu hal padamu.."

Sujeong mengerjapkan matanya beberapa kali saat jarak diantara mereka semakin menipis. Apalagi saat Taehyung mendekatkan bibirnya ke telinga Sujeong.

"Mulai sekarang, kau milikku seutuhnya.."

Taehyung mengeluarkan sebuah kotak kecil dari saku jaketnya dan membukanya yang berisikan sebuah cincin di dalamnya. Ia menyematkan cincin itu di jari manis Sujeong. Taehyung tersenyum saat gadis itu terdiam.

"Dalam kehidupan manusia, aku sedang melamarmu saat ini.. Dan setelah aku menikah denganmu, kau akan menjadi milikku seutuhnya.. Tapi mulai saat ini, aku telah menganggapmu menjadi milikku seutuhnya.."

"Aku memang hanya milikmu, Oppa.."

Perkataan Sujeong membuat Taehyung terkejut. Mereka saling memandang satu sama lain.

"Memangnya aku mengenal siapa lagi selain dirimu dan Haneul?"

Aigoo.. Baiklah baiklah memang benar yang dikatakan oleh Sujeong. Bahwa gadis itu tidak mengenal siapapun selain diriku dan adikku.

Taehyung menangkup kedua pipi Sujeong membuatnya gemas saat melihat bibirnya yang memerah. Dengan perlahan ia memiringkan wajahnya memberikan ciuman hangat tepat di bibir Sujeong. Beberapa menit kemudian ciuman itu berubah menjadi lumatan-lumatan ganas. Taehyung menyesap bibir bawah Sujeong sedangkan Sujeong tidak tau harus melakukan apa.

Mereka tidak sadar jika seseorang tengah memperhatikan gerak-gerik keduanya. Orang itu tersenyum puas melihat adegan keduanya. Kemudian kembali menghilang ketika Taehyung menyudahi kegiatannya.

Taehyung menjauhkan wajahnya melihat Sujeong yang masih memejamkan matanya rapat. Detak jantung keduanya berdetak sangat cepat.

"Saranghae" desis Taehyung. Hingga kemudian lelaki itu kembali menyambar bibir gadisnya.

I'm Your DollTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang