Disclaimer : Kuroko no Basket by Fujimaki Tadatoshi
story by Hotaru Bi
Warning : Typo, OOC, EYD-, semi-canon, oneshoot.
Pernahkah kau merasa sendirian di dunia ini? Bukan, bukan karena semua orang menjauhiku tapi hanya saja, aku sulit untuk mempercayai orang lain – jangankan percaya pada orang lain, aku bahkan tidak percaya pada diriku sendiri—, sebenarnya mungkin mereka ingin menjadi temanku atau bahkan menganggapku teman mereka sebab mereka yang selalu berusaha menarik perhatianku. Aku bukan tidak ingin tapi hanya tidak mengerti cara untuk memulai, sifatku yang kaku selalu mengundang tatapan sinis dan dingin dari sekitarku.
Aku tidak tau kapan tepat nya aku mulai menjadi individual seperti ini, tak ada alasan khusus – atau itulah perkiraanku. Aku seorang anak tunggal, dan semenjak masuk SMA aku memilih untuk tinggal sendiri jauh dari orang tuaku. Hmm? Tidak, tidak, aku bukan anak broken home kok, bahkan hubungan ku dengan keluargaku sangat baik – walaupun kedua orang tua ku bercerai dan ibuku menikah lag—tapi tetap saja hubunganku dengan mereka sangat baik, setiap awal bulan orang tuaku secara bergantian akan datang ke apartement ku. Tapi karena ego ku, aku seringkali memicu pertengkaran kecil dengan ayah atau ibuku.
Dulu sekali ketika aku bertengkar dengan ibuku, ibuku pernah bilang bahwa mungkin hatiku telah mati, aku tidak menjawab apa pun karena aku tau ibuku hanya terbawa emosi. Tapi jika dipikir lagi mungkin ibuku benar bahwa hatiku memang sudah mati. Sampai hari itu tiba, aku menyadari bahwa yang ibuku katakana itu salah, hatiku tidak benar-benar mati, aku melihatnya, aku merasakannya, perasaan itu, perasaan yang selalu mereka bilang 'Cinta', atau lebih tepatnya rasa sakit karena cinta satu arah.
Sungguh ironis, aku yang dulu dianggap tidak punya hati dan bahkan orang tuaku sendiri menganggap bahwa hatiku telah mati karena tidak pernah menangis bahkan ketika kehilangan orang terdekatku, keluargaku, sekarang menangis karena orang yang kucintai ternyata mencintai orang lain.
"Ohayou (Name)-chan." Takao Kazunari teman sekelasku dengan senyum lebarnya berjalan mendekat kearahku, aku hanya tersenyum kecil dan menatap kearah pria di sampingnya, Midorima Shintarou—kekasihku – atau mungkin hanya aku saja yang menganggapnya begitu karena kenyataannya dia menyukai orang lain. Lihat saja dia bahkan tidak membalas sapaanku, ah benar juga dia itu Tsundere akut sangat sulit mengetahui apa yang sebenarnya ada dalam hatinnya, setelah hampir 3 bulan kami berhubungan kupikir aku tau semua tentangnya pada kenyataannya tidak.
Tapi itu bukan masalah, karena aku akan mengakhiri semuanya hari ini, sudah cukup aku tidak ingin menahannya lagi, aku tidak ingin Shintarou menderita karena harus berpura-pura baik-baik saja karena terikat denganku. Dia berhak bahagia dengan orang lain. Walaupun aku dikenal sebagai gadis berhati es, tetap saja aku bukan masokis, aku bisa lelah juga ketika hatiku disakiti.
***
"Shin, apa kau mencintaiku?"
Whuss
Hanya hembusan angin yang menjawab pertanyaanku, Shintaro hanya berdiri dihadapanku tanpa berani menatapku. Dia menghela nafas pelan lalu menatap dingin kearahku. Heh aku sudah seperti gadis tidak tau diri karena menanyakan itu padanya.
"Kau sudah tau jawabannya, untuk apa kau menanyakan hal yang tidak perlu." Aku hanya bisa menerka-nerka perasaannya padaku, apa sebenarnya dia mencintaiku atau tidak, aku ingin kejelasan darinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Story with KnB
FanfictionKumpulan oneshoot tentangmu dan karakter Kuroko no Basuke. Kuroko no Basket milik Fujimaki Tadatoshi Story : Hotaru Bi
