"Jika dia memang jodohku Tuhan akan mempertemukan kita kembali,percayalah Tuhan tidak tidur."
***
Fire Pov
Jam sudah menunjukkan pukul 07.00 pagi,matahari pun sudah mengintip malu-malu melalui celah-celah jendela kamar. Namun aku tidak mau bergeming dan tetap melanjutkan tidurku,kepalaku terasa sangat pening,hingga hanya untuk bangun dari tidur saja harus terasa sangat sulit.
Namun aku tak bisa terus tidur seperti ini,ada sebuah tanggung jawab lain yang menungguku, akhirnya aku berinisiatif untuk menelpon rekan kerjaku,untuk memberitahunya bahwa aku tak bisa masuk hari ini.
Dengan susah payah aku mencoba membuka mataku dengan perlahan lahan,cahaya matahari terasa menusuk mataku dan membuat pusingku bertambah semakin menjadi jadi.Kucoba untuk duduk dan segera meraih ponselku yang tergeletak di nakas,segera ku cari kontak yang bernama Virera.
Setelah menemukanya segera kusentuh tombol call,tepat di deringan yang pertama Virera mengangkat teleponku dan langsung mencecarku dengan berbagai amarah bercampur kekhawatiran.
"Fire kau kemana saja?seharusnya kau sudah berada di cafe tepat pukul 06.00.Pak Johny sudah mencarimu sejak tadi dan mengomel ngomel tanpa henti cepatlah datang atau kau akan mendapatkan masalah!"cecar Virera panjang lebar.
Kepalaku terasa berdenyut setelah Virera menyebutkan nama Pak Johnny,Pak Johy adalah pemilik cafe tempat dimana aku berkerja.Dulu Pak Johny sangat lembut dan menyayangiku seperti layaknya anak sendiri,tapi setelah kejadian dimana aku menampar pelanggaya yang sangat kaya dia jadi lebih galak dan dingin kepadaku.
Flashback on
Saat itu aku sedang mengelap meja-meja kotor yang baru saja ditinggalkan pelanggan,saat aku selesai membersihkan meja aku berniat kembali ke belakang untuk mengambilkan pesanan pelanggan yang haru datang.
Namun sebuah tangan kekar menghentikanku,aku membalik tubuhku dan mendapati lelaki setengah baya yang tubuhnya hanya berjarak beberapa centi dari tubuhku.Pria itu tertawa seperti evil,yang menunjukan dua buah gigi emasnya.
Secara refleks aku meronta mencoba melepaskan diri namun hasilnya nihil karena tanganya tiga kali lipat lebih besar daripada tanganku.Yang bisa kulakukan hanyalah menjerit histeris,dan menatap jijik ke arah pria itu.
"Percuma saja kau meronta ronta seperti itu,tenanglah aku tidak akan menyakiti wanita yang sangat cantik seperti mu,aku hanya ingin kau ikut denganku, kencanlah denganku aku akan memenuhi segala keperluanmu jika kau bisa memuaskanku.Sebut berapa hargamu aku akan membayarnya dimuka secara tunai, cepat katakan aku sudah tidak tahan ingin menyentuhmu."bisik pria itu tepat ditelingaku,dan dia semakin merapatkan tubuhnya ketubuhku dan sesuatu yang keras menempel di perutku ,yang membuatku merinding seketika.
KAMU SEDANG MEMBACA
FIRE
عاطفية(18++) Cinta datang tak terduga,namun jika cinta itu sudah datang cinta akan berubah seperti api yang merusak dan mengancurkan apa saja yang menjadi Penghalang. Firella Alexander Graham
