1❤

4.8K 336 11
                                        

"Dia-

"Dia,dia siapa? " Rose mulai kesal dengan Chanyeol yang sedari tadi hanya mengucapkan kata dia, dia, dia tanpa mengetahui siapa 'Dia'itu.

"Dia mirip dengan, pelatih baletku dulu"

Krikk, krik, krik...

Rose menganga, menatap Chanyeol tak percaya. Bisa-bisanya dia ikut kelas balet padahal kita semua tau dia adalah seorang pria.

" Jika kau ingin bercanda, maka ini bukanlah saat yang tepat oppa" Yeoja yang ber marga Park itu menatap Chanyeol datar.

"Aisshh, aku serius. Mereka sangat mirip. Lihat kakinya panjang dan tubunhnya sangat ramping"

"Bukan itu masalahnya. Kenapa kau mengambil kelas balet disaat laki-laki seusiamu dulu mengambil kelas sepak bola? Kau tau, kau ini aneh"

Chanyeol mengusap tengkuknya, dia mengingat alasan yang membuatnya mengikuti kelas balet yang sama sekali tidak diminati seorang anak laki-laki sebanyanya.

"A-ah itu, anu. Aku hanya ingin mencoba balet saja" Ucapnya berbohong. Padahal ia masuk kelas balet karena ada seorang yeoja yang disukainya disekolah dan dia mengambil ekstra balet. Singkat cerita Chanyeol ingin lebih dekat dengan anak perempuan itu dengan cara mengambil ekstra yang sama dengannya.

"Ya sudah, sekarang kita ikuti mereka saja"

Mereka mengikuti Taehyung dan yeoja itu kemanapun mereka pergi. Dari makan, belanja, hingga ke toilet pun mereka ikuti. Itu semua karena Rose menjunjung tinggi kata 'Totalitas' dalam melakukan segala hal. Chanyeol yang awalnya tidak mau untuk mengikuti perintah Rose untuk mengikuti Taehyung masuk ke toilet pun terpaksa mengikutinya, kalian pasti sudah tau jika Rose marah akan lebih parah dari nada tinggi Sehun.

"Hah, aku sungguh lelah. Bagaimana kalau kita makan dulu? "

"Bukannya sudah daritadi aku memintamu untuk istirahat" Sang namja mendahului sang yeoja untuk mencari makanan.

Disinilah mereka sekarang. Restoran Pizza H*t yang menjadi pelabuhan pelepas lelah mereka berdua. Sekotak Pizza yang berukuran jumbo sudah tersaji didepan mereka.

"Taehyung sialan" Rose mengumpat sambil mengunyah pizza dengan kasar , mungkin dia membayangkan potongan pizza itu adalah taehyung.

"Eommaku selalu berkata 'Jika kau sedang makan dan kau marah tidak baik jika kau mengumpat didepan makananmu'" Ucap Chanyeol sambil menirukan gaya eomannya, Amber Josephine Liu saat sedang memberikan nasehat.

Rose tersenyum karena Chanyeol dan senyumnya menular pada si happy virus.

"Oppa"

"Ne? "

"Kenapa laki-laki tidak pernah puas dengan apa yang sudah mereka miliki, kenapa mereka selalu mencari yang lebih. Apa mereka tidak pernah bersyukur? " Tanya Rose yang memunculkan lengkungan penuh arti dari Chanyeol.

"Hah, jika kau memiliki sebuah barang, barang yang sudah lama kau miliki dan sangat kau sayangi. Suatu hari kau melihat barang yang lebuh baik dari barangmu, pasti kau menginginkannya bukan? Begitu pula dengan kami" Dengan diawali dengan helaan nafas Chanyeol mulai menjelaslan.











































































































Trust ( EXO X BLACKPINK )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang