Two

528 113 29
                                    

GuanSeob
Happy Reading
Warn : Typo (s)
.
.
.
.
.
.
.

Hyungseob berjalan keluar rumah setelah sebelumnya membersihkan peralatan bekasnya sarapan.

Ayahnya  sedang pergi dinas keluar negeri dengan sang bunda yang setia menemani. Dan dirumahnya memang sengaja tidak dipekerjakan pembantu.

Maka dari itu, Hyungseob akan mengerjakan semua pekerjaan rumah sendiri disaat kedua orang tuanya tidak ada dirumah.

Baru aja balik badan setelah nutup pintu rumahnya. Sosok yang ingin dihindarinya sudah ada dipekarangan rumahnya.

"Cepet naik Seob,"

Hyungseob diam lalu tak lama menghela nafasnya. Kakinya berjalan menghampiri Woojin.

"Hari ini gue ga berangkat bareng lo Jin,"

"Kenapa? Lo sengaja ngehindar dari gue?"

"Engga, gue ga ngehindar dari lo,"

"Terus kenapa lo-"

Tin Tin~

Suara klakson motor menghentikan perbincangan mereka. Kedua orang itu sontak menengok kearah yang sama.

"Gue udah ada yang jemput Jin, duluan ya. Jangan lupa nanti tutup gerbang rumah gue," pamit Hyungseob sambil berjalan menghampiri Guanlin.

Woojin disana hanya terdiam melihat Hyungseob yang menaiki motor seseorang yang tak dikenalnya.

Sedikit perasaan tak rela menghampirinya saat melihat cowo itu memasangkan helm pada kepala Hyungseob.

Kebiasaan yang dulu dilakukan Woojin pada Hyungseob.

Woojin buru-buru menggeleng kepalanya. Tidak seharusnya dia merasakan hal ini. Bukankah keinginannya untuk melihat Hyungseob menemukan cintanya yang lain?

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

"Kak Hyungseob,"

"Hm,"

"Itu tadi siapa?"

"Temen,"

"Temen? Ko bisa didepan rumah kakak pagi-pagi?"

"Kepo banget sih lo?

"Aku nanya baik-baik ka,"

"Ck, gue biasanya pergi-pulang bareng dia. Tapi hari ini gue lagi males bareng dia,"

"Pergi-pulang bareng? Setiap hari?"

"Setiap hari kalau ga ada kesibukan masing-masing,"

"Yang kaya gitu yakin cuman temen?"

"Iya bawel,"

Hyungseob yang kesel memukul belakang helm milik Guanlin. Dan itu sukses membuat kepala Guanlin sedikit pusing.

"Udah fokus aja bawa motornya. Kalau sampai gue mati, lo orang pertama yang bakal gue gentayangin,"

Fall  [Guanseob]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang