Bel sekolah sudah berbunyi,aku mengemasi buku-buku ku lalu segera keluar kelas
"Sakura-chan ayo kita pulang bersama" ajak Hinata
"Maaf Hinata-chan tapi aku ada urusan" tolak ku dengan lembut
"Apa urusanmu itu jidat,tidak biasanya kau menpunyai urusan seusai pulang sekolah" tanya Ino mengintrogasi
"Ehh ano itu aku mm aku ada urusan dengan Tsunade-sensei ya aku ada urusan dengannya" bohongku untuk pertama kalinya
"Hm,baiklah kalau begitu kami duluan ya bye~" Ucap Ino dan Hinata lalu pergi meninggalkan ku sendirian dan ini saatnya aku pergi ke taman belakang sekolah berhubung sekolah juga sudah sepi hehe sepertinya aku harus pergi atau Sasuke-kun akan menunggu lama dan akupun pergi dengan hati bedebar-debar dan sesampainya di sana aku melihat Sasuke-kun sedang merokok dan aku pun menghampirinya
"Kau lama sekali" katanya datar
"Go-gomen tadi ada sedikit kendala" jawabku
"Hn" gumamnya
"Ke-kenapa kau memanggilku kesini"tanyaku agak sedikit ragu
"Aku memanggilmu ke sini karena aku ingin membicarakan sesuatu padamu" jawabnya tetap dengan nada datar
"A-apa itu" tanyaku lagi
"Aku menginginkan kau menjadi pacar mu" jawabnya yang membuat aku tersentak,aku sangat terkejut dengan pernyataannya itu bahkan dia masih bersikap datar ketika dia mengatakannya tapi jantung ku masih berdebar-debar karena aku agak sedikit ragu untuk ini karena aku takut disakiti olehnya
"Kau pasti mau kan?" tanya Sasuke
"A-aku aku-" belum selesai aku berbicara dia memotong nya
"Kau harus mau" katanya tegas membuat aku sedikit takut
"Ta-tapi-" sekali lagi kata-kata ku dipotong olehnya namun bukan dengan kata-kata tapi dengan bibirnya ya dia menciumku dan itu merupakan ciuman pertamaku dan dia telah mencurinya dariku aku tak percaya ini
"Hmmpffmm" dia berusaha menerobos mulutku tapi aku tetap mengatupkannya lalu dia menggigit bibirku dan aku pasrah akupun aku membuka mulutku "hmmpp" lama-lama aku mulai menikmatinya dan ciuman itu semangkin dalam "uhh Sasukehh-kunhh"desahku karena dia sudah berani meremas payudara ku dan ciuman itu pun selesai dan aku segera mencari oksigen "hosh hosh hosh kau ingin hosh membuat aku mati hah" kataku sedangkan dia hanya menyeringai "ternyata bibirmu enak juga cukup manis dan aku tak menyangka dadamu cukup besar juga" kata-katanya membuat aku merona malu lalu dia menunduk dan mencium leherku dan membuat satu tanda di sana "ini adalah tanda dari ku dan sekarang kau adalah pacarku" ucapnya "aku minta nomor teleponmu" katanya lalu merampas ponsel yang dari tadi ku pegang dan lalu mengembalikannya lagi "aku sudah menyimpan nomorku di handphone mu" ucapnya "ayo kita pulang" ajaknya lalu menarik tanganku dan segera mengajakku ke tempat parkir lalu mengajakku memasuki mobilnya "tapi aku bawa mobil" kataku "yasudah nanti suruh orang saja mengambilnya apa susahnya kan" aku mau menolak tapi dia sudah lebih dulu menarikku ke dalam mobil dan jadilah sekarang aku ada di dalam mobil Sasuke dengan pasrah lalu Sasuke mulai menjalankan mobilnya dan lalu singgah ke salah satu cafe
"Loh,kok kita ke cafe " tanyaku
"Santai sedikit nggak papa kan itung-itung kencan lah" jawabnya lalu keluar dari mobil aku pun keluar dari mobilnya "Ayo" aku terkejut karena tiba-tiba dia mengenggam tanganku lalu membawa ku masuk ke dalam Dan aku hanya mengikutinya saja lalu setelah kami masuk dan kami duduk di tepi pojok dekat jendela kaca
"Pelayan" panggilnya lalu seorang pelayan wanita pun datang dengan gaya genitnya
"Ada yang bisa saya bantu" tanya pelayan itu menggoda sedangkan Sasuke hanya menatap datar kepada pelayan itu
"Aku dan KEKASIHKU ingin memesan satu gelas es krim rasa coklat SEPESIAL"kata Sasuke datar yang sukses membuat pelayan itu cemberut lalu pergi untuk membuat pesanan yang dipesan
"Sasuke-kun kenapa hanya pesan satu kita kan berdua" tanya ku
"Biar kita bisa makan semangkuk berdua lahh" jawab Sasuke yang sontak membuat aku terkejut dengan gaya bicara nya
"Kau yakin" tanyaku agak sedikit ragu
"Ya yakin lh" jawab nya santai,aku jadi merasa kalau yang ada di depanku ini bukan Sasuke tapi orang lain tapi lekas-lekas menyingkirkan pikiran itu karena pesanan kami sudah datang aku pun tersenyum ke arah pelayan itu dan dia pun membalasnya dengan senyuman dan langsung pergi perlu dicatat pelayan tadi adalah laki-laki bukan pelayan genit tadi dan itu sukses membuat Sasuke tampak marah dari sorot matanya
"Kenapa kau memberikan senyumanmu padanya" tanya Sasuke dingin
"Itu sebagai ucapan terima kasihku karena dia telah mengantarkan pesanan kita,kenapa? Memang salah ya?" jawab ku polos
"Tentu saja salah sayang,kau adalah pacarku tapi kau masih melirik pria lain" jawabnya yang membuat aku merona karena panggilan sayang darinya
"A-aku tak akan mengulanginya" kataku yang dibalas anggukan olehnya
"Baiklah sekarang ayo kita makan es krim nya dan kau harus buka mulutmu" katanya lalu menyendokan sesendok es krim ke dalam mukutku aku pun kembali merona
"Dan sekarang giliranmu menyuapiku ayo cepat" aku mengangguk lalu menyuapinya dengan tangan gemetar karena baru pertama kalinya aku nenyuapi seseorang dan itu adalah seorang Uchiha Sasuke mimpi apa semalam aku Kami-Sama
"Jangan gemetar begitu ayo cepat suapi aku" dia menarik tanganku lalu aku segera menyuapinya dan itu suapan pertamaku untuknya
"Apa kau takut dengan ku Sakura?" tanya Sasuke
"Ti-tidak a-aku tidak takut dengan mu hanya aku merasa gemetar karena baru pertama kalinya menyuapi seseorang" jawabku gugup
"Oh benarkah,apa ciuman tadi adalah yang pertama untukmu"aku mengangguk lalu dia tersenyum ralat menyeringai "aku sangat bahagia karena tenyata aku menjadi yang pertama untuk mu" katanya yang membuat pipi ku panas "dan sekarang aku yakin kalau perasaan ku padamu ternyata sudah terbalaskan juga" lanjutnya yang membuat aku menatapnya,apa yang tadi dia bilang?perasaan? Apa maksudnya cinta
"Apa maksudmu?" tanyaku
"Maksudku adalah aku telah mencintaimu Haruno Sakura" dan jawaban itu sangat sangattttt membuat aku kaget dan tampa sadar aku tersenyum "benarkah itu?" tanyaku meyakinkan dan dia mengangguk "tapi bagaimana bisa kau kan seorang playboy bagaimana kau meyakinkan perasaan mu itu" tanyaku "aku hanya ingin membuatmu cemburu Sakura dan perlu diingat aku menyukaimu sejak hari pertama masuk High School" jawabnya yang membuat aku bahagia dan berbunga-bunga lalu aku memeluknya memeluknya sangat erat dan dia membalasnya "aku juga sangat mencintaimu Sasuke-kun sangat" ucapku lalu melepas pelukan itu "apa ini hanya mimpi?"tanya ku sambil mencubit lenganku " tidak Sakura ini kenyataan" dan tampa sadar aku menitikkan air mata,ternyata perasaan ku terbalaskan perasaan yang selama ini kupendam "Aishiteru Sasuke-kun" kataku
"Aishiteru" balasnya dan aku tersenyum.
TBC
Akhirnya chapter kedua selesai juga..
Makasih ya yang udah baca cerita aku maaf kalau masih jelek harap maklum aja hehe..
Oh iya jangan lupa Vote dan commentnya ya..
*Arigatou*
KAMU SEDANG MEMBACA
Love(END)
FanfictionKita tak tau darimana datangnya cinta. Cinta bisa dibawa takdir atau dari sebuah kesengajaan tuhan,kita tak tau itu. Tapi disini akan menceritakan tentang cinta yang dibawa oleh takdir dan timbul oleh sebuah kesengajaan tuhan. Disclimer : Mashasi Ki...
