01 : terlambat ke sekolah

425 11 3
                                    

"Selain keluarga dirumah. Sahabat adalah keluarga kedua disekolah"

-Author

***

Manu rios


As

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

As

Arvin Revano Pradipta


Asyila Nanta Arafah
As

Your Imagine

***

Gadis berwajah bulat dan berambut panjang itu mengerjapkan matanya saat sinar mentari memasuki indra penglihatanya

Dian membuka gorden tirai jendela anaknya. perempuan paruh baya itu adalah ibu dari si gadis. "kamu nggak sekolah? udah siang loh.."

Seraya menguap gadis itu berkata
"Ma,, tutup lagi tirainya silau ma.."

"Bener nih,, udah jam setengah tujuh.."

Gadis bernama Asyila Nanta Arafah yang berumur 16 tahun itu masih menggeliat dengan kasur yang ditidurinya.

"APAA?!
Sila kesiangan..?! "

"yaudah kamu siap-siap, mama tunggu kamu sarapan dibawah"

Perempuan itu segera bergegas menuju kamar mandi. Setelah beberapa menit perempuan itu sudah siap untuk berangkat ke sekolahnya

"ma.. Sila nggak makan. Udah telat,"

Dian menyodorkan bekal untuk putrinya. "yaudah ini bekal kamu, mama anterin kamu hari ini"

"thanks mam.."

Akhirnya mobil BMW berwarna silver itu sampai didepan Sekolah Bhakti Utama

"Sila masuk ma.."

"jangan lupa bekalnya dimakan sil.. Kamu tadi belum makan sayang,,"

"oke mah.. "

***

Sesampainya didepan kelas yang sudah sangat sepi perempuan itu mengetuk pintu kelasnya seraya 'berharap belum ada guru yang mengajar'. Tapi, kali ini keberuntungan tidak berpihak padanya.

Tok, tok

Ternyata suara dari dalam mengintruksinya "Masuk"

"Apa ada penjelasan dari keterlambatan kamu Asyila Nanta?"

"emm.. Maaf bu tadi saya kesiangan,"

Gotcha!

Salah besar jika dia menghadapi guru Seni Budaya. Bu Eriska, guru yang tidak pernah suka jika ada murid yang telat dalam pelajarannya walaupun hanya dalam hitungan menit

Sambil menunjuk jam didinding. "lihat! Kamu ini niat sekolah atau tidak!?"

Pukul 07.30

"emm.. Sa..ya.."

Bu Eriska segera memotong percakapannya. "hari ini kamu nggak bisa ikut pelajaran saya. Kamu boleh masuk kelas setelah pelajaran saya selesai. Mengerti!"

Seraya mendengus pasrah perempuan itu menjawab pernyataan gurunya. "mengerti bu.."

***

Setelah mendapat makian dari gurunya. Kantin adalah tempat yang ia pilih untuk menunggu pergantian jam mata pelajaran

Sambil meletakkan tanganya dimeja kantin untuk menumpu kepalanya perempuan itu mendengus. "huffth.."

"Ekhm..bolos?"

Dehaman yang kuyakini milik laki-laki mengintrupsiku dengan gelengan kepala. karna aku masih menelungkupkan wajahku

"kalo nggak bolos ngapain disini?"

Dengan terpaksa kuangkat kepalaku untuk melihat wajahnya. "memang kenapa ya?"

"gapapa.. lo anak baru?"

"enggak"

"kok gua nggak pernah liat lo?"

"oh"

"Lo nggak tau gua?"

Mulai jengah, kujawab sekenannya. "emang gue harus gimana? Gue tau. lo anak sekolah ini juga kan."

Dia mengernyit bingung. Lalu mengangkat tangannya untuk memperkenalkan diri. "yaudah kenalin dulu gua Arvin Revano Pradipta"

Aku menerima jabatan tangannya."gue Asyilla Nanta Arafah"
Bertepatan dengan itu, bel pelajaran kedua berbunyi.

"sorri. Gue kekelas duluan." sambil memutus jabatan tangan secara sepihak, aku segera berjalan menuju kelas.

***

Aku memasuki kelas 11 IPA 1. Ya, itu kelasku. langsung kutaruh tas ku dimeja sambil mendaratkan bokongku di kursi.

"sil.. Kok bisa telat gitu si?"

Itu Tiara Amira, temanku yang super bawel. tapi, peduli dan perhatian satu sama lain. Walupun bawel kadang sikap peduli dan perhatiannya itu sampai membuatku terharu.

"iya tuh.. Mamanya tiara sampe marah gitu"

Kalo yang itu Naya Raista, temanku yang super baper. Kalo udah baper makananlah yang jadi pelampiasannya. Sanking bapernya dia bisa sampe lupa berapa banyak makanan yang dia makan. Tapi badanya itu tetap ideal. Gue nggak abis pikir sama naya sebenernya dia itu baper atau laper? :v

"itu kan bukan mamanya tiara, naya.."

Dan satu lagi Reta Alina, dia itu kocak dan sedikit lola anaknya. Tapi, dia itu pendengar yang baik dan kadang bisa jadi orang yang bijak. Intinya mereka mempunyai kelebihan dan kekurangan yang membuat pertemanan kita bisa selalu baik sampai saat ini dan untungnya kita sekelas lagi tahun ini.

"iya nih.. Gue tadi kesiangan,"

Sergah tiara pada naya. "eh nay itu bukan mama gue ya, mama lo kali"

Reta sambil bergurau. "udah tiara, naya. Bu Eriska aja diperebutin"

Mulai pasrah, naya mengganti topik. "ish.. Terserah lah. Sil tumben lo bisa sampe kesiangan gitu,"

"gue tau. lo begadang ya," tebak tiara

Mulai reta dengan kocaknya. "ra, lo kaya lagu Rhoma Irama tau.."

"iya gue begadang sampe jam 2 gara-gara nonton film barat"

Tiara menyahut. "yaelah sil, bela-belain amat nonton sampe jam segitu"

"abis seru banget filmnya.."

Tanpa sadar Bu fira guru Mtk sudah berada didalam kelas. "tidak ada yang mengobrol. Sekarang buka buku paket halaman 120. Kerjakan dari no 1 sampai 10. Dikumpulkan."

"ibu keluar sebentar ada urusan, nanti setelah selesai semua kalian bisa kumpulkan di meja ibu"

"iya bu.." jawab seisi kelas.

0•0•0

Yap!!
See you di next chapter guyss❤

Why You ?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang