Kemana?
Larinya harapku
Kutelusur sudut-sudut bibir itu
Tak ada, hanya rahasia terkatup pilu
Kemana?
Larinya cintaku
Tergantungkah disitu?
Di ujung belukar, mungkin tertukar?
Kemana?
Kau yang dulu?
Kucari namun tak kutemui
Hanya nampak jejak janji-janji
Kemana?
Rayumu yang lalu
Salahkah kucuriga kau bisu?
Memang, kau hanya patung yang kurindu
KAMU SEDANG MEMBACA
Stuck
PoesiaHasil dari buah pemikiran yang sering kali tercekat oleh kenangan yang tiba-tiba melesat sebegitu cepat. Menjebak diri dalam aksara-aksara yang hanya terhimpun dan terabai, tanpa makna yang jelas dan mungkin saja tak pantas. -Stuck-
