~~Indigo girls and handsome ghost~~
Menjadi indigo bukan sebuah kemauan, tapi takdir.
Mau tidak mau dia harus menjalani semuanya dan tak mungkin bisa menghindarinya.
"Kak sini dulu, mama mau ngomong bentar", panggil mamanya sohyun, ia pun segera menghampiri mamanya.
"Apa apa ma, kakak mau berangkat nih bentar lagi", jawab sohyun
"Bentar sini dulu", mamanya
Sohyun duduk di sofa samping mamanya. Terlihat serius diwajah mama sohyun, mungkin ada hal penting yg mau dibicarakan.
"Kamu kan udah kelas 12, terus kamu mau lanjut kuliah atau kerja", kata mama sohyun
"Mama sama papa udah punya rencana buat menyekolahkan kamu ke luar negeri, kamu mau?",lanjut mamanya
Sohyun terkejut, bahkan dia belum memikirkan tentang melanjutkan kemana.
"Mama pengen kamu menggapai cita-cita mu", lanjut mamanya.
Seorang ibu yang mengerti tentang anaknya, sohyun bercita-cita menjadi dokter. Dari kecil dia ingin sekali mengobati orang yang sakit.
Bukannya disini banyak kuliah kedokteran, lagian gue kan belum bisa mandiri-batin sohyun.
"Ma kakak mau berangkat dulu, udah ditungguin jihoon, lain kali ya kita bahas itu", kemudian sohyun memcium tangan mamanya.
"Iya kak, hati-hati", balas mamanya.
Sohyun pun pergi keluar rumah dan mungkin jihoon sudah menunggu didepan.
"Yuk berangkat hoon", kata sohyun yang berjalan dahulu tanpa melihat ke orang yang menunggunya.
"Hoon? Gue hoshi kali", jawab orang dibelakang sohyun. Sontak sohyun berhenti dan menengok ke belakang. Dan benar saja ternyata yg nunggu sohyun hoshi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.