CHAPTER 19

9.1K 366 68
                                        

HAZEL

📨Me: "Kalau misalnya si Craigh tanya di mana saya, kasitau ja yang saya di rumah." Saya whatsapp sama mommy.

Tenang si Robert drive tu kereta. Dalam hati saya rasa gelisah ni, tidak tau kenapa. Kenapa saya teringin sangat mau jumpa si Toby? Mesti ada something ni. Saya tidak akan simply termimpi dia kalau dia tiada kaitan sama saya.

Masih kedengaran suara si Faye di telinga saya time dia call saya tadi. Dengan lenggang lenggok suara dia yang excited, happy, tidak kesabaran dan kalang kabut.

📞Faye: "Saya happy ko call juga saya. Banyak saya mau share sama ko.."

📞Me: "Kenapa tu surat ada sama saya? Surat pasal si Wayne, siap ada sign semua?"

📞Faye: "Pasal tu lah kita kena jumpa, jangan ko pecaya cakap si Craigh. Sebelum saya kasitau, ko tarik nafas, jangan ko terkejut, saya tau ko masih sakit, tapi kalau bulih ko tenang ja."

📞Me: "Apa tu? Ko kasitau ja, saya ready sudah mau dengar semua."

📞Faye: "Yang surat ko nampak tu memang betul tu, tapi bila half way sudah ko buat, ko tiba-tiba mau tarik diri."

📞Me: "Betul bah? Jadi kenapa saya mau stop? Kenapa saya gitu berani ambil tu cabaran?"

📞Faye: "Pasal ko sayang si Craigh, ko cakap mau kumpul duit untuk kahwin sama dia. Si Grace tu skandal dia. Masa ko eksiden, si Craigh datang-datang nangis pi jumpa ko yang sedang koma masa tu, dia kasitau kami yang ko nampak dia sama si Grace, I don't know what, but I think pasal tu lah ko bulih eksiden."

📞Me: "Oh my God.. Jadi si Wayne, dia tau sudah tu rancangan?"

📞Faye: "He knows everything, but he didn't blame on you. And one thing, we suspected that Craigh pun tau tu plan, he's been together with Grace for over one year. Please don't ask me anything else. Ko di mana? Kami datang pi jumpa ko baru kami explain semua sekali."

📞Me: "Okay. Di kampung. Ko serius mau datang?"

📞Faye: "Ya. Please stay silent, jangan kasitau si Craigh pasal ni, ko kena trust kami sekarang, saya tidak mau ko kena tipu lagi oleh si Craigh. Please, wait for us."

Lamunan saya terhenti bila si Robert stop di depan sebuah rumah besar. Saya perincikan setiap pokok-pokok kecil yang bersusun di keliling rumah si Wayne, berlantaikan batu-batu marmar yang sangat matching sama tu tumbu-tumbuhan hijau.

"Cantik rumah dia..." Seakan-akan berbisik saya bercakap sama si Robert yang mengiringi jalan saya masa tu, bercampur dengan perasaan gelisah dan teruja.

"Miss pernah pigi sini juga dulu.." Saya terus tinguk muka si Robert dengan hairan.

"Ko tanya atau bagitau saya tu?" Saya masih keliru.

"Miss pernah datang juga sini dulu sebelum miss lupa ingatan." Dia bagitau lagi. Oh, means saya memang pernah datang sini?

"Buat apa saya pi sini?" Terlampau banyak betul kejutan yang saya lalui sejak saya lupa ingatan.

"Pi dating sama boss Wayne." Dengan selamba dan relaks si Robert cakap sama saya. Saya mula termenung. Saya dating sama si Wayne? What was actually happen? Perasaan saya seolah-olah dipermainkan oleh pemikiran sendiri. Bermacam-macam tanda tanya yang muncul dalam kepala otak saya.

Sampai depan pintu, saya nampak si Robert kasih masuk sudah tu kunci untuk mau buka tu pintu rumah.

Prak....

RULES (21+) CompletedTempat di mana cerita hidup. Terokai sekarang