Hoii gw bek lagii.... Ada yg nunggu nih ff??? Wkwkkwkw.....
Yg nunggu kmren nih baca aja wkwkwk.....Happy Reading
“Jika mereka berhubungan… kau harus menjadi kekasihku!" Taeyeon tersenyum penuh kemenangan. Sedang Tiffany hanya bisa melihatnya dengan tidak percaya.
“Hahaha ingat itu Tiffany-ssi." Taeyeon menepuk-nepuk pundak Tiffany kemudian pergi.
“Aish…sial!”
Tiffany melipat tangannya dan melihat ke arah Jessica yang masih memukuli Yuri. Ia menghela nafas kemudian berjalan menemui mereka dan menarik Jessica untuk pergi.
Tanpa mengatakan apa-apa Tiffany segera menariknya dan membawanya pergi. “Kenapa kau memukulinya?” tanya Tiffany sedikit heran.
“Dia sangat menyebalkan! Dasar!” wajah Jessica masih memerah.
“By the way… thanks atas 50.000 Wonnya.” Jessica melihat Tiffany dengan bingung.
“Aku bertaruhan dengan Taeyeon. Jika kami melihat kau bertengkar dengan Yuri dia akan memberiku 50.000 Won tapi jika kau tidak bertengkar dengan Yuri aku yang akan kehilangan uang sebanyak itu.” Jessica mendengus kesal.
“Tega sekali kau menjadikan sahabatmu sebagai taruhan!” Jessica mempercepat jalannya.
“No Jessie! Its just for fun.” Tiffany mengikutinya.
“Jess, pokoknya kau jangan sampai jadian dengan Yuri ya?” Tiffany bertanya dengan penuh harap.
“Mwo? Kau menyukainya? Kau benar-benar menyukainya?! Si gila itu?!”
“Huh? Si gila? Maksudmu Kwon Yuri? Tidak, aku tidak tertarik dengannya sejak dia tertarik padamu.” jawab Tiffany.
“Lalu kenapa kau?” Tiffany menggelengkan kepalanya dan tersenyum pada Jessica.
“Aniyo… hanya… jangan sampai kau jatuh cinta padanya.”
❤️❤️❤️❤️❤️
“Hi girls… bertemu lagi.” mereka memutar bola matanya dengan kesal. “Ya! Berhenti mengganggu kami!” Jessica meneriakinya.
“Yes! Jangan ganggu kita lagi! Cari saja yang lain!” mereka benar-benar kesal saat Yuri dan teman gilanya itu terus menemui mereka.
“Hei! Aku ini dosen kalian! Seharusnya kalian lebih sopan kepadaku!” Jessica dan Tiffany menurunkan buku bacaan mereka dan melihat Yuri dengan tajam.
“Aku wanita! Seharusnya kalian bisa lebih sopan pada wanita!” ucap Tiffany yang kesal.
“Hehe… tapi… kami juga wanita… ya kan Taeng?” tanya Yuri dengan sedikit aneh. “Ne, majjayo….” jawab Taeyeon yang juga bingung. Kemudian Jessica dan Tiffany juga ikut bingung.
“Kami juga wanita… tapi kami juga gentle!” Yuri mengusap ibu jarinya ke ujung hidungnya dan melihat mereka dengan menggoda. Mereka yang melihat itu langsung bergidik ngeri.
“Kalau kalian gentle, seharusnya bisa lebih menghadapi yeoja dan berani mengakuinya!” ucap Jessica dengan melipat kedua tangannya.
“Kita akan mengakuinya kan? Dan hei! Kita juga bisa menghadapi kalian yang seperti es ini.” ucap Yuri dengan bangga.
“Dan.. maksudmu? Mengakui apa?” Taeyeon mengangkat sebelah alisnya.
“Mengakui jika kalian sebenarnya menyukai kita!” Tiffany membelalakkan matanya dan panik. Taeyeon menyeringai pelan.

KAMU SEDANG MEMBACA
Tell-All
Fanfic"Bukan kah kau melakukan itu juga karena kau menyukaiku?! Kau mencintaiku Tiffany Hwang!! Tapi kenapa kau seperti ini kepadaku?! Huh?!" . . . "Mianhae... TaeTae"