Hayeon. Pov.
Aku tidak pernah menyukai basket. Menurutku basket hanyalah olahraga membosankan dimana orang orang memperebutkan bola dengan tangan mereka. Dan ketika Taehyung mengajakku untuk datang ke pertandingan bola basket nya disitulah aku tau bahwa hariku akan semakin buruk.
Namun semuanya berubah ketika aku melihatnya bermain.
Matanya seolah terikat pada permainannya sendiri dan badannya yang berkeringat entah kenapa membuatnya terlihat jauh lebih tampan dari biasanya. Jika dia bukan orang yang kutemui dan kutabrak mungkin aku akan menyukainya. Bagaimana tidak? Aku saja dapat mendengar banyak gadis yang meneriakan nama laki - laki menyebalkan itu.
Namun ada yang aneh, sedari tadi aku perhatikan laki laki itu terus saja menatapi satu lawannya dengan serius . Sebenarnya wajar saja jika ia menatapi lawannya dengan serius namun Taehyung hanya menatapi satu orang saja. Laki laki itu berambut pirang, tingginya tidak beda jauh dengan Taehyung.
Taehyung menatap laki - laki itu seolah dia ingin menerkamnya. Tatapan yang diberikan Taehyung pada laki laki itu membuat ku merinding, tatapan itu penuh kebencian.
"Itu Mark"Jantungku rasanya nyaris saja terlepas. Aku menengok kebelakang untuk melihat sesosok yang nyaris saja membuat jantungku lepas dan ternyata itu Jennie.
Kenapa anak ini selalu mengendap - ngendap? Haruskah aku memberikannya bel?.
"Kau ini manusia atau ninja, ha?! Jantung ku bisa lepas kalau kau mengagetkanku terus." ucap ku sambil mengelus dada. Benar benar anak ini, dia adalah sahabatku namun dia selalu muncul diam diam seperti pencuri.
"Hehe , maaf." ucapnya enteng. Rasanya ingin sekali aku mencubit pipi teman ku ini namun aku kembali teringat akan laki laki yang ditatapi Taehyung. Aku menepuk bangku kosong disebelah ku. "Duduklah"
"Kau lihat tatapannya? Itu baru yang namanya haus darah." ucap Jennie, aku kembali memusatkan pandanganku pada Taehyung. Papan score masih menunjukan angka 2-2 namun sisa waktu hanya tinggal 2 menit. Aku jadi teringat ucapan Taehyung dimobil tadi, kalau dilihat - lihat sepertinya ia tidak akan menang.
"Aish aku bosan, aku keluar dulu ya." Aku berdiri dari bangku dan hendak berjalan pergi namun Jennie menahan lengan ku. Entah karena hari ini dan kemarin lengan ku sudah ditahan Taehyung dan sekaramg ditahan Jennie membuat ku jengkel.
"Kau mau kemana? Pertandingannya belum selesai"
"Sudahlah ia tidak akan menang. Aku cuman ingin cari udara segar" ucapku kemudian menyingkirkan tangan Jennie dari tanganku. Aku sudah mencapai pintu ketika tiba - tiba saja para penonton bersorak sorai, aku membalikan badanku dan melihat kearah papah score yang sekarang sudah memberikan angka baru untuk tim Taehyung.
Tunggu sebentar. Taehyung menang?
Aku langsung berlari kembali ke bangku ku kemudian mengambil botol minum Taehyung secepat kilat. Dan sekarang malah Jennie yang kaget melihat ku. Tapi siapa peduli aku harus membawa botol minum ini pada laki laki menyebalkan itu.
"Yak! Kau kenapa sih? Tadi kau bilang ingin keluar sekarang malah seperti dikejar hantu." ucap Jennie namun tidak ku hiraukan sedikitpun. Aku langsung berjalan ketengah lapangan dimana team Taehyung dan team lawan sedang berjabat tangan.
Namun Taehyung tidak bersalaman dengan laki - laki itu. Mereka berdua hanya diam ditempat dan menatap satu sama lain dalam diam. Dua laki laki itu masih tetap diam hingga Taehyung mengkat tangannya kedepan muka Mark dan mengekuarkan jari tengahnya. Seketika suasana kemenangan dan ramai berganti dengan kesunyian yang menegangkan.
Satu kesimpulan yang bisaku ambil dari cara mereka bertatapan yaitu bahwa mereka bermusuhan. Aku menghentikan langkahku, apa aku harus kesana?. Seseorang menarik ku kebelakang kerumunan.

YOU ARE READING
You Owe Me. Kth
Fiksi Umum"Jika kau ingin membayar hutang mu, maka kau harus jadi pacar bohongan ku." "Aku tidak mau." Ketika lu ngutang sama orang dan orang itu nyuruh lu buat jadi pacar boongannya sebagai bayaran?. Cast : Kim Taehyung X OC Dont forget to vote guys. It me...