Reina seorang janda muda dengan dua orang anak kembar, suaminya meninggal karena kecelakaan dan sekarang dia mencari kerja untuk menghidupi ke dua anaknya, yang kebetulan juga Reina memiliki pengasuh anak yang harus di beri gaji setiap bulannya.
Ba...
"Nama ku Reina, usia 23 tahun dan sudah berstatus janda anak 2 (kembar). aku menikah di usia ku menuju 20 tahun, tepatnya sebulan setelah aku melaksanakan wisuda dengan gelar S.Ds (Sarjana Desain) dan memiliki si kembar setahun setelah nya. setahun kemudiannya lagi suami ku meninggal karena kecelakaan. dan sekarang aku tinggal bersama dengan anak-anak ku dan satu mbak sus.
Untuk pekerjaan... aku tidak punya pekerjaan tetap. setelah menikah aku fokus menjadi ibu rumah tangga, aku memiliki pekerjaan tapi di rumah yaitu sebagai desain grafis (jasa desain) dan penulis freelance. ketika ada orderan ya dikerjakan. ketika ada mood nulis ya nulis dan dikirim ke penerbit untuk di review.
Penghasilan ku tidak sebanding dengan Almarhum suami ku, tapi lumayan lah buat jajan (anti minta sebelum dikasih).
sekarang.... disini lah aku sedang mencari pekerjaan demi si kembar, dan mbak sus. dengan keahlian dan pengalaman yang ku punya semoga ada perusahaan yang mau nerima aku"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Berbekal informasi lowongan pekerjaan di salah satu situs web site, aku membawa semua persyaratan yang diperlukan dan menuju ke Alamat tempat kerja.
....
Maxima Desain adalah perusahaan yang ku pilih, menurut ku perusahaan ini sesuai dengan bidang yang ku geluti.
aku memasuki gedung berlantai sekitar 30 lantai, aku menuju meja resepsionis.
"permisi mbak, saya mau mengirimkan surat lamaran kerja". mbak-mbak yang kira-kira usianya sama dengan ku langsung melihat ku dan tersenyum.
"iya mbak, bisa saya liat berkasnya". tidak menunggu waktu lama akupun memberikan berkas lamaran pekerjaan ku ke mbak-mbak resepsionis.
"ini mbak". mbak-mbak resepsionis langsung membuka dan meneliti satu persatu perlengkapan berkas lamaran pekerjaan ku.
"mbak ini cukup sesuai dengan persyaratan yang diperlukan perusahaan ini, tapi masih ada satu tahap lagi yaitu interview. mbak bisa datang lagi kemari dengan jadwal yang telah ditentukan. pada hari sabtu pukul 09.00wib di usahakan sudah disini ya mbak".
Apa?!!! interview..... Masih sempat tidak percaya dan terbengong-bengong "aku diterima interview secepat inikah, alhamdullilah" .
"itu beneran mbak, saya bisa langsung interview" dengan mata berbinar aku menjawab pernyataan mbak resepsionis.
"ya mbak, semoga beruntung dan berhasil ya mbak" senyum mbak resepsionis ini hangat dan menenangkan.
"baik mbak. terimakasih banyak. kalau begitu saya permisi dulu" dijawab anggukan dan senyuman oleh mbak resepsionis.
Keluar dari gedung aku langsung menuju halte busway, tujuan ku selanjutnya adalah rumah. setelah menaiki busway dan transit 3 kali, aku sampai di gang perumahan ku yang kebetulan tepat dekat halte. tidak jauh dari gang sekitar 5 rumah sudah sampai didepan pagar rumah ku dan aku langsung masuk kedalam.
"Assalamualaikum" ucap ku sambil membuka pintu rumah.
"waalaikum salam, ibu sudah pulang".
"iya mbak sus, anak-anak mana mbak?!" .
"si kembar lagi tidur bu dikamar".
"ya sudah saya nengok anak-anak ya mbak".
"baik bu".
Aku membuka pintu kamar sikembar, ku lihat mereka tidur dengan nyenyaknya, "sehat terus ya nak". ku hampiri mereka, ku cium dan ku usap lembut kepala keduanya bergantian."ini mungkin yang terbaik untuk kita, mama sudah dapat pekerjaan tetap sekarang"...
"semoga, papa mu melihat dari surga ya nak, dan bahagia tanpa khawatirin kita lagi". ku cium sekali lagi pipi keduanya, dan aku beranjak dari kamar si kembar untuk pergi membersihkan tubuh ku dari aktivitas hari ini.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
******
sebenernya perempuan walaupun sudah nikah ya kudu kerja.
tapi ya ga getol kaya laki, tau sikon dan inget suami aja.
karena kehidupan ga ada yang tau..
bisa jadi.. mungkin saja.. hal yang tidak kita mau, harus kita inginkan