Part 13

988 117 4
                                        

Satu hal yang membuatku benci adalah saat manusia berkata bohong. Aku benci hal itu saat Taehyung Oppa berkata bohong padaku. Termasuk, Haneul..

.

.

.

Taehyung terbangun saat mendengar suara rintihan dari luar kamarnya. Ia buru-buru terbangun dari tidurnya dan melihat Sujeong tak lagi berada di sampingnya.

"Jeongie!"

Taehyung melihat Sujeong sedang merintih kesakitan sambil memegang dadanya. Lelaki itu menghampiri Sujeong memegang kedua pundaknya.

"Gwenchana? Ada apa denganmu?"

Taehyung menatap wajah Sujeong yang memucat.

"Oppa...aku merasa sangat sakit.. akhh" rintih Sujeong kesakitan meremas ujung baju Taehyung.

Taehyung beralih menatap kalung Sujeong yang bersinar di dalam tulisan 'RYU'. Kemudian sinar itu menghilang dan terlihat dua goresan di kalungnya.

"Jeongie.. Apa yang terjadi...pada kalungmu?"

Taehyung menahan Sujeong saat tubuh gadis itu ambruk.

"Jeongie!"

.

.

.

"Kau yakin ingin menjadi manusia seutuhnya? Kau tidak akan bisa berubah kembali menjadi dirimu saat sudah menjadi manusia seutuhnya nanti"

Gadis itu mengangguk sangat yakin. Menggenggam semakin erat tangan seorang lelaki yang berada di hadapannya.

Lelaki itu melepaskan tangan Sujeong, kemudian mengambil sebuah pisau kecil. Digoreskannya benda tajam itu di telapak tangannya membuat darah mengalir dari luka yang dibuatnya.

"Minumlah.. Jika lelaki itu benar-benar mencintaimu, maka kau bisa menjadi manusia seutuhnya. Tapi, jika kau disakiti olehnya.. Maka kau akan hilang dan tidak akan pernah kembali"

Ingatan itu terus menggerayangi kepala Sujeong. Nafas gadis itu menderu. Ia merasakan genggaman hangat pada tangannya.

"Jeongie-ya, ireona.. Bangunlah, sayang.."

Setelah membuka matanya, ia melihat Taehyung yang terlihat sangat khawatir dengan keadaannya.

"Oppa.."

Taehyung menarik tubuh Sujeong dan memeluknya erat.

"Oppa..aku..tidak bisa..ber..nafas"

Taehyung menyengir lebar, perlahan melepas pelukannya.

"Kau sudah sadar .."

Taehyung bernafas lega. Menatap wajah gadis itu yang memucat. Tangannya menyingkirkan helaian rambut yang menutupi wajah Sujeong.

"Oppa.."

Taehyung hanya berdehem menjawab panggilannya. Matanya tak lepas menatap manik mata gadis itu.

"Siapa gadis yang bersamamu kemarin?"

DEG

I'm Your DollTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang