Chapter 10 - Sauce

93 21 6
                                    

"Kau duduk dulu saja disini, aku akan membeli makanan." perintah Taehyung, kemudian hendak berjalan pergi namun dihentikan oleh Hayeon.

"Aku juga mau beli makanan. Aku lapar."

"Maka dari itu kau yang jaga bangku, aku yang membeli makanan." ucapnya Taehyung dengan muka datar seolah niatnya itu seharusnya dapat dimengerti oleh Hayeon.

"Kau mentraktir ku? Jinjja?." ucap Hayeon Antusias. Jika makanannya dibayar oleh Taehyung kali ini ia dapat membeli pulsa untuk ponselnya nanti.

"Ya sudah, kau mau apa?" tanya Taehyung.

Hayeon mengarahkan pandangannya ke papan menu kantin sekolah. Sepertinya tidak ada yang menarik.

"Aku Fish and chips saja,"

"Kau ini mintanya yang mahal saja." keluh Taehyung ketika kembali. Tangannya penuh karena membawa nampan berisi pesanan Hayeon. Hayeon mengedikan bahunya dengan acuh. "Memang itu tujuan awalku."

"Apa tujuan mu? Membuat ku bangkrut?."

"Tepat sekali." balas Hayeon santai. Tentu saja ia harus memesan yang mahal, selain untuk membuat Taehyung sebal ia juga harus memanfaatkan kesempatan ditraktir

Ia mengambil nampan makanannya dari Taehyung dan baru hendak mulai memakannya ketika ia menyadari ada yang aneh.

"Dimana garpunya?."

"Aku lupa mengambilnya." ucap Taehyung tanpa mengalihkan perhatiannya dari ponselnya. Hayeon menatapnya dengan datar.

"Bagaimana aku akan memotong fish and chips tanpa Garpu atau pisau?." Hayeon mencelos di kursinya. Pria di depannya ini benar benar menyebalkan.

"Sudah makan saja, dasar manja."

"Kau tidak makan?" tanya Hayeon sambil memikirkan cara memakan hidangan di hadapannya ini tanpa garpu ataupun pisau.

"Tidak aku belum lapar." ucap Taehyung yang masih melototi handphonenya.

"Pasti karena kau sudah makan kan semalam?" sindir Hayeon kemudian mengambil kentang di piringnya menggunakan tangan kemudian mencelupkannya pada saus.

Jari Taehyung diam sejenak. Ia menatap layar handphonenya dengan kosong sebelum menjawab Hayeon.

"Tidak aku tidak makan semalam." ucapnya simple. Jelas sekali dia berbohong. Dasar tidak tau malu.

"yak! Kau makan kan semalam! Mengaku saja lah." Hayeon mengarahkan kentangnya pada Taehyung seolah hendak menusuknya. Taehyung mendekatkan badannya pada Hayeon.

"Hey kau gadis cerewet--" kalimat Taehyung langsung terhenti ketika matanya melihat kebalik bahu Hayeon, Taehyung langsung terdiam.

"Kau kenapa?" Hayeon menengok kebalik bahunnya namun dihentikan oleh Taehyung. "Sudah diam saja." Taehyung menatap sosok dibalik bahu Hayeon, dan tanpa sengaja pandangan mereka bertemu.

"Hey ada apa?" ucap Hayeon setengah berbisik. Dilihat dari mukanya sepertinya Taehyung sedang kebingungan.

"Ahahaha kau lucu sekali Hayeon." ucap Taehyung dengan volume yang bisa dibilang lumayan kencang kemudian mengelus pipi Hayeon. Apa Taehyung sudah gila? Atau tambah gila?.Pipi Hayeon langsung bersemu merah. Sebenarnya apa yang Taehyung lakukan?.

"Sini aku suapi."

"Yak! Kau ini kenap--mpph" ucapan Hayeon terpotong karena Taehyung langsung menjejalkan sendok ke mulutnya, dan tidak lama kemudian lidah Hayeon merasakan sensasi rasa asam dan pedas yang familiar.

You Owe Me. KthWhere stories live. Discover now