Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Pelindung Bersayap part 4 (The Last)

55 9 2
                                        

Seungho" teriak Sarah saat memasuki kamarnya, dilihatnya Seungho berada disudut ruangan dengan wajah yang pucat, Sarah mendekat kearahnya.

"Seungho, neo kwenchana?" Tanya Sarah khawatir sambil menyentuh wajah pucat Seungho "Sarah...tugas ku sudah selesai aku harus pergi...Annyeonghi kyeseo/selamat tinggal" kata Seungho suaranya mejadi pelan dikalimat terakhir, tubuhnya perlahan buram dan menghilang menjadi asap.

"aniyo...aniyo... hajima....jangan pergi Seungho" teriak Sarah saat tubuh Seungho perlahan menghilang dan lenyap begitu saja, Sarah menangis lalu...

Brukk...

buku gambar milik Sarah terjatuh kelantai. Sarah melihat kearah buku gambar itu dan mengambilnya, Sarah membuka bagian tengah buku gambar, dan betapa terkejutnya mendapati gambar Seungho telah berada disana, Sarah kembali terisak dia memeluk buku gambar itu "Annyeonghi kaseyo, Seungho /Selamat jalan, Seungho" katanya.

* * * *

Telah lama dari kejadian itu kini Sarah telah lulus dan akan melanjutkan sekolahnya dibangku SMA.

Sarah kini melanjutkan hobinya menggambar beberapa kali dia mengikuti lomba, berapa karyanya ditempel ditembok kamarnya, dan satu karya yang paling spesial yang dipasanya dalam bingkai, itu adalah gambar Seungho yang dipajangnya berhadapan dengan tempat tidurnya, agar tiap malam dia bisa memandangi wajah Seungho.

Pagi ini Sarah telah menggunakan seragam SMAnya dia telah bersiap untuk diantar pamannya kesekolah bersama ibunya, Sarah menunggu ibu dan pamannya di teras rumah sambil membuat gambar di buku gambar.

"Hallo" suara itu tidak asing ditelingannya, Sarah mengarahkan matanya kearah rumah disebelah rumahnya dimana seorang Pria berseragam SMA, berpostur tinggi, bermata hitam cipit dan tajam, bibir semerah darah, hidung tinggi, dan bentuk wajah yang tegas. Seungho? gumam Sarah dalam hati

"I'm Arya your new neighbor, I just moved in with my dad yesterday afternoon" jelas pria disebelah yang hanya jauh 3 meter darinya "wait in here" ucap Sarah langsung berlari masuk kedalam rumahnya, membuat ibu dan pamannya yang baru saja mau keluar kebingungan.

Sarah masuk kekamarnya dan melihat gambar yang berada dibingkai "masih ada" katanya melihat gambar itu masih berada disana dan bukannya kertas putih kosong seperti pertemuan awalnya dengan Seungho. "Itu artinya...dia Seungho dalam wujud manusia,yeayyhh" ucap Sarah kegirangan sambil loncat-loncat.

Sarah kembali turun dan keluar keteras rumahnya disana telah ada ibu, pamannya,  beserta pria yang mirip dengan Seungho bukan mirip tapi  sangat mirip. Dan seorang pria paru baya yang diyakininya dalah kepala sekolahnya dulu di SMP yang sedang mengobrol bersama ibunya.

"Bapak" Sarah langsung mencium tangan bapak kepala sekolahnya "Sarah, saya tidak sangka kita tetanggaan kenalkan ini anak saya, Arya dia baru pindah dari Korea" kata Bapak kepala sekolahnya yang membuat Sarah terkejut setengah mati  hahah...jadi dia memukul ayahnya sendiri guman Sarah dalam hati sambil senyum-senyum membayangkan kejadian lalu disaat Seungho memukul Bapak kepala sekolah.

"Annyeonghaseo/halo, naneun Sarah Hazzal Imnida/saya Sarah Hazzal Mannaseo pangapseumnida/senang bertemu dengan anda" Sarah memperkenalkan dirinya menggunakan bahasa korea membuat pria itu terkejut "Oh naneun Arya imnida, saya juga senang bertemu dengan anda" jawab Arya juga menggunakan bahasa korea.

"Bagaimana jika kalian berdua pergi bersama, bukankah kalian satu sekolah" usul dari bapak kepala sekolah, dikuti dengan ibu dan paman Sarah yang mengiyakan usul itu.

Dan pada akhirnya Sarah berangkat kesekolah bersama Arya diantar oleh paman Sarah, mereka duduk dibelakang sambil terus berbincang satu sama lain "This is for you (ini untukmu)" Sarah memberiakan sebuah gelang berwarna biru kepada Arya "are you sure? Okey. kamsahamnida" Arya menerima gelang itu dan memakainya. Memang aneh tapi ini nyata.

TAMAT

- - - - - - - - - - - - - -  - -  - - -  - - - - - - -  - -  -  -
^Yeeyyy akhirnya tamat juga...gimana?
Merasa Gaje (Gak jelas) dengan ceritanya? Heheh...mohon di maklumi saya pemula soalnya.

  Suka nulis-nulis gitu, menuangkan imajinasi dalam tulisan, soalnya saya orangnya suka ngayal, daripada ngayal tanpa manfaat mending dibuat cerita aja. Biasanya cerita-ceritanya di simpan di memo hp, dan kali ini saya memberanikan diri untuk di publish lewat Wattpad....(Tau dah ada yg baca ap kgak)

  Sebenarnya mau nulis novel, tapi belum berani. Takut berhenti ditengah jalan trus ceritanya gak dilanjutin, takut gak ada yang baca juga, takut ceritanya gak menarik. Jadi diawali cerpen dulu dah😆

Klo misalnya ada yang baca (amin🙈...insya Allah) gw bikin novel deh berikutnya.

Lanjut cerpen berikutnya👇⬇

Khumairah15

CERPENCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang