Hari ini hari Senin. 2 hari setelah Jeonghan-Seungcheol makan gelato berdua.
Abis tragedi Seungcheol ngelap bibir Jeonghan yang belepotan, mereka jadi canggung.
Diem-dieman.
Padahal duduk sebelahan.
Parah.
"Gimana tugas pak Agus kemarin? Perpus yuk kerjain!" ajak Jisoo. Guru bahasa inggris mereka sedang tidak masuk, jadi yaa... daripada nganggur mending mereka ke perpus.
"Males ah..." kata Jeonghan tanpa mengangkat kepalanya yang berada di atas meja.
"Ih ayolah~ Seungcheol! Woi!" pekik Jisoo. Seungcheol yang sepertinya sedang tidur pun kebangun.
"Paan lo?" katanya dingin.
"Kerjain tugas!"
"Yaudah ayok."
"Jisoo, gue mager..." Jeonghan ngubah posisi dikit, terus ambil ancang-ancang buat tidur.
"Gue traktir gelato di GI deh... Yang kemarin lo makan sama Seungcheol..." bujuk Jisoo sambil narik-narik tangan Jeonghan.
Bukannya seneng, Jeonghan malah makin males. Mengingat kejadian kemarin.
Baper sih bisa aja. Cuma suasana canggung itu lho....
"Gausah pakai sok-sok nraktir. Kemarin dia udah gue traktir." Seungcheol bangkit dari tempat duduknya, terus keluar dari kelas.
"Ihh... gaada yang mau ngerjain. Han, plis kerjain berdua ya. Cerita juga sama gue!" Jeonghan cuma ngangguk pelan.
***
"Lo sama Seungcheol kenapa? Abis jalan berdua kok malah diem-dieman?" tanya Jisoo setengah berbisik. Maklum ini perpustakaan.
Jeonghan ngebolak-balikin halaman buku dengan malas. "Ya gitu."
"Gitu gimana?" Jisoo nutup paksa buku rumus matematika punya Jeonghan.
"Gue kan makan belepotan, dia ngelap. Udah gitu aja," jawab Jeonghan cuek.
Jisoo cuma natap Jeonghan dengan tatapan kosong, terus senyum tipis.
"Anjir cuma gitu doang!" katanya sambil ketawa pelan.
"Ekhm ini perpustakaan, tolong jangan berisik." Entah suara siapa yang ngingetin dua manusia jomblo yang lagi curhat ini.
Jisoo noleh ke arah suara, "Eh Mingyu! Sini gabung!" ajak Jisoo, lalu disambut dengan jitakan di keningnya.
"Bacot lo. Hai Jeonghan," sapa Mingyu. Walaupun mereka udah resmi berteman lagi, tapi tetep aja Jeonghan ngerasa gak nyaman gitu.
"Hai," balas Jeonghan tanpa memalingkan wajahnya dari buku.
"Kelas lo kosong, Gyu?" tanya Jisoo dan dibalas dengan anggukan kepala Mingyu.
Jeonghan masih fokus sama bukunya.
"Iya kosong, hehe." Mingyu cuma nyengir gak jelas. Sejak baikan sama Jeonghan, dia jadi agak ceria gitu, terus gak ngejauhin anak-anak gengnya.
Tapi kayaknya dia masih rada gamon deh.
'kayaknya'
"Kantin, kuy?" ajak Mingyu.
"Lo berdua aja ke kantin. Gue mau di sini," tolak Jeonghan mentah-mentah. Sebenernya dia pengen banget ke kantin. Tapi karena ada Mingyu, dia takut ada kejadian kayak kemarin.
Mana tau kan, kalau Jisoo tiba-tiba ninggalin mereka berduaan, terus malah...
"Nih, jawaban gue. Tulis di folio-nya ya, Han! Makasih..." Jisoo ninggalin Jeonghan yang masih sibuk ngerjain.
***
"Gimana kalau kita ubah rencana? Kita bisa saling menguntungkan!"
"Terserah lo sih. Tapi, gue kasian sama dia."
"Santai aja, gak bakal ada yang tersakiti di sini."
"Kita gak tau kedepannya bakal gimana!"
"Percaya sama gue, gak ada yang tersakiti di sini."
"Gue pegang kata-kata lo. Awas aja kalau ada yang tersakiti. Gue cuma gak mau sahabat gue kenapa-napa cuma karena keegoisan kita!"
"Santai aja. Gue udah ahli kayak ginian."
"Gak yakin gue..."
"Yaudah sih, kalau lo mau nyia-nyiain kesempatan emas kayak gini."
"Oke oke! Apa rencana lo?"
"Ikut gue."
***
Seungcheol sama Seokmin lagi menghirup udara segar di atap sekolah.
Menikmati jam kosong, biasa.
Fyi, Seokmin satu kelas sama Mingyu.
"Kemarin jalan-jalan lo, berhasil?" tanya Seokmin.
"Ya gitu..." balas Seungcheol dingin.
Seungcheol menghela napas panjang, "Gue sama dia diem-dieman sekarang. Jadi canggung. Mending kemarin gak usah jalan aja."
"Lo pasti mulai care ya sama dia? Acieee." Bukannya ngasi solusi, Seokmin malah ngejek Seungcheol.
"Tau ah, males gue sama lo." Seungcheol turun dari tangga. Entah mau ke mana dia. Yang pasti, dia mau menyendiri.
***

KAMU SEDANG MEMBACA
Senior; JeongCheol [privated]
FanfictionBerawal dari kata 'senior', Seungcheol jatuh cinta. Some chapters are privated. Slow update. ©2017 by @smolrenjun