Tanpa Nama
beri aku sedikit waktu, beri sedikit petunjuk, beri kesempatan maka akan kubuka kuncinya. rumah tak bertuan, tersembul dalam keremangan disudut dunia dalam keceriaan tampa nama. rumah kokoh penuh misteri namun sangat menarik dan terkunci.
lorong yang dahulu penuh hiruk pikuk penghuni dunia, kini terasa hampa dan sunyi. terkunci oleh emosi yang dihantam ombak kebahagian. jerit pilu penuh penyesalan terkadang hadir dan memekakkan telinga, membuat menangis semua yang mendengarnya.
lampu yang dulu menerangi setiap pojok rumah itu redup, bagai jiwa yang tertelah bumi. dobrakan demi dobrakan lembut pernah membuai dan mencoba membenahinya.
menjadikan tempat berteduh dan mencoba mendiaminya, seperti tetesan air disebuah gurun. kehadiran si tampa nama dengan sejuta kunci memaksa masuk dan tinggal disana.
walau gelap, suram, sunyi dan penuh penderitaan, si tampa nama tetap berada didalamnya dan menjaga kesunyian itu.

KAMU SEDANG MEMBACA
Satu Kata Satu Rasa 2
PuisiKehidupan yang terus berlanjut walau apapun yang terjadi, begitupun dengan ceritaku yang akan terus menemukan ide baru.